Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Minggu, 1 November 2026 17:30 WIB

Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama

Minggu, 1 November 2026 16:29 WIB

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Minggu, 1 November 2026 15:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

APBN 2026 Fokus MBG, Anggaran Pendidikan Disedot Rp223 Triliun

By Aga GustianaSelasa, 23 September 2025 17:38 WIB3 Mins Read
MBG
Ilustrasi Program MBG. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 pada Selasa (23/9/2025). Salah satu sorotan utama APBN 2026 adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dialokasikan hingga Rp 335 triliun.

Dalam anggaran tahun depan, total alokasi untuk sektor pendidikan mencapai Rp 757,8 triliun, naik dari sekitar Rp 690 triliun sebelumnya. Namun, sebagian besar dana pendidikan, yakni sekitar Rp 223 triliun, akan digunakan untuk program MBG.

Angka ini jauh lebih besar dibandingkan alokasi untuk program beasiswa bagi siswa dan mahasiswa, yang hanya Rp 57,7 triliun. Bahkan, alokasi MBG juga melebihi total anggaran untuk guru non-PNS, ASN daerah, dan dosen non-PNS, yang hanya Rp 91,4 triliun.

Sumber Anggaran MBG

Berdasarkan informasi dari laman Indonesia.go.id, anggaran MBG dikelola Badan Gizi Nasional (BGN) dan berasal dari tiga sektor utama:

  1. Pendidikan: Rp 223 triliun (83,4%)
  2. Kesehatan: Rp 24,7 triliun (9,2%)
  3. Ekonomi: Rp 19,7 triliun (7,4%)
Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Pendidikan Siswa, Pemkot Bandung Evaluasi Program MBG

Rincian Penggunaan Dana

  • Belanja barang, termasuk pengadaan makanan bergizi: Rp 261 triliun (97,7%)
  • Belanja pegawai: Rp 3,8 triliun (1,4%)
  • Belanja modal: Rp 3 triliun (0,9%)

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan, “Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp 34 triliun akan dialokasikan untuk bantuan pangan bergizi bagi anak sekolah, Rp 3,1 triliun untuk ibu hamil, menyusui, dan balita, serta Rp 3,9 triliun untuk belanja pegawai. Selain itu, Rp 3,1 triliun untuk digitalisasi, Rp 700 miliar untuk pemantauan dan pengawasan, serta Rp 3,8 triliun untuk penyediaan dan penyaluran termasuk pelatihan tenaga gizi.”

Baca Juga:  Ikuti Jejak NasDem dan PAN, Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI

Menkeu Soroti Penyerapan Anggaran

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya mengingatkan Presiden Prabowo terkait penyerapan anggaran yang belum maksimal, terutama di kementerian atau lembaga dengan alokasi besar.

“Tadi saya ajak ke Pak Presiden, bulan depan saya akan mulai beredar di kementerian-kementerian yang besar, yang penyerapan anggarannya belum optimal,” ujar Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Menkeu menegaskan, jika penyerapan anggaran belum optimal hingga Oktober, dana tersebut akan dialihkan ke program lain yang bisa segera dirasakan masyarakat. “Kita sebarkan ke program-program yang langsung siap ke rakyat. Saya nggak mau uang nganggur,” tambahnya.

BGN Yakin Penyerapan MBG Akan Selesai

Baca Juga:  Komisi I DPRD Jabar Harap Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Dukung Kualitas Pendidikan

Menanggapi hal ini, Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan keyakinannya bahwa penyerapan anggaran MBG akan rampung tepat waktu. “Saya nggak khawatir terkait dengan itu karena penyerapan kita, insya Allah, akan selesai, apalagi Rp 71 triliun tahun ini pasti terserap,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Meski masih ada sisa Rp 9,1 triliun yang belum digunakan, BGN memprediksi program MBG akan membutuhkan tambahan Rp 50 triliun. “Meskipun ada Rp 9,1 triliun masih dibintangi, belum bisa kita pakai, dan itu masih dalam proses membuka bintang. Namun kita memprediksi akan butuh tambahan Rp 50 triliun. Pak Presiden sudah membuat standby Rp 100 triliun, jadi kami tidak risau karena tahu apa yang harus kami lakukan,” jelas Dadan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Gizi Nasional DPR RI Makan Bergizi Gratis MBG Pendidikan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.