bukamata.id – Geliat kuliner bertema negeri ginseng di Kota Bandung mendadak tercoreng oleh gelombang keluhan dari para konsumen. Alih-alih menikmati kelezatan hidangan, sejumlah pengunjung justru harus merasakan pengalaman buruk berupa gangguan kesehatan serius hingga tumbang akibat dugaan keracunan massal.
Isu tidak sedap ini meledak di ruang digital setelah beberapa pengguna platform Threads membagikan pengalaman pahit mereka usai menyantap makanan di sebuah tempat makan Korea populer yang berlokasi di dalam pusat perbelanjaan Paskal 23, Bandung. Berdasarkan laporan yang beredar, insiden ini menimpa para pengunjung yang datang secara berturut-turut pada tanggal 2, 3, dan 4 Oktober 2026.
Salah satu suara kekecewaan datang dari pemilik akun Threads @ariexrisnandar melalui unggahannya pada Selasa (6/10/2026). Ia meluapkan kekesalannya secara terbuka setelah mendapati tubuhnya drop usai berkunjung ke lokasi tersebut pada 4 Oktober 2026.
“Keracunan makanan bgst! @88seoul.id,” tulisnya.
Akibat insiden tersebut, ia mengaku langsung terserang gangguan pencernaan parah berupa diare akut yang disertai lonjakan suhu tubuh hingga demam tinggi.
Cerita senada turut diungkapkan oleh akun @nittachandra. Ia membeberkan kronologi serupa setelah menikmati sajian kuliner di restoran Korea baru tersebut pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Gejala mulai dirasakannya menjelang pagi hari dengan frekuensi buang air besar yang tidak wajar.
“Keracunan! Sabtu, 3 Oct aku makan di resto Korea baru di Paskal 23. Subuhnya langsung diare sampai 3x, besoknya sampai demam tinggi dan menggigil. Pertama kirain kena influenza, tapi setelah dicek ternyata keracunan makanan. Dan sampai hari ini masih demam turun naik, dan diare sudah sampai 15x. Gak usah cobain resto disana ges, enak juga enggak, malah keracunan. Btw restonya yang di dalam mall ya,” tandasnya.
Tak hanya berhenti pada dua akun tersebut, kolom komentar dan linimasa media sosial diramaikan oleh keluhan serupa dari warganet lainnya. Rata-rata korban melaporkan kombinasi gejala klinis yang mengkhawatirkan, mulai dari demam tinggi, badan meriang, sekujur tubuh menggigil, mual hebat, hingga diare berkepanjangan.
Hingga berita ini ditulis, pihak manajemen restoran Korea yang bersangkutan terpantau masih bungkam. Belum ada keterangan resmi maupun klarifikasi yang dikeluarkan oleh pihak pengelola terkait gelombang dugaan kasus keracunan yang menimpa para pelanggannya di Bandung.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









