bukamata.id – Proyek pengembangan energi hijau di Jawa Barat kembali mengukir torehan positif. PT Geo Dipa Energi (Persero) atau GDE sukses melampaui capaian one million safe man-hours—atau satu juta jam kerja tanpa insiden maupun kecelakaan fatal (zero fatality)—dalam pengerjaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2 per 14 Juli 2026.
Sebagai bentuk rasa syukur atas standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tersebut, jajaran manajemen menggelar seremoni di Temporary Office Patuha, Ciwidey, pada Rabu (12/8/2026). Momentum ini dihadiri jajaran Direksi, Komisaris, pelaksana proyek PT IKPT-WME, mitra kerja, serta jajaran Forkopimda hingga pimpinan desa setempat.
Garap Proyek 75 Persen Tanpa Insiden
General Manager Project GDE, Sulistianto Sunaryo, menegaskan bahwa angka satu juta jam kerja selamat ini lahir dari kedisiplinan kolektif ribuan pekerja di lapangan, terlebih saat ini pengerjaan fisik proyek telah menembus angka 75,43 persen.
“Acara ini begitu penting mengingat keberhasilan satu juta jam kerja selamat merupakan hasil dari seluruh tim yang ada di sini. Hari ini proyek telah mencapai progres 75,43 persen dan ini bukan merupakan hal yang mudah karena banyak sekali hambatan dan rintangan yang telah dilalui. Ini merupakan wujud nyata atas dedikasi, hasil kerja, dan komitmen seluruh pihak untuk menjaga keselamatan sebagai hal yang paling utama,” ujar Sulistianto.
Selaras dengan hal tersebut, General Manager Unit Patuha, Efrata Pratenta Meilala, mengingatkan agar seluruh personel tidak berpuas diri dan tetap menjaga konsistensi keselamatan hingga pembangkit siap beroperasi komersial.
“Poin yang dapat kita ambil yaitu bahwa usaha tidak mengkhianati hasil. Apa yang sudah dikerjakan oleh seluruh pihak memberikan hasil manis yang bisa kita petik. Namun, hasil ini tidak berhenti sampai di sini saja. Kita harus menjaganya terus sampai commercial operation date (COD) atau sampai proyek ini selesai. Ini membuktikan bahwa kita mampu mempertahankan zero accident di Lapangan Panas Bumi Patuha,” ungkap Efrata.
Prinsip pencegahan dini juga ditekankan oleh Direktur Pengembangan Niaga dan Eksplorasi GDE, Ilen Kardani, yang percaya bahaya di lokasi pengerjaan selalu dapat diminimalisasi melalui kepatuhan aturan.
“Accident itu harus dicegah. Saya percaya bahwa semua kejadian dapat dicegah. Makanya hari ini kita rayakan. Berkat seluruh kerja keras teman-teman, satu juta jam kerja selamat berhasil kita raih,” kata Ilen.
Budaya Keselamatan Kolektif dan Apresiasi Pemerintah
Sinergi di lapangan turut mendapat sorotan dari Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung, D. A. Hidayat. Ia mengingatkan bahwa ruang kerja yang aman terbentuk atas kepedulian antarpekerja.
“Keselamatan kerja bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua. Setiap orang yang terlibat dalam pekerjaan memiliki peran untuk memastikan seluruh aktivitas dapat berjalan dengan aman, sehingga setiap pekerja dapat menyelesaikan tugasnya dan kembali ke rumah dalam kondisi selamat,” ujar D. A. Hidayat.
Pujian senada datang dari Kementerian ESDM. Kepala Subdirektorat Investasi dan Kerja Sama Panas Bumi Ditjen EBTKE, Sahat Simangunsong, menguraikan bahwa prestasi ini kian bernilai mengingat tingginya intensitas tenaga kerja yang berada di kawasan tersebut.
“Tentu ini merupakan capaian yang luar biasa, terlebih dengan jumlah personel yang terlibat dalam pembangunan proyek ini yang mencapai sekitar 1.000 hingga 1.300 orang. Artinya, jika pegawai GDE hanya sekitar 100 orang, 90 persen capaian ini merupakan kontribusi bapak dan ibu sebagai mitra kerja yang berada di lapangan. Karena itu, capaian ini patut diapresiasi, tetapi jangan sampai euforia atas keberhasilan membuat kita lengah. Justru capaian satu juta jam kerja selamat harus menjadi motivasi untuk semakin disiplin dan konsisten menjaga keselamatan hingga proyek ini selesai,” ujar Sahat.
Melalui raihan one million safe man-hours ini, GDE mempertegas komitmennya bahwa akselerasi proyek energi terbarukan di tanah air harus berjalan selaras dengan keselamatan jiwa para pekerjanya hingga masa operasional mendatang.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










