bukamata.id – Dunia maya tengah dihebohkan dengan potongan video percakapan digital antara orang nomor satu di Situbondo, Karna Suswandi (Bung Karna)—yang akrab disapa Mas Rio—dengan seorang wanita yang mengaku berprofesi sebagai pemandu lagu (LC). Namun, alih-alih berakhir dengan kecaman, interaksi spontan ini justru memanen pujian karena pendekatan persuasif yang tak terduga.
Aksi yang diunggah oleh akun TikTok @masrio.bupatiku1 tersebut menangkap momen jujur mengenai realita ekonomi sektor hiburan malam selama bulan suci Ramadan.
Keluhan dari Panji Kidul: “Kami Butuh Makan”
Dalam sambungan video call tersebut, seorang wanita dari wilayah Panji Kidul menyampaikan kegelisahan rekan sejawatnya. Penutupan tempat hiburan malam selama Ramadan membuat para pekerja, yang mayoritas adalah janda dan tulang punggung keluarga, kehilangan sumber penghasilan utama.
“Pak Rio, kapan kafe-kafe di Situbondo buka kembali? Kami para LC dan janda-janda sama sekali tidak ada pemasukan,” keluh wanita tersebut dengan nada penuh harap, sebagaimana terpantau pada Selasa (24/3/2026).
Bukan Sekadar Larangan, Mas Rio Tawarkan “Pintu Darurat”
Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Rio menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin yang tidak hanya pandai membuat regulasi, tapi juga peka terhadap dampak sosialnya. Tanpa nada menghakimi, ia justru melontarkan tawaran yang mengejutkan: Jaminan pekerjaan baru.
“Sudah, berhenti saja jadi LC, ya. Cari pekerjaan lain yang lebih baik. Nanti saya carikan kerja, pokoknya kamu janji harus berhenti,” tegas Bupati Rio dalam percakapan tersebut.
Mendengar janji konkret tersebut, sang wanita tampak sumringah. Ia mengonfirmasi ada sekitar 50 rekan seprofesinya yang juga siap beralih jalur jika ada kepastian lapangan kerja dari pemerintah daerah.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










