Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
  • Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

5 Agustus 2025 Jadi Salah Satu Hari Terpendek di Bumi, Ini Penjelasannya

By Aga GustianaSelasa, 5 Agustus 2025 07:47 WIB2 Mins Read
Rotasi Bumi
Ilustrasi Rotasi Bumi. (Foto: Pixabay/Joshart3d)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena percepatan rotasi bumi kembali mencuri perhatian para ilmuwan. Tahun ini, sejumlah hari tercatat lebih singkat dari biasanya, termasuk tanggal 5 Agustus 2025, yang disebut-sebut sebagai salah satu hari terpendek sepanjang tahun.

Berdasarkan pemantauan dari International Earth Rotation and Reference Systems Service (IERS), durasi rotasi bumi pada 5 Agustus berlangsung sekitar 1,25 milidetik lebih cepat dibandingkan panjang hari standar yang umumnya mencapai 86.400 detik atau 24 jam penuh.

Deretan Hari Terpendek 2025

Fenomena ini bukan yang pertama terjadi. Menurut laporan Time and Date, percepatan rotasi bumi telah terjadi beberapa kali sepanjang Juli hingga Agustus 2025. Beberapa tanggal yang menonjol karena memiliki panjang hari lebih pendek antara lain:

  • 9 Juli 2025: lebih cepat sekitar 1,23 milidetik
  • 10 Juli 2025: lebih cepat sekitar 1,36 milidetik
  • 22 Juli 2025: lebih cepat sekitar 1,34 milidetik
  • 5 Agustus 2025: lebih cepat sekitar 1,25 milidetik

Fenomena ini merupakan bagian dari pola alami rotasi bumi yang telah dipantau selama puluhan tahun oleh komunitas ilmiah global.

Baca Juga:  Geger! Rotasi Bumi Melambat, Benarkah Sehari Bakal Menjadi 25 Jam?

Mengapa Bumi Berputar Lebih Cepat?

Perubahan kecepatan rotasi bumi dipengaruhi oleh berbagai faktor kompleks, baik dari dalam maupun luar planet. Di antaranya:

  • Distribusi massa di dalam bumi, termasuk pergerakan cairan di inti dan mantel
  • Pergerakan atmosfer dan arus laut, yang dapat mengubah momentum rotasi
  • Tarikan gravitasi bulan dan matahari, khususnya saat bulan menjauh dari garis ekuator
  • Perubahan di permukaan bumi, seperti mencairnya es di kutub atau naiknya permukaan laut
Baca Juga:  Fenomena Langka Strawberry Moon Hiasi Langit Malam Ini, Hanya Terjadi Setiap 18,6 Tahun Sekali!

Gabungan dari faktor-faktor ini dapat menyebabkan variasi dalam panjang hari meski hanya dalam skala mikrodetik.

Dampak bagi Sistem Waktu Global

Meskipun perbedaan dalam skala milidetik tidak terasa dalam rutinitas harian, fenomena ini bisa berdampak besar bagi sistem yang mengandalkan presisi waktu ekstrem, seperti:

  • Jam atom internasional
  • Sistem navigasi GPS
  • Jaringan komunikasi digital
  • Transaksi keuangan global

Jika percepatan ini terus terjadi secara signifikan, lembaga seperti IERS dapat mempertimbangkan penerapan leap second negatif, yakni pengurangan satu detik dari waktu global (UTC) – langkah yang belum pernah diterapkan sebelumnya.

Baca Juga:  Misteri Dua Warna di Pantai Baron Terungkap, Begini Proses Terjadinya

Fenomena Alami yang Terus Berulang

Perubahan panjang hari atau length of day (LOD) adalah hal yang wajar dalam sistem bumi. Umumnya, bumi memang mengalami perlambatan rotasi secara bertahap akibat gaya pasang surut bulan. Namun, percepatan seperti yang terjadi pada 2025 bisa muncul sewaktu-waktu, tergantung pada dinamika geofisika dan interaksi gravitasi yang berlangsung.

Meskipun belum memengaruhi kehidupan sehari-hari secara langsung, fenomena ini menjadi pengingat betapa dinamisnya bumi yang kita tempati — dan betapa pentingnya menjaga sinkronisasi waktu di era teknologi tinggi saat ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

5 Agustus 2025 Fenomena Alam GPS Hari Terpendek IERS Ilmu Geofisika Jam Atom Leap Second Rotasi Bumi Waktu Global
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video ukhti mukena pink.

Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Jadi Viral, Part 2 Paling Dicari Warganet

Gadis 22 Tahun Dinikahi Kakek 65 Tahun: Seserahan Sultan, Mobil hingga Saham Bumi!

Viral video ukhti mukena pink.

Viral di Media Sosial! Link ‘Mukena Pink’ Tanpa Sensor Beredar, Ada yang Asli?

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Part 2 Bikin Warganet Penasaran, Ini Isi Ceritanya

Dekati Komunitas Lewat ‘Ramadan Rhythm’, Speed Jersey Perkuat Ekosistem Gaya Hidup Sehat di Kota Kembang

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.