Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gabriel Mutombo Pilih Nomor 3 di Persib, Ini Alasannya Bikin Penasaran

Minggu, 5 Juli 2026 19:34 WIB

Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa

Minggu, 5 Juli 2026 18:15 WIB

Argentina vs Cape Verde: Juara Bertahan Berhadapan dengan Tim yang Paling Mengejutkan

Minggu, 5 Juli 2026 17:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gabriel Mutombo Pilih Nomor 3 di Persib, Ini Alasannya Bikin Penasaran
  • Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa
  • Argentina vs Cape Verde: Juara Bertahan Berhadapan dengan Tim yang Paling Mengejutkan
  • Sengit! Inggris vs Meksiko, Duel Klasik yang Bisa Ubah Nasib di Piala Dunia 2026
  • Tak Terbendung! Irfan Hakim Borong 14 Penghargaan di Bogor Koi Show 2026
  • Belum Tutup Bursa Transfer, Bos Persib Bocorkan Masih Ada Kejutan Pemain Baru
  • Kisah Keyshia, Mojang Bandung yang Rela Kurang Tidur Demi Kejar Prestasi: Hasil Tak Mengkhianati Proses!
  • PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman di Jawa, Kalbar Justru Alami Giliran Padam 7 Hari
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Amerika Berhasil Berantas Tawon Pembunuh dari Asia

By Aga GustianaKamis, 19 Desember 2024 16:36 WIB2 Mins Read
Tawon pembunuh dari Asia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Amerika Serikat akhirnya berhasil memberantas tawon pembunuh dari Asia. Hewan dengan nama ilmiah Vespa Mandarinia ini sempat meneror beberapa wilayah di negari Paman Sam tersebut.

Tawon raksasa utara ini pertama kali ditemukan di negara bagian Washington pada 5 tahun silam. Namun, Washington State Department of Agriculture baru saja menyebut tawon pembunuh ini sudah tidak terdeteksi lagi dalam 3 tahun ini.

Sebelum berhasil diberantas, kedatangan tawon pembunuh ini menimbulkan ketakutan besar di kalangan ilmuwan dan warga di Amerika Serikat.

Di mana, tawon ini menjadi salah satu pemangsa lebah, belum lagi sengatannya yang sangat menyakitkan bagi manusia.

Baca Juga:  Netflix Kena Boikot Gegara Dukung Kamala Harris

Lebah yang menjadi salah satu tumpuan petani madu untuk penyerbukan tanaman merasa khawatir dengan adanya tawon raksasa ini.

AS pun bergerak cepat dan berhasil membasmi sarang tawon ini pada tahun 2020 lalu.

Pembasian berhasil usai pelacak dipasang pada seekor tawon. Kemudian, petugas mengikuti tawon tersebut hingga kembali ke sarangnya.

Setelah sampai di sarang, petugas kemudian membasmi seluruh koloni tawon tersebut.

“Kami bangga dengan kemenangan penting ini dalam perang melawan spesies invasif,” kata Mark Davidson dari Departemen Pertanian AS.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Disambut Hangat Diaspora Indonesia saat Tiba di Washington DC

Sementara pada tahun 2022, para ilmuwan kembali memasang sekitar 1.000 perangkap tawon di seluruh negara bagian.

Kemudian pada tahun 2023, mereka menemukan satu sarang, yang segera mereka hancurkan, berisi hampir 1.500 tawon dalam berbagai tahap perkembangan.

Masih ada kemungkinan tawon-tawon itu kembali atau bahwa jenis tawon invasif berbahaya lain suatu hari nanti mencapai tanah AS.

“Mereka pernah datang ke sini sekali dan mereka dapat melakukannya lagi,” kata Sven Spichiger, spesialis hama.

Meskipun serangan terhadap manusia terbilang jarang, serangga berukuran 5 cm tersebut dilaporkan membunuh 50 hingga 75 orang setiap tahun.

Baca Juga:  Ketegangan Meningkat: Iran Ancam Serang Pangkalan AS di Timur Tengah

Tawon pembunuh bisa memenggal kepala lebah dan serangga lainnya menggunakan rahangnya yang mirip seperti sirip hiu berduri. Tawon ini bahkan bisa memusnahkan sarang mangsanya dalam hitungan jam.

Serangga ini biasanya ditemukan di China, Jepang, Thailand, Korea Selatan, Vietnam dan negara Asia lainnya. Negara bagian Washington di AS dan Provinsi British Columbia di Kanada adalah satu-satunya tempat di Amerika Utara di mana spesies tawon pembunuh ini ditemukan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat Asia Tawon
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tak Terbendung! Irfan Hakim Borong 14 Penghargaan di Bogor Koi Show 2026

Kisah Keyshia, Mojang Bandung yang Rela Kurang Tidur Demi Kejar Prestasi: Hasil Tak Mengkhianati Proses!

Bakmi Parahyangan Sukajadi Bandung, Surga Yamien dan Chinese Food Halal Favorit Warga

Kode Redeem FF

Puluhan Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026, Hadiah Skin dan Diamond Menanti!

Ilustrasi emas antam

Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini 5 Juli 2026: Galeri 24 Ungguli Antam dan UBS

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Minggu Cuan! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 5 Juli 2026 Lewat Fitur DANA Kaget, Langsung Cair

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.