bukamata.id – Stadion Si Jalak Harupat (SJH) yang berlokasi di Kabupaten Bandung resmi ditunjuk sebagai lokasi penyelenggaraan turnamen pramusim Piala Presiden 2025.
Penetapan ini disampaikan langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait, usai melakukan peninjauan pada Rabu (4/6/2025).
Dalam kunjungannya ke SJH, Maruarar didampingi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, serta CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Glen Sugita.
“Stadion Si Jalak Harupat secara infrastruktur paling siap. Rumputnya bagus, pencahayaannya memadai, dan aspek keamanannya juga memenuhi standar,” ujar Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara, Rabu (4/6/2025).
Sebelum menetapkan SJH, Ara juga melakukan inspeksi ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang sebelumnya menjadi kandidat utama venue. Namun, kondisi rumput di stadion tersebut dinilai tidak layak untuk digunakan.
“Kami sudah cek langsung. Rumput GBLA rusak berat dan butuh waktu sekitar dua bulan untuk perbaikan. Jadi tidak memungkinkan digunakan untuk Piala Presiden yang akan digelar 6 Agustus mendatang,” tegas Ara.
Ia juga menekankan bahwa seluruh pembiayaan turnamen akan sepenuhnya ditanggung oleh sponsor swasta. Tidak ada dana dari APBN, APBD, maupun BUMN/BUMD yang digunakan.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, turut menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap penyelenggaraan turnamen dan kondisi stadion di Bandung.
“Kami berterima kasih kepada Pak Menteri atas perhatian spesialnya. Beliau menyempatkan diri meninjau langsung kesiapan GBLA,” ucapnya.
Adhitia menegaskan bahwa kondisi GBLA memang belum siap, terutama dari segi kualitas rumput. Informasi tersebut juga telah disampaikan kepada Gubernur Jabar.
“Melihat kondisi saat ini, rumput GBLA belum siap untuk Piala Presiden. Pak Gubernur pun menyarankan untuk menggunakan Si Jalak Harupat,” katanya.
Ia memperkirakan pemulihan rumput GBLA memerlukan waktu satu hingga dua bulan. Sementara itu, fokus utama Persib saat ini adalah menjaga kondisi tim jelang bergulirnya Liga 1.
“Piala Presiden ini akan kami gunakan sebagai momentum untuk pelatih meracik strategi dan menemukan formasi terbaik. Target kami tentu ingin juara, tapi yang lebih penting adalah memastikan tim dalam kondisi fit menghadapi kompetisi resmi,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










