bukamata.id – Linimasa media sosial, mulai dari X (dulunya Twitter) hingga TikTok, sedang dibuat penasaran oleh sebuah fenomena unik. Bukan soal skandal atau drama selebriti, melainkan sebuah video sederhana yang menampilkan aktivitas grooming seorang perempuan berhijab.
Video yang memperlihatkan seorang wanita dengan hoodie gelap dan hijab hitam sedang merapikan kumis tipisnya menggunakan alat cukur elektrik (trimmer) ini mendadak meledak. Namun, di balik viralnya video tersebut, muncul narasi liar tentang keberadaan “versi premium” berdurasi 35 menit yang membuat warganet sibuk berburu link.
Sebelum Anda ikut-ikutan mencari tautan tersebut, ada fakta penting dan risiko keamanan yang wajib Anda ketahui.
Daya Tarik Kesederhanaan
Akun TikTok @fe***60 adalah yang pertama kali membagikan momen ini pada awal Februari 2026. Tidak ada musik jedag-jedug atau narasi yang berisik. Video itu murni menampilkan proses mencukur kumis hingga pemakaian losion dengan suasana yang hening dan natural.
Justru kesederhanaan inilah yang memancing atensi. Warganet menganggap konten ini unik, jujur, dan jarang diperlihatkan secara terbuka oleh seorang hijaber. Namun, seperti bola salju, popularitas ini menggelinding menjadi rumor yang tak terkendali.
Membongkar Mitos Durasi 35 Menit
Kolom komentar dan grup-grup Telegram mendadak dipenuhi permintaan link video berdurasi 35 menit hingga versi zoom. Banyak yang percaya bahwa kreator asli menyembunyikan versi panjang tersebut.
Faktanya? Anda sedang dikecoh.
Berdasarkan penelusuran digital mendalam, video versi 35 menit itu tidak pernah ada.
- Fakta 1: Video asli yang diunggah kreator hanya berdurasi sekitar 2 menitan (antara 2:06 hingga 2:56 menit).
- Fakta 2: Klaim durasi panjang hanyalah manipulasi oknum yang mengedit video asli dengan teknik looping (pengulangan) sehingga seolah-olah durasinya lama.
- Fakta 3: Sang kreator tidak pernah memiliki akun eksklusif atau mengunggah versi lain di luar TikTok.
Bahaya Mengintai di Balik Rasa Penasaran
Disinilah letak bahayanya. Tren pencarian “Link Video Cukur Kumis 35 Menit” dimanfaatkan oleh penjahat siber.
Pakar keamanan digital memperingatkan bahwa tautan-tautan yang tersebar di grup tidak resmi seringkali berisi Phishing atau Malware. Alih-alih mendapatkan video yang dicari, Anda justru berisiko menyerahkan data pribadi atau membiarkan virus masuk ke perangkat Anda.
Privasi Jadi Harga Mahal
Hingga kini, identitas sang perempuan dalam video masih menjadi misteri. Pasca videonya viral tak terkendali, akun terkait tampak menarik diri dan menjadi lebih tertutup. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua: jejak digital itu abadi, dan warganet harus lebih bijak memilah mana fakta dan mana jebakan “klik”.
Jadi, setop mencari link 35 menit itu. Selain tidak ada, risiko keamanan data Anda jauh lebih berharga daripada sekadar rasa penasaran.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











