bukamata.id – Persib Bandung mulai melakukan perombakan skuad jelang Super League 2025/2026. Nama Wiliam Marcilio menjadi pemain pertama yang dipastikan tidak lagi masuk dalam rencana Maung Bandung.
Isyarat soal masa depan gelandang asal Brasil itu sebenarnya telah terlihat sejak beberapa waktu lalu. Pelatih Persib, Bojan Hodak, bahkan sempat memberikan pernyataan terbuka yang mengindikasikan ketidakpuasannya terhadap performa sang pemain.
Wiliam dinilai gagal memenuhi harapan tim pelatih. Bojan secara lugas menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin lagi memasukkan sang gelandang asing ke dalam skema permainan Persib.
Situasi tersebut membuat Wiliam hampir pasti angkat kaki pada jendela transfer Januari mendatang. Meski demikian, hingga kini belum ada kejelasan apakah Persib akan meminjamkannya ke klub lain atau langsung mengakhiri kontraknya lebih cepat.
Kepergian Wiliam tentu membuka peluang bagi Persib Bandung untuk menyusun ulang komposisi pemain asing demi menghadapi musim depan.
Di tengah kabar perpisahan itu, Wiliam Marcilio menyampaikan pesan emosional. Ia mengaku merasa bangga pernah menjadi bagian dari Persib Bandung dan menyebut pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang sangat berarti dalam kariernya.
Menurut Wiliam, dirinya telah berusaha maksimal setiap kali dipercaya tampil di lapangan. Namun ia menyadari bahwa kontribusinya belum mampu memenuhi kebutuhan tim, sehingga perpisahan menjadi jalan terbaik meski kompetisi masih berlangsung.
“Mengenakan jersey Persib Bandung adalah suatu kehormatan yang akan saya bawa selamanya.”
“Saya pergi dengan perasaan bahwa saya telah memberikan yang terbaik dan dengan keyakinan bahwa saya bisa memberikan kontribusi lebih banyak lagi.”
“Karena klub ini dan para pendukungnya selalu layak mendapatkan yang terbaik,” tulis Wiliam di Instagram pribadinya.
Tak lupa, pemain berusia 28 tahun itu memberikan penghormatan khusus kepada Bobotoh. Ia menyebut Persib sebagai klub besar dengan basis suporter yang luar biasa fanatik.
Sejak pertama kali menginjakkan kaki di Bandung, Wiliam mengaku langsung merasakan sambutan hangat yang membuatnya cepat merasa nyaman.
“Terima kasih juga saya sampaikan kepada semua pendukung yang menyambut saya dengan hangat.”
“Mendukung saya di dalam dan di luar lapangan, serta yang menjaga sejarah lambang ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wiliam menegaskan bahwa waktunya bersama Persib akan selalu menjadi kenangan berharga. Ia meninggalkan klub dengan rasa bangga karena pernah membela tim yang bermarkas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Meski tak lagi berada di lapangan, Wiliam berharap tetap bisa memberikan dukungan dari kejauhan.
“Saya membawa setiap momen yang saya alami, setiap sesi latihan, setiap pertandingan, dan setiap sorakan dari tribun.”
“Saya pergi dengan kepala tegak, dengan rasa hormat, persahabatan yang terjalin.”
“Kasih sayang untuk segala hal yang saya alami di klub besar ini,” katanya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











