Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ramadhan Hampir Berakhir, Simak Waktu Imsak Hari ke-29 di Bandung

Kamis, 19 Maret 2026 03:00 WIB

Jadwal Liga Champions 19 Maret 2026: Laga Penentuan Perempat Final Bakal Penuh Drama

Kamis, 19 Maret 2026 01:00 WIB

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Rabu, 18 Maret 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ramadhan Hampir Berakhir, Simak Waktu Imsak Hari ke-29 di Bandung
  • Jadwal Liga Champions 19 Maret 2026: Laga Penentuan Perempat Final Bakal Penuh Drama
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

2 Hari Diguyur Hujan Deras, 20 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Terdampak Banjir

By Aga GustianaRabu, 4 Desember 2024 17:53 WIB2 Mins Read
Banjir bandang di Sukabumi. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat terdapat 20 kecamatan dengan sebaran 27 desa terdampak banjir akibat guyuran hujan deras selama dua hari terakhir.

Bahkan, dampak signifikan akibat luapan air dari bagian hilir ini terjadi di Palabuhanratu yang notabene sebagai ibu kota Kabupaten Sukabumi.

“Selama dua hari terakhir, Kabupaten Sukabumi diguyur hujan deras yang merata di seluruh wilayah. Akibatnya, 20 kecamatan dan 27 desa terdampak bencana,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena dikutip Rabu (4/12/2024).

Kecamatan yang terdampak banjir terparah yakni Sagaranten dan Pabuaran. Dilaporkan, tercatat sekitar 70 rumah terdampak di Pabuaran, jumlah tersebut diperkiarakan bertambah karena kondisi banjir masih tinggi.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Garut, Terasa hingga Sukabumi dan Cianjur

Sementara itu, korban yang tertimbun longsor di Kecamatan Gegerbitung tengah dalam pencarian oleh tim BPBD dan Forkopimcam setempat.

“Pencarian masih berlangsung, kami terus bergerak untuk membantu warga,” ungkapnya.

Selain itu, dilaporkan juga akses jalan Provinsi Baros-Sagaranten terputus yang membuat pergerakan menuju wilayah selatan terhambat. Hanya tersisa satu jalur melalui Cikembar dan Jampang Tengah.

Baca Juga:  Ubur-ubur Ikan Lele, Istri Wali Kota Bekasi Ngungsinya di Hotel Mewah Lee

Wilayah lain yang terdampak cuaca ekstrem ini ada di jalur sabuk Geopark Ciletuh. Dilaporkan dua titik di lokasi tersebut terdampak.

Satu jalur Simpenan-Loji terputus total dan beberapa jembatan nyaris putus akibat luapan banjir.

“Geopark jalur Simpenan-Loji, titik longsornya di daerah Sangrawayan. Satu lagi jembatan Cisanti, Simpenan,” ungkapnya.

Adapun bencana lain adalah pergerakan tanah yang masih terjadi di Kecamatan Cikembar. 42 warga terpaksa harus diungsikan ke kantor desa.

Baca Juga:  Durhaka! Anak di Sukabumi Habisi Nyawa Ibunya Pakai Alat Garpu Tanah

“Kami menghadapi tantangan dalam melaporkan kondisi terkini karena beberapa wilayah mengalami gangguan komunikasi. Namun, tim terus bekerja keras untuk mengevakuasi warga dan memberikan laporan terbaru,” ucap Deden.

“Hingga saat ini, kami masih mendata dampak yang terjadi, termasuk dua ruas jalan provinsi yang tidak bisa diakses. Kami berharap jalur nasional antara Cikembang menuju Palabuhanratu bisa kembali dibuka sore ini,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir BPBD Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramadhan Hampir Berakhir, Simak Waktu Imsak Hari ke-29 di Bandung

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.