Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
peltih persib, bojan hodak

Di Balik Layar Kemenangan Persib: Kemarahan Bojan Hodak Ubah Lesu Jadi Ledakan Gol di Markas Bhayangkara

Sabtu, 2 Mei 2026 08:37 WIB

MERINDING! Setelah Ramalan ‘Ular Besi’ Terbukti, Tirta Siregar Kini Beri Sinyal untuk Jawa Barat

Sabtu, 2 Mei 2026 08:24 WIB

Rumor Transfer Persib: 4 Winger Ganas dan 1 Kiper Tangguh Ini Jadi Buruan Utama Bobotoh, Siapa Saja?

Sabtu, 2 Mei 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Di Balik Layar Kemenangan Persib: Kemarahan Bojan Hodak Ubah Lesu Jadi Ledakan Gol di Markas Bhayangkara
  • MERINDING! Setelah Ramalan ‘Ular Besi’ Terbukti, Tirta Siregar Kini Beri Sinyal untuk Jawa Barat
  • Rumor Transfer Persib: 4 Winger Ganas dan 1 Kiper Tangguh Ini Jadi Buruan Utama Bobotoh, Siapa Saja?
  • Terbongkar! Polisi Dalami Skandal Video Viral Bandar Membara di Batang
  • Transfer Meledak! Persib Bandung Bajak Winger Brasil Patrick Robson?
  • Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF 2 Mei 2026: Dapatkan Skin M1887 Terlangka dan Diamond Gratis Hari Ini
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Arab Saudi Dulu Subur dan Hijau: Penelitian Ungkap Jejak Sungai, Danau, dan Migrasi Kuno

By Aga GustianaJumat, 25 April 2025 11:35 WIB2 Mins Read
Ilustrasi gurun. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah studi ilmiah terbaru membalik persepsi dunia tentang kawasan tandus di antara Afrika dan Arab Saudi. Penelitian ini mengungkap bahwa wilayah yang kini dikenal sebagai Gurun Sahara-Arab, dulunya merupakan lanskap subur dan hijau dengan sungai dan danau yang membentang selama 8 juta tahun terakhir.

Studi bertajuk “Recurrent Humid Phases in Arabia Over the Past 8 Million Years” yang dipublikasikan di jurnal Nature, mengungkap bahwa kawasan yang saat ini gersang dan nyaris tak berpenghuni pernah menjadi persimpangan penting bagi pergerakan hewan dan manusia purba antara Afrika dan Eurasia.

Arabia: Titik Persimpangan Migrasi Purba

Tim peneliti internasional yang didukung oleh Saudi Heritage Commission dan Ministry of Culture Arab Saudi, menelusuri masa lalu kawasan ini dan menemukan bahwa wilayah ini bukan sekadar padang pasir, tetapi koridor vital migrasi untuk mamalia besar dan hominin (nenek moyang manusia).

“Arabia dulunya adalah jembatan alami yang menghubungkan benua,” kata Profesor Michael Petraglia dari Griffith University, Australia. “Kondisi lembab yang terjadi secara berkala memungkinkan hewan seperti buaya, kuda nil, hingga gajah purba (proboscidea) untuk hidup dan berpindah melalui wilayah ini.”

Baca Juga:  Cetak Brace ke Gawang Arab Saudi, Marselino Ferdinan Akui Sudah Punya Firasat

Jejak Iklim Lembab Terdeteksi di Gua Kuno

Penelitian ini didasarkan pada analisis speleothem – mineral seperti stalaktit dan stalagmit yang terbentuk di dalam gua. Endapan ini merekam jejak curah hujan dari masa lalu, dan menunjukkan adanya fase lembab berulang yang terjadi sejak 8 juta tahun lalu.

Menurut Dr. Monika Markowska dari Northumbria University, Inggris, data tersebut memberikan wawasan baru terhadap iklim Arabia purba, yang sebelumnya sangat minim diketahui.

Baca Juga:  Takluk dari Arab Saudi, Timnas Indonesia Masih Bisa Terbang ke Piala Dunia 2026

“Curah hujan memang terus menurun seiring waktu,” ujarnya. “Hal ini berkaitan dengan melemahnya musim hujan serta meningkatnya lapisan es kutub di belahan Bumi utara selama periode Pleistosen.”

Gurun, Tapi Pernah Penuh Kehidupan

Penelitian ini juga memberikan bukti fosil dari hewan-hewan yang sangat tergantung pada air – sesuatu yang sulit dibayangkan di gurun tandus masa kini. Keberadaan fosil ini membuktikan bahwa ekosistem air tawar pernah mendominasi lanskap Arabia, menjadikannya tempat tinggal dan rute penting bagi makhluk hidup pada masa itu.

Baca Juga:  Bikin Bangga, Thom Haye Sebut Timnas Indonesia Kini Punya Mental Juara

“Gurun ini dulunya merupakan jalur vital penyebaran fauna dan manusia purba,” jelas Dr. Faisal al-Jibrin, arkeolog utama dari Saudi Heritage Commission. “Arab Saudi selama ini diabaikan dalam peta migrasi purba, namun kini peran sentralnya mulai terkuak.”

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arab Saudi gurun Penelitian Studi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

MERINDING! Setelah Ramalan ‘Ular Besi’ Terbukti, Tirta Siregar Kini Beri Sinyal untuk Jawa Barat

Terbongkar! Polisi Dalami Skandal Video Viral Bandar Membara di Batang

Game Free Fire

Klaim Segera! Kode Redeem FF 2 Mei 2026: Dapatkan Skin M1887 Terlangka dan Diamond Gratis Hari Ini

Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?

Heboh Link Video Bandar Membara, Identitas Pemeran Terungkap

Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.