Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mending Pengangguran Daripada Kerja di Kandang? Ironi Pahit Pamitnya Peternakan Terbaik Dago Dairy!

Sabtu, 29 Agustus 2026 13:25 WIB
Persib

Play-off ACL 2 Persib vs Manila Digger FC: Mengukur Potensi Ancam Skuad Underdog Filipina

Sabtu, 29 Agustus 2026 12:20 WIB
MotoGP

Jadwal MotoGP Aragon 2026 Akhir Pekan Ini: Cek Jam Tayang Sprint Race dan Race Utama!

Sabtu, 29 Agustus 2026 10:59 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mending Pengangguran Daripada Kerja di Kandang? Ironi Pahit Pamitnya Peternakan Terbaik Dago Dairy!
  • Play-off ACL 2 Persib vs Manila Digger FC: Mengukur Potensi Ancam Skuad Underdog Filipina
  • Jadwal MotoGP Aragon 2026 Akhir Pekan Ini: Cek Jam Tayang Sprint Race dan Race Utama!
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Sederet Skandal Sesama Jenis di Cianjur yang Berakhir Tragis dan Memicu Amarah Warga
  • Banjir Hadiah Gratis! Serbu Kode Redeem FF Sabtu 29 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan Kuota
  • September 2026 Jadi Batas Penting, 2 Bantuan Pemerintah Ini Masih Bisa Diterima
  • Surga Kuliner Bandung Makin Ramai, 5 Tempat Makan Ini Punya Menu dan Konsep Berbeda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 29 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Amerika Berhasil Berantas Tawon Pembunuh dari Asia

By Aga GustianaKamis, 19 Desember 2024 16:36 WIB2 Mins Read
Tawon pembunuh dari Asia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Amerika Serikat akhirnya berhasil memberantas tawon pembunuh dari Asia. Hewan dengan nama ilmiah Vespa Mandarinia ini sempat meneror beberapa wilayah di negari Paman Sam tersebut.

Tawon raksasa utara ini pertama kali ditemukan di negara bagian Washington pada 5 tahun silam. Namun, Washington State Department of Agriculture baru saja menyebut tawon pembunuh ini sudah tidak terdeteksi lagi dalam 3 tahun ini.

Sebelum berhasil diberantas, kedatangan tawon pembunuh ini menimbulkan ketakutan besar di kalangan ilmuwan dan warga di Amerika Serikat.

Di mana, tawon ini menjadi salah satu pemangsa lebah, belum lagi sengatannya yang sangat menyakitkan bagi manusia.

Baca Juga:  Spanyol Tak Gentar Ancaman Embargo Trump, PM Sánchez: Kami Bukan Kaki Tangan Perang!

Lebah yang menjadi salah satu tumpuan petani madu untuk penyerbukan tanaman merasa khawatir dengan adanya tawon raksasa ini.

AS pun bergerak cepat dan berhasil membasmi sarang tawon ini pada tahun 2020 lalu.

Pembasian berhasil usai pelacak dipasang pada seekor tawon. Kemudian, petugas mengikuti tawon tersebut hingga kembali ke sarangnya.

Setelah sampai di sarang, petugas kemudian membasmi seluruh koloni tawon tersebut.

“Kami bangga dengan kemenangan penting ini dalam perang melawan spesies invasif,” kata Mark Davidson dari Departemen Pertanian AS.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Bertemu Joe Biden di Gedung Putih, Perkuat Kemitraan Indonesia-AS

Sementara pada tahun 2022, para ilmuwan kembali memasang sekitar 1.000 perangkap tawon di seluruh negara bagian.

Kemudian pada tahun 2023, mereka menemukan satu sarang, yang segera mereka hancurkan, berisi hampir 1.500 tawon dalam berbagai tahap perkembangan.

Masih ada kemungkinan tawon-tawon itu kembali atau bahwa jenis tawon invasif berbahaya lain suatu hari nanti mencapai tanah AS.

“Mereka pernah datang ke sini sekali dan mereka dapat melakukannya lagi,” kata Sven Spichiger, spesialis hama.

Meskipun serangan terhadap manusia terbilang jarang, serangga berukuran 5 cm tersebut dilaporkan membunuh 50 hingga 75 orang setiap tahun.

Baca Juga:  5 Pemain Asia Terbaik yang Patut Diperhatikan di Turnamen Sepak Bola Terbesar Tahun Ini

Tawon pembunuh bisa memenggal kepala lebah dan serangga lainnya menggunakan rahangnya yang mirip seperti sirip hiu berduri. Tawon ini bahkan bisa memusnahkan sarang mangsanya dalam hitungan jam.

Serangga ini biasanya ditemukan di China, Jepang, Thailand, Korea Selatan, Vietnam dan negara Asia lainnya. Negara bagian Washington di AS dan Provinsi British Columbia di Kanada adalah satu-satunya tempat di Amerika Utara di mana spesies tawon pembunuh ini ditemukan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat Asia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mending Pengangguran Daripada Kerja di Kandang? Ironi Pahit Pamitnya Peternakan Terbaik Dago Dairy!

Banjir Hadiah Gratis! Serbu Kode Redeem FF Sabtu 29 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan Kuota

Surga Kuliner Bandung Makin Ramai, 5 Tempat Makan Ini Punya Menu dan Konsep Berbeda

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Klaim Ratusan Ribu Rupiah Tanpa Aplikasi Tambahan! Cara Dapatkan Saldo DANA Gratis Sabtu 29 Agustus 2026

Game Free Fire

Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya

5 Kuliner Legendaris Bandung yang Masih Eksis di 2026, Wajib Masuk Daftar Wisata Kuliner

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Mesin Politik Mulai Dipanaskan! PRI Bidik 13 Kursi DPR RI dari Jawa Barat
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.