bukamata.id – Aksi pencurian sepeda motor di Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, berakhir dengan kejar-kejaran dramatis. Seorang pelaku berhasil diamankan warga dan sempat menjadi sasaran amuk massa, sementara seorang rekannya melarikan diri membawa motor hasil curian.
Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut peristiwa itu terjadi pada Senin (22/9/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di Kampung Warung Lahang, Desa Nagrog.
“Pelaku yang diamankan berinisial UR (37). Saat berusaha melarikan diri dengan motor curian, dia berhasil dikejar warga. Sementara rekannya berinisial IR berhasil kabur,” ujar Ade saat dikonfirmasi.
Menurut Kapolsek, kejadian berawal ketika korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat merah hitam bernopol D-3457-VEX di halaman rumahnya di kawasan Rancaekek.
“Jadi motor dalam keadaan terkunci stang dan terpasang gembok di bagian rem depan. Tapi pelaku diduga merusak gembok dan membobol kunci kontak dengan kunci letter T,” jelas Ade.
Aksi kedua pelaku kemudian dipergoki seorang saksi yang mendengar suara mesin motor menyala pada dini hari itu. Saat keluar rumah, saksi melihat dua orang tengah mendorong motor dan langsung berteriak meminta tolong.
“Jadi saksi lihat ada dua orang lagi mendorong motor. Dia langsung mengejar sambil berteriak maling,” ungkap Kapolsek.
Teriakan tersebut membuat warga lain ikut mengejar. Pelaku UR berhasil ditangkap saat mendorong motor lain, sementara IR berhasil melarikan diri dengan motor korban.
UR yang tertangkap sempat menjadi bulan-bulanan massa. Akibat dihajar warga, pelaku mengalami luka di bagian kepala. “Karena pelaku dalam kondisi terluka akibat dihakimi massa, kami langsung bawa ke RSUD Cicalengka untuk mendapat perawatan medis,” kata Ade.
Polisi yang datang ke lokasi kemudian mengamankan UR beserta barang bukti berupa satu unit Honda Beat warna hitam bernopol D-6040-UEI.
Saat ini, aparat kepolisian masih memburu pelaku lain yang berhasil kabur bersama motor milik korban. “Kami sudah kantongi identitas pelaku yang kabur, dan proses pengejaran terus dilakukan. Kami juga imbau masyarakat agar tetap waspada, serta segera hubungi polisi bila melihat aksi serupa,” tegas Kapolsek.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










