Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rumor Transfer Persib: 4 Winger Ganas dan 1 Kiper Tangguh Ini Jadi Buruan Utama Bobotoh, Siapa Saja?

Sabtu, 2 Mei 2026 06:00 WIB

Terbongkar! Polisi Dalami Skandal Video Viral Bandar Membara di Batang

Sabtu, 2 Mei 2026 05:00 WIB

Transfer Meledak! Persib Bandung Bajak Winger Brasil Patrick Robson?

Sabtu, 2 Mei 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rumor Transfer Persib: 4 Winger Ganas dan 1 Kiper Tangguh Ini Jadi Buruan Utama Bobotoh, Siapa Saja?
  • Terbongkar! Polisi Dalami Skandal Video Viral Bandar Membara di Batang
  • Transfer Meledak! Persib Bandung Bajak Winger Brasil Patrick Robson?
  • Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF 2 Mei 2026: Dapatkan Skin M1887 Terlangka dan Diamond Gratis Hari Ini
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • 4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?
  • Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Babakan Siliwangi: Warisan Hijau Kota Bandung yang Penuh Sejarah dan Kontroversi

By SusanaKamis, 8 Mei 2025 04:00 WIB2 Mins Read
Ruang Terbuka Hijau (RTH), Hutan Kota Babakan Siliwangi. Foto: Humas Pemkot Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Babakan Siliwangi, sering disebut Baksil, bukan sekadar hutan kota di tengah hiruk pikuk Bandung.

Kawasan ini menyimpan sejarah panjang dan kisah kontroversial, mencerminkan pentingnya ruang hijau bagi kehidupan urban.

Tak banyak yang tahu bahwa kawasan ini sudah ada sejak era kolonial Belanda, tepatnya pada tahun 1920.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah perjalanan sejarah dan perkembangan Babakan Siliwangi hingga menjadi ikon hijau Kota Bandung saat ini:

1. Zaman Penjajahan: Awal Mula Warisan Alam Bandung

Pada masa kolonial Belanda, kawasan yang kini dikenal sebagai Babakan Siliwangi disebut Lebak Gede. Terbentuk dari aliran alami Sungai Cikapundung, wilayah ini berfungsi sebagai sabuk hijau penting bagi Kota Bandung.

Baca Juga:  Bawaslu Kota Bandung Sarankan Pemindahan TPS yang Dinilai Rawan

Pada 1920, muncul gagasan revolusioner untuk menjadikan Lebak Gede sebagai hutan kota dan taman terbuka, sebuah konsep yang sangat visioner di zamannya.

2. Era 1950–1980-an: Dari Hutan Kota ke Destinasi Wisata

Setelah Indonesia merdeka, pengelolaan kawasan ini diambil alih oleh Pemerintah Kota Bandung. Dalam periode kepemimpinan Wali Kota Otje Djundjunan (1950–1980), Babakan Siliwangi mulai dikembangkan sebagai kawasan wisata.

Restoran dan berbagai fasilitas hiburan mulai bermunculan, mengubah kawasan ini menjadi destinasi rekreasi favorit warga kota dan wisatawan.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Tanggapi Isu Plt Dirut Perumda Tirtawening Ngamuk soal CCTV

3. Tahun 1990–2000-an: Kontroversi dan Kerusakan

Sayangnya, geliat komersialisasi yang semakin masif justru menimbulkan polemik. Rencana-rencana pembangunan yang melibatkan investor swasta memicu kekhawatiran tentang rusaknya fungsi ekologis kawasan.

Kontroversi memuncak pada tahun 2003, saat kebakaran melanda dan menghancurkan ikon Babakan Siliwangi, yakni Restoran Babakan Siliwangi. Tragedi ini memicu perdebatan serius tentang arah pengelolaan kawasan tersebut.

4. 2011 hingga Kini: Pengakuan Dunia dan Kembali ke Akar

Tahun 2011 menjadi tonggak penting ketika Babakan Siliwangi resmi diakui sebagai World Urban Forest oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 24 April 2025, Cek Lokasinya

Dua tahun kemudian, pada 2013, Pemerintah Kota Bandung mengakhiri kerja sama dengan pihak swasta dan mengambil alih penuh pengelolaan kawasan.

Sejak saat itu, upaya pelestarian digencarkan. Penataan ulang, pemulihan ekosistem, dan penyediaan ruang partisipatif bagi masyarakat lokal dilakukan demi mengembalikan fungsi Babakan Siliwangi sebagai paru-paru kota.

Kini, kawasan ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tapi juga simbol perjuangan warga Bandung dalam mempertahankan ruang hijau di tengah tekanan urbanisasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Babakan Siliwangi hutan Kota Bandung sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terbongkar! Polisi Dalami Skandal Video Viral Bandar Membara di Batang

Game Free Fire

Klaim Segera! Kode Redeem FF 2 Mei 2026: Dapatkan Skin M1887 Terlangka dan Diamond Gratis Hari Ini

Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?

Heboh Link Video Bandar Membara, Identitas Pemeran Terungkap

Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api

Banyak Dicari, Link Video Bandar Membara Bergetar Kini Diselidiki Polisi

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.