Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mei 2026 Full Libur! Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend Terpanjang

Rabu, 29 April 2026 05:00 WIB
Bobotoh

Bobotoh Dilarang Masuk Stadion! Ini Aturan Ketat Laga Persib di Lampung

Rabu, 29 April 2026 04:00 WIB

Terungkap! Identitas Pemeran Video Viral ‘Bandar Bergetar’ Gegerkan Batang

Rabu, 29 April 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mei 2026 Full Libur! Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend Terpanjang
  • Bobotoh Dilarang Masuk Stadion! Ini Aturan Ketat Laga Persib di Lampung
  • Terungkap! Identitas Pemeran Video Viral ‘Bandar Bergetar’ Gegerkan Batang
  • Cek Sekarang! Kode Redeem FF 29 April 2026: Klaim Skin Weapon Langka dan Diamond Gratis Sebelum Hangus
  • Geliat Transfer Persija 2026: Incar Mariano Peralta hingga Goda Wonderkid Persis Solo
  • Terungkap! Video Viral Batang Diduga Beredar dalam Versi Lengkap di Telegram
  • Dramatis! Ester Nurumi Bawa Indonesia Taklukkan Taiwan di Piala Uber 2026
  • Transfer Gratis! Persib vs Persija Siap Sikut Dapatkan Pelupessy
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026: Indonesia Berpeluang Curi Slot Lewat Jalur ‘Mimpi’?

By Aga GustianaSabtu, 14 Maret 2026 09:40 WIB2 Mins Read
Trofi Piala Dunia. (Foto: Dok. FIFA)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola internasional. Satu kursi di putaran final Piala Dunia 2026 mendadak kosong setelah Timnas Iran secara resmi menyatakan mundur dari turnamen paling bergengsi sejagat tersebut. Keputusan ini diambil di tengah memanasnya suhu geopolitik di Timur Tengah.

Mundurnya Iran memicu spekulasi liar mengenai siapa yang akan mengisi lubang tersebut. Di tengah perdebatan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Italia, muncul harapan bagi Timnas Indonesia untuk mencoba peruntungan melalui lobi di konfederasi AFC.

Alasan Di Balik Mundurnya Iran

Ketegangan politik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel menjadi pemicu utama. Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menegaskan bahwa sangat tidak mungkin bagi timnya untuk bertanding di tanah Amerika. Terlebih, kondisi dalam negeri Iran sedang berduka atas wafatnya Ali Khamenei pada Februari lalu.

Donyamali memberikan pernyataan keras terkait alasan boikot ini:

Baca Juga:  Dicoret dari Timnas Indonesia, Yakob Sayuri Tetap Beri Dukungan Penuh

“Karena pemerintah korup ini telah membunuh pemimpin kami, kami tidak berniat untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia (2026),” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa situasi perang yang berkepanjangan membuat partisipasi mereka menjadi mustahil.

“Dua perang telah menimpa kami dalam delapan atau sembilan bulan dan beberapa ribu warga negara kami telah tewas. Oleh karena itu, kami tidak memiliki peluang untuk berpartisipasi dengan cara ini,” lanjut Donyamali.

Skenario Pengganti: Italia atau Tetap Zona Asia?

Mantan asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United, René Meulensteen, memberikan pandangannya. Menurutnya, jika merujuk pada regulasi peringkat, ada dua kandidat kuat yang bisa mengambil “durian runtuh” ini.

Baca Juga:  Hasil Drawing Round 3 Kualifikasi Piala Dunia, Indonesia Segrup dengan Jepang hingga Arab Saudi

Kandidat pertama adalah UEA karena statusnya sebagai tim AFC dengan ranking tertinggi yang belum lolos.

“Dari zona AFC, UEA adalah tim dengan ranking FIFA tertinggi. Dengan itu, UEA akan mengambil tempat Iran,” tutur Meulensteen dalam wawancara dengan talkSPORT.

Namun, ada skema lain yang bisa membawa raksasa Eropa, Italia, kembali ke panggung dunia. Jika FIFA memilih tim dengan peringkat global tertinggi yang absen, maka Gli Azzurri yang berada di peringkat 12 dunia akan diuntungkan.

Baca Juga:  PSSI Ungkap Alasan Elkan Baggott Lama Absen dari Timnas Indonesia, Bukan Gara-gara Pelatih

“Namun ada juga kemungkinan FIFA akan mendorong tim dengan peringkat FIFA tertinggi untuk menggantikan Iran, yaitu Italia,” jelas Meulensteen.

Bagaimana Peluang Indonesia?

Meski UEA dan Italia secara hitung-hitungan ranking lebih unggul, namun dinamika FIFA sering kali mengejutkan. Indonesia, yang memiliki basis massa penggemar sepak bola terbesar di dunia, bisa saja menjadi pertimbangan “wildcard” jika AFC dan FIFA mempertimbangkan faktor komersial dan atmosfer turnamen.

Jika slot Iran tetap diberikan kepada sesama wakil Asia (AFC), Indonesia bisa saja melakukan manuver administratif atau berharap pada skema play-off ulang yang melibatkan tim-tim terbaik di kualifikasi sebelumnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FIFA Piala Dunia 2026 Sepak Bola Internasional Timnas Indonesia Timnas Iran Timnas Italia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geliat Transfer Persija 2026: Incar Mariano Peralta hingga Goda Wonderkid Persis Solo

Dramatis! Ester Nurumi Bawa Indonesia Taklukkan Taiwan di Piala Uber 2026

Hanya Butuh 2 Poin Lagi, Michael Carrick Siap Bawa MU Kembali ke Liga Champions

Drama Old Trafford! Manchester United Sikat Brentford, Klasemen Liga Inggris Panas

Poin Identik! Borneo FC dan Persib Bandung Terlibat Duel Sengit Rebut Takhta Super League

Rubber Game Penuh Tensi! Fajar Alfian Hancurkan Harapan Thailand

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.