bukamata.id – Kisah Yajuj dan Majuj (Gog dan Magog) sudah dikenal sejak masa kenabian dan menjadi salah satu tanda besar menjelang hari kiamat. Dalam berbagai riwayat Islam, mereka digambarkan sebagai makhluk luar biasa yang memiliki jumlah sangat besar dan kerap membuat kerusakan di muka bumi.
Nama mereka disebut dalam Surah Al-Kahfi (ayat 93–99), dalam kisah tentang sosok agung bernama Dzulkarnain yang membangun dinding raksasa untuk membendung gerakan mereka. Tapi siapa sebenarnya Yajuj dan Majuj? Berikut lima karakteristik utama mereka menurut hadits dan literatur klasik Islam.
1. Populasi yang Sangat Besar
Salah satu ciri paling menonjol dari Yajuj dan Majuj adalah kemampuan mereka berkembang biak dalam jumlah luar biasa. Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa pada hari kiamat, dari setiap seribu manusia yang masuk neraka, 999 berasal dari golongan Yajuj dan Majuj.
Hal ini menunjukkan betapa masifnya jumlah mereka, bahkan digambarkan bahwa ketika mereka turun dari pegunungan, alirannya seperti air terjun yang meluap.
2. Keturunan Nabi Adam, Tapi Penuh Kerusakan
Meski berasal dari keturunan Nabi Adam AS, Yajuj dan Majuj memiliki sifat yang sangat berbeda dengan manusia biasa. Menurut penjelasan dalam kitab An Nihayah Fitan wa Ahwal Akhir az Zaman karya Ibnu Katsir, mereka diciptakan untuk menimbulkan kekacauan dan kehancuran, termasuk perampokan dan pembunuhan massal.
3. Sulit Berkomunikasi
Sifat lain yang unik dari Yajuj dan Majuj adalah ketidakmampuan mereka berbicara secara fasih. Mereka digambarkan seperti bangsa-bangsa non-Arab kuno yang memiliki dialek asing dan tidak dapat berbicara dengan jelas. Dalam beberapa riwayat, mereka disebut menyerupai bangsa Turk atau Mongol kuno.
4. Ciri Fisik yang Khas
Hadits Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa Yajuj dan Majuj memiliki penampilan fisik yang sangat mencolok: wajah mereka lebar, mata sipit, kulit kekuningan, dan wajahnya datar seperti palu. Mereka disebut akan turun dari setiap perbukitan dalam jumlah besar, memenuhi daratan dengan keberadaan mereka.
5. Termasuk Golongan Penghuni Neraka
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa mayoritas penghuni neraka berasal dari golongan Yajuj dan Majuj. Dalam hadits yang juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari, dijelaskan bahwa mereka merupakan “pasukan penghuni neraka” yang sangat banyak jumlahnya. Hal ini menjadi pengingat bagi umat manusia untuk tetap waspada dan memperkuat keimanan.
Kesimpulan
Yajuj dan Majuj bukan hanya bagian dari kisah eskatologi Islam, tetapi juga menjadi pengingat akan kedahsyatan hari kiamat. Meski hingga kini mereka belum muncul ke permukaan, keberadaan mereka tetap menjadi misteri besar dalam sejarah peradaban manusia dan akhir zaman.
Mempelajari karakteristik Yajuj dan Majuj tidak hanya memperkaya wawasan keislaman, tetapi juga memperkuat keimanan kita terhadap tanda-tanda kebesaran Allah SWT di akhir zaman.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










