Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kode Redeem FF

Puluhan Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026, Hadiah Skin dan Diamond Menanti!

Minggu, 5 Juli 2026 12:37 WIB

Brasil Tantang Norwegia: Laga Hidup Mati, Haaland Jadi Momok Menakutkan?

Minggu, 5 Juli 2026 12:00 WIB

Persib Panaskan Bursa Transfer! Ragnar dan Notsuda Gabung, Peralta Menyusul?

Minggu, 5 Juli 2026 11:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Puluhan Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026, Hadiah Skin dan Diamond Menanti!
  • Brasil Tantang Norwegia: Laga Hidup Mati, Haaland Jadi Momok Menakutkan?
  • Persib Panaskan Bursa Transfer! Ragnar dan Notsuda Gabung, Peralta Menyusul?
  • Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini 5 Juli 2026: Galeri 24 Ungguli Antam dan UBS
  • KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral
  • Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!
  • Hasil Maroko vs Kanada 3-0: Ounahi Menggila, Singa Atlas Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
  • Minggu Cuan! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 5 Juli 2026 Lewat Fitur DANA Kaget, Langsung Cair
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

10 Pelajar Terlibat Penyerangan Brutal di Cimahi, Korban Luka Parah Kena Bacok

By SusanaSenin, 7 Juli 2025 15:30 WIB3 Mins Read
Ilustrasi begal
Ilustrasi begal motor. (humas.porli.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 13 anggota kelompok berandalan bermotor di Cimahi ditangkap Satreskrim Polres Cimahi bersama Polsek Padalarang usai melakukan penyerangan brutal terhadap seorang warga berinisial ZMR.

Ironisnya, 10 dari pelaku masih di bawah umur dan sembilan di antaranya berstatus pelajar.

Aksi kekerasan itu terjadi pada Minggu, 28 Juni 2025 sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Pojok, belakang Cimahi Mall, Kota Cimahi. Insiden penyerangan yang menggunakan senjata tajam (sajam) ini terekam CCTV dan menyebar luas di media sosial.

Polisi Bergerak Cepat, 13 Pelaku Ditangkap dalam 2×24 Jam

Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra menyatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga dan bukti video CCTV yang viral.

“Dalam waktu 2×24 jam, kami berhasil menangkap 13 pelaku. Tiga orang pelaku sudah dewasa, sisanya anak di bawah umur, termasuk sembilan pelajar,” ujar Niko saat konferensi pers di Mapolres Cimahi, Senin (7/7/2025).

Para pelaku ditangkap di sejumlah lokasi berbeda, termasuk di Kota Cimahi, Bandung, dan Garut. Kini mereka semua dalam proses penyidikan lebih lanjut.

Pesta Miras dan Penyerangan Brutal Pakai Sajam

Kronologi kejadian bermula saat tiga pelaku dewasa berinisial L, R, dan M mengajak 10 remaja lainnya melakukan pesta minuman keras di kawasan Cihanjuang.

Setelah itu, kelompok ini bergerak hingga bertemu korban dan langsung melakukan penyerangan brutal dengan senjata tajam.

“Korban Z mengalami empat luka bacok serius di kepala dan punggung, salah satunya menembus paru-paru. Saat ini korban masih dalam perawatan dan kondisinya mulai membaik,” terang Niko.

Pelaku Terancam 9 Tahun Penjara, Diversi Ditolak

Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama yang menyebabkan korban luka berat. Polisi menyita barang bukti berupa:

  • 3 senjata tajam
  • Atribut geng motor
  • Beberapa sepeda motor yang digunakan saat kejadian

Meskipun sebagian besar pelaku masih di bawah umur, upaya diversi atau pengalihan penyelesaian hukum ditolak karena kasus tergolong berat, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Kapolres Cimahi: Tak Ada Toleransi untuk Berandalan Bermotor

AKBP Niko menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi aksi kriminal berandalan bermotor dan premanisme di wilayah hukum Polres Cimahi.

“Kami akan tindak tegas siapa pun yang melanggar hukum, apalagi saat ini berlaku jam malam pelajar se-Jawa Barat dari pukul 21.00 hingga 04.00,” tegasnya.

Niko juga mengimbau masyarakat dan orang tua agar turut mengawasi anak-anak, khususnya pelajar, agar tidak terlibat dalam aksi negatif yang melanggar hukum.

Pengakuan Tersangka: Aksi Balas Dendam

Salah satu tersangka dewasa, Marcel Safareili Martin alias M, mengaku bahwa aksi pengeroyokan terhadap ZMR adalah aksi balas dendam.

“Kami sempat diserang duluan di Cihanjuang. Jadi saya ajak anak-anak ke sana buat nyerang balik,” ujarnya kepada penyidik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berandalan bermotor cimahi korban luka bacok cimahi pelajar bawa sajam cimahi penyerangan geng motor 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral

Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.