Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

Selasa, 6 Oktober 2026 19:19 WIB

Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC

Selasa, 6 Oktober 2026 19:08 WIB

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

Selasa, 6 Oktober 2026 18:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi
  • Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main
  • Bukan Gertak Sambal! Luka Menalo Ungkap Persiapan Persib Jelang Tantang Port FC
  • Bukan Cuma Seblak! 4 Kuliner Bandung Ini Lagi Jadi Buruan Wisatawan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • Gaji PNS dan Dana Pensiun Bakal Disalurkan Lewat Koperasi, Pemerintah Godok Aturan Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

By Aga GustianaJumat, 14 Agustus 2026 19:23 WIB3 Mins Read
Vokalis VoB kritisi jalan rusak di Garut. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah kaki vokalis Voice of Baceprot (VoB), Marsya, tak sedang menginjak panggung festival musik dunia. Berdiri di atas jalurnya yang penuh batu tajam, lubang dalam, dan aspal retak di Garut, musisi asal Jawa Barat ini memilih bersuara tentang persoalan yang dekat dengan keseharian masyarakat setempat.

Lewat unggahan media sosial yang menyita perhatian publik, band metal internasional ini memotret lanskap memprihatinkan di jalur Banjarwangi-Singajaya. Unggahan tersebut melempar pesan mendalam mengenai asas keadilan bagi para pembayar pajak.

“Kita semakin sadar bahwa kita bahkan tidak tahu, ke mana larinya uang pajak kita. Jika kita bilang uang itu dikorupsi, orang akan menuntut bukti nyata. Baiklah. Kami tidak bilang uang itu dikorupsi. Yang kami tahu pasti adalah, kondisi jalan ini sudah seperti ini selama lebih dari sepuluh tahun,” ujarnya dalam video itu.

Ancaman Nyawa dan Hak Dasar Warga Desa

Jalur antar-kecamatan ini menyimpan banyak cerita pilu bagi penduduk lokal. Jalur yang sekian lama diabaikan tersebut telah menjelma menjadi perlintasan rawan kecelakaan yang membahayakan mobilitas harian warga.

Baca Juga:  Oknum Guru di Garut Diduga Cabuli Siswa SD di Kolam Renang

“Kami bahkan hampir lupa kapan terakhir kali jalan ini diperbaiki. Kondisi seperti ini sudah dibiarkan begitu lama. Padahal, warga yang setiap hari mengandalkan jalan ini, adalah pembayar pajak yang taat,” tutur Marsya dalam bahasa Inggris yang lugas.

Kondisi medan yang terjal dan berlubang kerap memakan korban jiwa, mulai dari kendaraan yang terperosok hingga akses darurat kesehatan yang terhambat. Bagi kaum perempuan, ketimpangan fasilitas ini menjadi beban yang kian berat saat harus mengakses layanan medis.

“Bisa anda bayangkan bagaimana rasanya bagi seorang ibu hamil yang hendak melahirkan saat harus melewati jalan seperti ini? Bukan hal yang aneh jika perempuan di sini akhirnya melahirkan di tengah perjalanan menuju rumah sakit, karena kondisi jalan yang buruk, menghambat perjalanan mereka,” katanya dengan nada getir.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Garut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Marsya menegaskan bahwa fasilitas publik yang aman merupakan kewajiban pemerintah yang harus ditunaikan tanpa membedakan wilayah pelosok maupun perkotaan.

“Pertanyaannya adalah, berapa lama lagi warga Garut Selatan harus mempertaruhkan keselamatan, kesehatan dan masa depan mereka yang hanya untuk melintasi jalan yang seharusnya sudah dirawat dengan baik sejak lama?,” ucap Marsya.

Pesan tajam yang disampaikan oleh jajaran personel VoB ini dengan cepat menarik simpati serta atensi publik di ruang digital.

“Ini dilihat fans VOB sedunia lhoo,” tulis akun @oriyo* mengingatkan posisi tawar band tersebut di kancah internasional.

Dinamika Kebijakan dan Respons Pemerintah Daerah

Sorotan luas dari publik mengundang penjelasan langsung dari jajaran pimpinan daerah. Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, membeberkan dinamika penganggaran serta penyesuaian strategi pembangunan yang tengah berjalan di tingkat pimpinan.

Awalnya, pembenahan prasarana ini direncanakan memanfaatkan alokasi anggaran daerah sebesar Rp20 miliar. Namun, skema penanganan mengalami perubahan seiring rencana sinergi bersama pemerintah pusat di bawah arahan Bupati Garut Syakur Amin.

Baca Juga:  PLN Icon Plus dan Iconnet Meriahkan HUT ke-79 RI Bersama Warga Tarogong Kaler Garut

“Pada awalnya, kenapa saya bisa nulis seperti yang ada di bio Instagram saya dulu, bahwa Jalan Banjarwangi-Singajaya akan diperbaiki di 2026 itu. Tapi, Pak Bupati ternyata punya rencana lain, dengan ingin menggandeng Pemerintah Pusat, memperbaiki Jalan Banjarwangi,” jelas Putri melalui pernyataan resminya.

Dampak pergeseran strategi tersebut membuat alokasi APBD yang dikucurkan menyusut menjadi Rp5 miliar untuk fokus penanganan titik bekas tanah longsor.

“Apa daya saya kan Wakil Bupati harus mendukung keputusan Pak Bupati dan mari kita dukung sama-sama. Jadi, bukan berarti berbohong. Tapi, satu tambah empat sama dengan lima. Tapi, dua tambah tiga, lima juga kan,” pungkas Putri memberikan analogi atas kebijakan tersebut.

Di tengah proses administratif dan penyesuaian anggaran yang berjalan, masyarakat Banjarwangi kini menantikan realisasi pengerjaan fisik demi kelancaran dan keselamatan transportasi sehari-hari.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

kekerasan

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main

Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung

Sempat Tuai Penolakan, Sekolah Pengganti SDN 026 Bojongloa Akhirnya Dibangun

Rezeki Akhir Tahun! PKH, BPNT, Beras hingga BSU Rp900 Ribu Masuk Periode Penyaluran

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.