bukamata.id – Komite Wasit PSSI menghadirkan dua wasit asing untuk memimpin pertandingan Liga 1 musim 2024/2025 dan Liga 2 musim 2024/2025 untuk meningkatkan kualitas kompetisi dan perwasitan.
Selain bertugas memimpin pertandingan krusial, kehadiran para wasit elite AFC ini sekaligus menjadi ajang pembelajaran bagi wasit Tanah Air agar menambah pengalaman.
Yang pertama ialah Ko Hyung-jin, wasit elite AFC asal Korea Selatan yang pernah memimpin pertandingan Piala Asia AFC Qatar 2023. Belum lama ini, ia bertugas menjadi wasit utama dalam empat pertandingan Liga 1 pada periode 31 Januari hingga 9 Februari 2025.
Dia mengawal pertandingan antara Dewa United FC dan Arema FC pada 11 Januari 2025 yang berakhir 2-0 untuk Dewa United. Pada 14 Januari 2025, Borneo FC harus mengakui keunggulan Semen Padang dengan skor 1-3 dengan Ko Hyung-jin sebagai pengadil.
Kemudian, pada 17 Januari 2025, Ko kembali bertugas untuk memimpin pertandingan Persebaya Surabaya versus Malut United FC. Terakhir, pada 10 Januari, dirinya kembali menjadi pengadil saat Barito Putera harus tunduk 2-3 dari Persija Jakarta.
Selain itu terdapat juga Clifford Daypuyat, wasit elite AFC asal Filipina yang memimpin empat pertandingan Liga 2 pada periode yang sama. Pada 31 Januari 2025, ia bertugas saat Deltras FC berhasil menaklukkan PSPS Pekanbaru dengan skor 2-0.
Kemudian, pada pertandingan Adhyaksa FC melawan FC Bekasi City 4 Februari 2025 lalu yang berakhir imbang 0-0. Clifford juga dipercaya memimpin pertandingan Bhayangkara Presisi FC yang bermain imbang 2-2 melawan Persela Lamongan pada 7 Februari 2025.
Terakhir, pada 9 Februari 2025, Persiku Kudus menang tipis 1-0 atas Persibo Bojonegoro dengan Clifford sebagai pengadil.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengakui kedatangan wasit-wasit internasional yang bertugas memimpin pertandingan di Liga 1 dan Liga 2 membuat kompetisi sepak bola Indonesia semakin naik kualitasnya.
Menurutnya, kehadiran wasit asing itu tak hanya menjadi contoh bagi wasit lokal untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme, juga mendorong kompetisi Liga 1 dan Liga 2 semakin kompetitif serta bebas dari kontroversi yang dapat merugikan perkembangan sepak bola nasional.
“Sejak awal musim, bekerjasama dengan AFC, kami terus datangkan wasit internasional untuk memimpin Liga 1 dan Liga 2 dengan dua tujuan,” ucap Erick di Jakarta, Senin (17/2/2025).
“Pertama, pembelajaran bagi wasit tanah air, saling menimba pengalaman, dan juga peningkatan kualitas. Kedua, dengan kehadiran wasit internasional tersebut, kualitas liga kita juga makin profesional karena wasitnya berkualifikasi FIFA dan dari AFC,” tandasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











