bukamata.id – Fenomena viral bertajuk “Ukhti Mukena Pink” menjadi sorotan warganet di berbagai platform media sosial selama Ramadan 2026. V
ideo singkat ini menampilkan seorang perempuan muda mengenakan mukena merah muda bermotif geometri, yang memicu rasa penasaran publik secara luas.
Dalam rekaman itu, terlihat perempuan tersebut berada di sebuah ruangan sederhana, tampak bersiap melaksanakan salat atau berdoa. Namun, adanya sensor persegi putih di bagian dada memicu berbagai spekulasi di kalangan pengguna internet.
Klaim Video “Tanpa Sensor” dan Lonjakan Pencarian
Sejumlah akun anonim mengklaim memiliki versi video full durasi atau tanpa sensor, meski hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai keberadaan rekaman lain selain potongan video yang beredar.
Pantauan tren pencarian menunjukkan kata kunci seperti “ukhti mukena pink asli” dan “ukhti mukena pink viral terbaru” mengalami lonjakan signifikan, terutama pada malam hari saat aktivitas pengguna internet meningkat.
Identitas perempuan dalam video serta lokasi pengambilan gambar masih belum diketahui. Beberapa pengamat menduga latar berada di dalam kamar, terlihat dari lemari kayu dan pakaian yang tergantung di dinding, namun hal ini belum dapat dipastikan.
Waspada Link Palsu dan Ancaman Phising
Di balik ramainya fenomena ini, masyarakat diingatkan untuk tidak mudah tergoda membuka link yang beredar. Sejumlah pihak tidak bertanggung jawab memanfaatkan tren ini dengan menyebarkan tautan palsu yang mengklaim sebagai akses video viral tersebut.
Tautan berbahaya ini berpotensi:
- Menyebarkan malware ke perangkat pengguna
- Melakukan phising untuk mencuri data pribadi
- Mengarahkan ke iklan mencurigakan atau situs penipuan
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) membuat sebagian orang tergoda membuka link meski risikonya tinggi. Selain itu, penyebaran konten yang melanggar norma kesusilaan juga memiliki konsekuensi hukum.
Berdasarkan Pasal 27 ayat (1) UU ITE, pelaku dapat dikenai pidana penjara hingga enam tahun dan denda maksimal Rp1 miliar.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak membagikan tautan video yang belum jelas kebenaran dan keamanannya. Fokus pada konten resmi dan hindari klik link mencurigakan demi menjaga keamanan data pribadi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










