Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Rabu, 18 Maret 2026 21:45 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara

Rabu, 18 Maret 2026 21:00 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Rabu, 18 Maret 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aspal dan Beton ‘Murahan’, Jalan Ciputri Lembang Jadi Saksi Bisu Kualitas Pembangunan di KBB?

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 18 April 2025 18:00 WIB2 Mins Read
Kondisi jalan rusak di Ciputri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kerusakan jalan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menjadi sorotan warga. Salah satu titik yang dikeluhkan berada di Jalan Ciputri, yang menghubungkan kawasan Lembang dan Dago, kerap dilalui warga lokal maupun wisatawan.

Meski sempat diperbaiki, warga menyebut jalan tersebut tetap membahayakan karena kualitas pengerjaannya dinilai asal-asalan.

Siyamsyah warga Lembang yang telah menetap selama lima tahun mengatakan bahwa sejak awal pindah ke wilayah tersebut, jalan Ciputri sudah dalam kondisi rusak.

“Sebenarnya dari awal saya pindah ke Lembang, jalan itu udah rusak. Memang sempat beberapa kali diaspal, tapi aspalnya aspal murah, yang ngasal. Sekarang sih dibeton, tapi betonannya juga separuh-separuh, nggak rata dan itu bahaya,” ucap Siyamsyah saat dihubungi, Jumat (18/4/2025).

Baca Juga:  Sore Syahdu di Kota Kembang: 10 Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits Bandung 2026

Menurutnya, sudah ada sejumlah warga yang terjatuh akibat kondisi jalan yang tidak rata dan rawan selip. Bahkan, di sekitar kawasan Jalan Ciputri, terdapat lubang-lubang jalan yang secara visual tampak biasa, tapi ternyata sangat dalam dan berbahaya jika tidak berhati-hati.

Siyamsyah memperkirakan, panjang jalan yang mengalami kerusakan mencapai kurang lebih satu kilometer. Kondisi tersebut cukup menyulitkan warga yang setiap hari melintas.

“Itu jalannya panjang, bisa sekitar satu kilo. Kalau dari arah Cikole ke Bandung lewat Dago bisa lewat sini, jadi sering dipakai juga sama wisatawan,” ujarnya.

Baca Juga:  Dusun Bambu Trail Run 2025, EIGER Kenalkan Koleksi Activewear Terbaru

Meski tersedia jalan alternatif, namun jalur tersebut dianggap terlalu memutar dan tidak efisien bagi warga sekitar.

Lebih lanjut, Siyamsyah mengungkapkan pengalaman pahit yang dialaminya akibat kerusakan jalan. Istrinya yang tengah mengandung sempat mengalami ketuban rembes karena jalan yang sangat buruk.

“Waktu istri lagi hamil, ketubannya sampai rembes karena jalannya jelek banget. Kebayang kan? Kami sudah bosan selama lima tahun tinggal di sini, tapi jalannya begitu-begitu saja,” katanya.

Dirinya pun berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut secara menyeluruh dan berkelanjutan, bukan sekadar tambal sulam.

Baca Juga:  Dipicu Saling Ejek di Medsos, 17 Pelajar Terlibat Tawuran di Bandung Barat

“Harapannya sih pengennya diperbaiki karena memang udah parah banget. Warga di sini tuh banyak yang ngalamin, tapi nggak ada yang berani speak up. Padahal ini udah puluhan tahun. Saya baru lima tahun aja udah ngerasa bosen liat kondisi begini terus,” tandasnya.

Kerusakan infrastruktur jalan yang berlangsung bertahun-tahun ini menjadi refleksi penting bagi pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan kondisi wilayah yang kerap luput dari sorotan, meski menjadi jalur vital mobilitas warga dan wisatawan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Jalan Ciputri Jalan Rusak Kabupaten Bandung Barat KBB Lembang Pemkab Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.