Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu

Senin, 14 September 2026 22:54 WIB

Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga

Senin, 14 September 2026 22:43 WIB

Bukan Cuma Cari Pemain! John Herdman Ungkap Pengalaman Tak Terlupakan di Laga Persija vs Persib

Senin, 14 September 2026 22:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu
  • Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga
  • Bukan Cuma Cari Pemain! John Herdman Ungkap Pengalaman Tak Terlupakan di Laga Persija vs Persib
  • Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu
  • Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi
  • Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea
  • Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa
  • Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026: Indonesia Berpeluang Curi Slot Lewat Jalur ‘Mimpi’?

By Aga GustianaSabtu, 14 Maret 2026 09:40 WIB2 Mins Read
Trofi Piala Dunia. (Foto: Dok. FIFA)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola internasional. Satu kursi di putaran final Piala Dunia 2026 mendadak kosong setelah Timnas Iran secara resmi menyatakan mundur dari turnamen paling bergengsi sejagat tersebut. Keputusan ini diambil di tengah memanasnya suhu geopolitik di Timur Tengah.

Mundurnya Iran memicu spekulasi liar mengenai siapa yang akan mengisi lubang tersebut. Di tengah perdebatan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Italia, muncul harapan bagi Timnas Indonesia untuk mencoba peruntungan melalui lobi di konfederasi AFC.

Alasan Di Balik Mundurnya Iran

Ketegangan politik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel menjadi pemicu utama. Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menegaskan bahwa sangat tidak mungkin bagi timnya untuk bertanding di tanah Amerika. Terlebih, kondisi dalam negeri Iran sedang berduka atas wafatnya Ali Khamenei pada Februari lalu.

Donyamali memberikan pernyataan keras terkait alasan boikot ini:

Baca Juga:  Bojan Hodak Galau! Empat Pemain Timnas Indonesia Diragukan Tampil Lawan PSBS Biak

“Karena pemerintah korup ini telah membunuh pemimpin kami, kami tidak berniat untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia (2026),” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa situasi perang yang berkepanjangan membuat partisipasi mereka menjadi mustahil.

“Dua perang telah menimpa kami dalam delapan atau sembilan bulan dan beberapa ribu warga negara kami telah tewas. Oleh karena itu, kami tidak memiliki peluang untuk berpartisipasi dengan cara ini,” lanjut Donyamali.

Skenario Pengganti: Italia atau Tetap Zona Asia?

Mantan asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United, René Meulensteen, memberikan pandangannya. Menurutnya, jika merujuk pada regulasi peringkat, ada dua kandidat kuat yang bisa mengambil “durian runtuh” ini.

Baca Juga:  Eliano Reijnders Tak Sabar Jalani Debut Bersama Persib di Hadapan Bobotoh

Kandidat pertama adalah UEA karena statusnya sebagai tim AFC dengan ranking tertinggi yang belum lolos.

“Dari zona AFC, UEA adalah tim dengan ranking FIFA tertinggi. Dengan itu, UEA akan mengambil tempat Iran,” tutur Meulensteen dalam wawancara dengan talkSPORT.

Namun, ada skema lain yang bisa membawa raksasa Eropa, Italia, kembali ke panggung dunia. Jika FIFA memilih tim dengan peringkat global tertinggi yang absen, maka Gli Azzurri yang berada di peringkat 12 dunia akan diuntungkan.

Baca Juga:  Rafael Struick Khawatir Kehilangan Tempat di Timnas Indonesia, Persaingan Lini Depan Semakin Ketat

“Namun ada juga kemungkinan FIFA akan mendorong tim dengan peringkat FIFA tertinggi untuk menggantikan Iran, yaitu Italia,” jelas Meulensteen.

Bagaimana Peluang Indonesia?

Meski UEA dan Italia secara hitung-hitungan ranking lebih unggul, namun dinamika FIFA sering kali mengejutkan. Indonesia, yang memiliki basis massa penggemar sepak bola terbesar di dunia, bisa saja menjadi pertimbangan “wildcard” jika AFC dan FIFA mempertimbangkan faktor komersial dan atmosfer turnamen.

Jika slot Iran tetap diberikan kepada sesama wakil Asia (AFC), Indonesia bisa saja melakukan manuver administratif atau berharap pada skema play-off ulang yang melibatkan tim-tim terbaik di kualifikasi sebelumnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FIFA Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Cari Pemain! John Herdman Ungkap Pengalaman Tak Terlupakan di Laga Persija vs Persib

Rumor Panas Paruh Musim: Bek Persija Digandeng Legia Warszawa, Persib Siap Datangkan Penyerang Eropa

John Herdman Bongkar Mimpi Erick Thohir untuk Timnas Indonesia: Juara hingga Piala Dunia 2030

City Menang 1-0, Gol Haaland Malah Jadi Bumerang? Pro Ref Bongkar Kesalahan VAR

Man Utd vs Man City Diprediksi Sengit, Statistik Mengarah ke Duel Penuh Gol!

Indonesia Jadi Tuan Rumah, Skuad Garuda Siap Tempur! Ini Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.