bukamata.id – Dominasi OpenAI di panggung kecerdasan buatan global tampaknya masih sulit tergoyahkan. Berdasarkan kalkulasi terbaru dari lembaga riset Sensor Tower, platform ChatGPT diestimasikan telah menembus angka fantastis: satu miliar pengguna aktif setiap bulannya.
Pencapaian luar biasa ini tidak hanya memperkokoh posisinya sebagai raja aplikasi bertenaga AI di bumi, tetapi juga menobatkannya sebagai platform digital dengan pertumbuhan tercepat sepanjang sejarah internet.
Pecahkan Rekor Google Maps dalam Waktu Singkat
Sejak pertama kali diperkenalkan ke publik pada November 2022, ChatGPT hanya membutuhkan waktu sekitar 3,5 tahun untuk mengumpulkan satu miliar basis massa. Kecepatan pertumbuhan ini sukses menumbangkan rekor dunia yang sebelumnya dipegang oleh Google Maps, yang memerlukan waktu hingga lima tahun untuk mencatatkan volume trafik yang setara.
Sebelumnya, manajemen OpenAI yang dinakhodai Sam Altman mengonfirmasi bahwa produk andalan mereka telah melayani lebih dari 900 juta user aktif mingguan, baik melalui akses peramban web maupun aplikasi seluler. Total impresi bulanan mereka diklaim enam kali lipat lebih masif dibanding rival terdekatnya.
Peta Persaingan Pasar AI Global
| Peringkat | Platform AI | Pertumbuhan Tahunan (YoY) | Status Pasar |
| 1 | ChatGPT (OpenAI) | 62% | Pemimpin Pasar / Pionir |
| 2 | Meta AI (Meta) | 973% | Penantang Agresif |
| 3 | Claude (Anthropic) | 640% | Pilihan Utama Segmen Privasi |
Boikot Penton: Sisi Gelap di Balik Kesuksesan
Kendati masih memimpin jauh di atas kertas, ChatGPT mulai menghadapi ancaman nyata dari para kompetitor seperti Google Gemini, ByteDance Doubao, hingga Claude besutan Anthropic. Ketika pertumbuhan ChatGPT mulai melandai di angka 62%, para pesaingnya justru melesat hingga ratusan persen.
Analis dari Sensor Tower, Abe Yousef, menjelaskan kepada CNBC bahwa status ChatGPT sebagai pionir memang menjadi keuntungan besar. Namun, preferensi publik mulai bergeser seiring dengan pembaruan teknologi dan sentimen sensitif yang berkembang di pasar.
Salah satu pemicu guncangan terbesar terjadi saat OpenAI menyepakati kerja sama strategis dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon). Langkah korporasi ini memicu gelombang kecemasan terkait privasi dan etika pemanfaatan AI untuk sektor militer.
Dampaknya sangat instan. Data internal menunjukkan adanya lonjakan aksi hapus aplikasi (uninstall) ChatGPT hingga 295% dalam skala harian, tepat sehari setelah pengumuman kolaborasi dengan Pentagon tersebut mencuat ke publik.
Berkah Politik Privasi bagi Claude Anthropic
Sentimen negatif yang menerpa OpenAI langsung menjadi berkah melimpah bagi Anthropic. Lewat komitmen tegas mereka untuk menolak terlibat dalam proyek pertahanan atau operasi militer, model AI mereka, Claude, mendadak kebanjiran sentimen positif.
Pada akhir pekan yang sama dengan isu Pentagon tersebut, Claude langsung meroket ke peringkat teratas di toko aplikasi App Store. Untuk pertama kalinya dalam sejarah persaingan digital, angka unduhan harian Claude sukses melampaui performa ChatGPT, menandakan bahwa isu kepercayaan pengguna bisa menjadi penentu peta kekuatan AI di masa depan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










