Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Vs The Cong Viettel: Igor Tolic Pantau 5 Pemain, Siapa yang Siap Tampil?

Rabu, 14 Oktober 2026 08:44 WIB

Catat! 5 Tempat Kuliner di Bandung Ini Punya Menu Unik, Cocok Buat Wisata Kuliner

Rabu, 14 Oktober 2026 05:00 WIB

Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!

Rabu, 14 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Vs The Cong Viettel: Igor Tolic Pantau 5 Pemain, Siapa yang Siap Tampil?
  • Catat! 5 Tempat Kuliner di Bandung Ini Punya Menu Unik, Cocok Buat Wisata Kuliner
  • Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!
  • Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026
  • Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan
  • Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kabupaten Bandung Diakui Lemhannas, Tata Kelola Unggul dan Iklim Investasi Kondusif

By SusanaSelasa, 10 Maret 2026 17:19 WIB3 Mins Read
Wakil Bupati Bandung sambut delegasi SSDN P4N Angkatan 69 Lemhanas dalam studi lapangan ketahanan nasional. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, menyambut kedatangan delegasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) P4N Angkatan 69 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026).

Kunjungan ini menjadi forum strategis bagi peserta pendidikan calon pemimpin nasional untuk mempelajari langsung dinamika pembangunan daerah serta ketahanan nasional di tingkat wilayah.

Sebanyak 55 peserta dari berbagai instansi mengikuti kegiatan sebagai bagian dari studi lapangan tahun anggaran 2026.

Ali Syakieb menekankan bahwa kehadiran delegasi lintas instansi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lembaga strategis negara dalam memetakan potensi wilayah.

“Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk melihat secara langsung bagaimana dinamika pembangunan daerah serta potensi wilayah yang dapat dikembangkan guna mendukung ketahanan nasional,” ujarnya.

Dalam paparannya, Wabup Ali menyoroti sektor peternakan di Pangalengan yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi susu terbesar di Indonesia.

Produksi susu segar di wilayah ini mencapai sekitar 75 ton per hari, menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat sekaligus mendukung pasokan protein hewani nasional.

Selain itu, Pemkab Bandung terus memperkuat program prioritas pemerintah pusat, termasuk pemenuhan gizi masyarakat. Saat ini terdapat 331 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung program Makan Bergizi Gratis untuk sekitar 1,2 juta penerima manfaat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Di bidang ekonomi masyarakat, pemerintah daerah mendorong pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Sebanyak 278 koperasi aktif menyerap hasil pertanian dan peternakan langsung dari masyarakat, memberikan kepastian pasar dan harga lebih kompetitif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan desa.

Ketua Rombongan SSDN P4N Angkatan 69, Roy Sinaga, mengapresiasi tata kelola pemerintahan Kabupaten Bandung. Menurut Roy, berdasarkan penilaian Gubernur Lemhanas, kinerja tata kelola di Kabupaten Bandung berada di atas rata-rata nasional.

Kegiatan ini bertujuan menganalisis berbagai aspek pembangunan daerah dengan pendekatan Astagatra, meliputi geografi, sumber daya alam, demografi, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.

Selain pertemuan di aula, peserta juga meninjau langsung inovasi pengelolaan limbah peternakan menjadi pupuk organik dan energi biogas di Kertasari. Rombongan dijadwalkan mengunjungi Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) di Pangalengan, salah satu koperasi peternakan terbesar yang mengelola produksi susu lokal.

Kegiatan studi lapangan ini berlangsung hingga 11 Maret 2026, dengan berbagai agenda peninjauan langsung di lokasi strategis.

Diharapkan, peserta dapat memahami implementasi kebijakan pembangunan daerah, khususnya di sektor pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus memberikan rekomendasi kebijakan konstruktif bagi pembangunan nasional.

Dengan potensi yang dimiliki, Kabupaten Bandung terus memantapkan diri sebagai mitra strategis dalam mendukung stabilitas pangan nasional serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Pertukaran gagasan dalam forum ini diharapkan menghasilkan pemikiran yang tepat sasaran dan berkelanjutan untuk pembangunan Indonesia di masa depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.