bukamata.id – Langkah berat menanti wakil Indonesia, Persib Bandung, dalam lawatan perdananya ke kancah regional. Maung Bandung dihadapkan pada memori minor tatkala harus kembali bersua dengan wakil papan atas asal Thailand, Port FC, di Stadion Thammasat, Thailand, Kamis (8/10/2026).
Berdasarkan rekam jejak dari tiga bentrokan sebelumnya, skuad Pangeran Biru tercatat belum pernah sekali pun mengecap manisnya kemenangan atas tim Negeri Gajah Putih tersebut. Kendati demikian, tembok sejarah yang kurang menguntungkan ini justru dijadikan pelecut semangat bagi skuad asuhan pelatih untuk memutus tren negatif tersebut pada laga pembuka ajang ASEAN Club Championship.
Kapten tim Persib, Marc Klok, secara terbuka mengakui bahwa panggung perdana di turnamen tingkat Asia Tenggara ini tidak akan berjalan dengan mudah. Meski jadwal padat dan perjalanan panjang menguras fisik, gelandang naturalisasi tersebut menegaskan bahwa mentalitas jawara tetap menjadi pegangan utama timnya.
“Kami sangat antusias untuk memulai Shopee Cup. Ini kompetisi baru bagi kami dan kami juga punya target baru. Semoga kami bisa memulainya dengan kemenangan di sana,” kata Klok, Selasa (6/10/2026).
Bagi pemain berdarah Belanda itu, keikutsertaan Maung Bandung di ajang bergengsi ini bukan sekadar formalitas meramaikan turnamen. Target tinggi dipatok sejak hari pertama demi mengharumkan nama klub di level internasional.
“Tidak ada yang khusus. Seperti biasa, kami bermain untuk menang, kami bermain untuk menjadi juara. Kami juga bermain di Shopee Cup untuk menjadi juara,” tegasnya.
Meski ambisi besar digelorakan, Klok tetap realistis menghadapi ketatnya kalender kompetisi musim ini. Ia memilih untuk menempuh jalan setapak demi setapak, menjaga fokus penuh pada setiap laga yang dihadapi tanpa terbebani ekspektasi berlebihan.
“Kami lihat pertandingan demi pertandingan, langkah demi langkah. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, ini jadwal yang sangat panjang, berat, dan menuntut bagi kami,” ujarnya.
“Jadi, kemenangan bukan sesuatu yang biasa atau mudah didapat, tetapi itu selalu menjadi target klub ini. Itu selalu menjadi mentalitas kami dan itulah yang kami kejar,” sambung dia.
Sebagai pengingat, rivalitas antara kedua kesebelasan ini telah terajut dalam tiga pertemuan terdahulu. Dua bentrokan awal tersaji di fase grup ajang AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2024/2025. Pada duel pertama di Stadion Si Jalak Harupat, 19 September 2024, Persib harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 0-1. Saat ganti bertandang ke markas Port FC pada 28 November 2024, Maung Bandung baru bisa mengamankan satu angka lewat hasil imbang dramatis 2-2.
Pertemuan ketiga kemudian terjadi di ajang pramusim Piala Presiden 2025, di mana Pangeran Biru kembali dipaksa bertekuk lutut dengan skor 0-2 di hadapan pendukung sendiri pada 6 Juli 2025.
Catatan kelam tanpa kemenangan atas Port FC ini kini menjelma menjadi misi penebusan dosa di lapangan hijau. Dengan optimisme tinggi, Klok melontarkan tekad bulatnya untuk membalikkan keadaan pada pertemuan keempat ini.
“Belum pernah? Oke, sekarang yang pertama, kami menang,” tutur Klok.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









