Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Kamis 25 Juni: Temani Waktu Subuh hingga Pagi, Ada Brasil dan Korsel!

Rabu, 24 Juni 2026 21:21 WIB

Viral ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’ Heboh di Media Sosial, Warganet Buru Link Telegram

Rabu, 24 Juni 2026 20:08 WIB

DEMAK GEGER! Sambut Tahun Baru Hijriah dengan Aksi Joget Rok Mini, Gara-Gara Tren?

Rabu, 24 Juni 2026 19:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Kamis 25 Juni: Temani Waktu Subuh hingga Pagi, Ada Brasil dan Korsel!
  • Viral ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’ Heboh di Media Sosial, Warganet Buru Link Telegram
  • DEMAK GEGER! Sambut Tahun Baru Hijriah dengan Aksi Joget Rok Mini, Gara-Gara Tren?
  • Persib Resmi Berpisah dengan Adam Przybek Usai Super League 2025/26
  • Pedagang Keluhkan Pembongkaran Lapak di Bandung, Minta Pemerintah Beri Solusi Relokasi
  • Isu Sekolah Swasta Tahan Ijazah Memanas, Dedi Mulyadi Berang dan Tantang Audit: Sebutin Sekolahnya!
  • Polisi yang Tangkap Taufik Hidayat, Dedi Mulyadi Khawatir Hadiah Rp250 Juta Langgar Aturan Aparat
  • Dedi Mulyadi Soroti Kasus Taufik Hidayat, Minta Pengawasan Lingkungan dan Keluarga Diperketat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 25 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kabupaten Bandung Diakui Lemhannas, Tata Kelola Unggul dan Iklim Investasi Kondusif

By SusanaSelasa, 10 Maret 2026 17:19 WIB3 Mins Read
Wakil Bupati Bandung sambut delegasi SSDN P4N Angkatan 69 Lemhanas dalam studi lapangan ketahanan nasional. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, menyambut kedatangan delegasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) P4N Angkatan 69 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026).

Kunjungan ini menjadi forum strategis bagi peserta pendidikan calon pemimpin nasional untuk mempelajari langsung dinamika pembangunan daerah serta ketahanan nasional di tingkat wilayah.

Sebanyak 55 peserta dari berbagai instansi mengikuti kegiatan sebagai bagian dari studi lapangan tahun anggaran 2026.

Ali Syakieb menekankan bahwa kehadiran delegasi lintas instansi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lembaga strategis negara dalam memetakan potensi wilayah.

“Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk melihat secara langsung bagaimana dinamika pembangunan daerah serta potensi wilayah yang dapat dikembangkan guna mendukung ketahanan nasional,” ujarnya.

Baca Juga:  Diwarnai Kericuhan Petasan, Ini Poin-poin Tuntutan Aksi Mahasiswa di Gedung DPRD Jabar

Dalam paparannya, Wabup Ali menyoroti sektor peternakan di Pangalengan yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi susu terbesar di Indonesia.

Produksi susu segar di wilayah ini mencapai sekitar 75 ton per hari, menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat sekaligus mendukung pasokan protein hewani nasional.

Selain itu, Pemkab Bandung terus memperkuat program prioritas pemerintah pusat, termasuk pemenuhan gizi masyarakat. Saat ini terdapat 331 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung program Makan Bergizi Gratis untuk sekitar 1,2 juta penerima manfaat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga:  Dorong Ekonomi Desa, Bandung Barat Segera Realisasikan Koperasi Merah Putih

Di bidang ekonomi masyarakat, pemerintah daerah mendorong pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Sebanyak 278 koperasi aktif menyerap hasil pertanian dan peternakan langsung dari masyarakat, memberikan kepastian pasar dan harga lebih kompetitif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan desa.

Ketua Rombongan SSDN P4N Angkatan 69, Roy Sinaga, mengapresiasi tata kelola pemerintahan Kabupaten Bandung. Menurut Roy, berdasarkan penilaian Gubernur Lemhanas, kinerja tata kelola di Kabupaten Bandung berada di atas rata-rata nasional.

Kegiatan ini bertujuan menganalisis berbagai aspek pembangunan daerah dengan pendekatan Astagatra, meliputi geografi, sumber daya alam, demografi, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.

Selain pertemuan di aula, peserta juga meninjau langsung inovasi pengelolaan limbah peternakan menjadi pupuk organik dan energi biogas di Kertasari. Rombongan dijadwalkan mengunjungi Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) di Pangalengan, salah satu koperasi peternakan terbesar yang mengelola produksi susu lokal.

Baca Juga:  Dorong Ekonomi Desa, Bandung Barat Segera Realisasikan Koperasi Merah Putih

Kegiatan studi lapangan ini berlangsung hingga 11 Maret 2026, dengan berbagai agenda peninjauan langsung di lokasi strategis.

Diharapkan, peserta dapat memahami implementasi kebijakan pembangunan daerah, khususnya di sektor pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus memberikan rekomendasi kebijakan konstruktif bagi pembangunan nasional.

Dengan potensi yang dimiliki, Kabupaten Bandung terus memantapkan diri sebagai mitra strategis dalam mendukung stabilitas pangan nasional serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Pertukaran gagasan dalam forum ini diharapkan menghasilkan pemikiran yang tepat sasaran dan berkelanjutan untuk pembangunan Indonesia di masa depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ketahanan nasional indonesia Koperasi Desa Merah Putih kunjungan studi lapangan kabupaten bandung lemhanas p4n 2026 sektor pangan kabupaten bandung studi strategis dalam negeri bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

DEMAK GEGER! Sambut Tahun Baru Hijriah dengan Aksi Joget Rok Mini, Gara-Gara Tren?

Pedagang Keluhkan Pembongkaran Lapak di Bandung, Minta Pemerintah Beri Solusi Relokasi

Isu Sekolah Swasta Tahan Ijazah Memanas, Dedi Mulyadi Berang dan Tantang Audit: Sebutin Sekolahnya!

Polisi yang Tangkap Taufik Hidayat, Dedi Mulyadi Khawatir Hadiah Rp250 Juta Langgar Aturan Aparat

Dedi Mulyadi Soroti Kasus Taufik Hidayat, Minta Pengawasan Lingkungan dan Keluarga Diperketat

Ogah Ambil Uang Sayembara KDM, Mantan Bos Taufik Hidayat Minta Rp250 Juta Dialihkan untuk YTR

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.