Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 19:29 WIB
Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

Selasa, 6 Oktober 2026 19:19 WIB

Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC

Selasa, 6 Oktober 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
  • Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi
  • Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main
  • Bukan Gertak Sambal! Luka Menalo Ungkap Persiapan Persib Jelang Tantang Port FC
  • Bukan Cuma Seblak! 4 Kuliner Bandung Ini Lagi Jadi Buruan Wisatawan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

By Aga GustianaSelasa, 6 Oktober 2026 19:19 WIB3 Mins Read
Ilustrasi virus HIV/AIDS
Ilustrasi virus HIV/AIDS. (Foto: kalhh dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Persoalan penyebaran virus HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, masih menyisakan pekerjaan rumah yang serius bagi instansi kesehatan setempat. Hingga periode September 2026, Dinas Kesehatan mencatat puluhan warga telah terinfeksi, dengan sebaran kasus yang merambah ke berbagai lapisan masyarakat tanpa pandang bulu.

Berdasarkan data resmi, jumlah akumulasi kasus yang telah teridentifikasi menyentuh angka 47 orang. Kendati demikian, angka tersebut diprediksi masih bisa bertambah lantaran adanya temuan kasus susulan yang belum terinput secara administratif.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Endang Suhendi, membeberkan bahwa gelombang temuan baru terus terdeteksi di lapangan.

“Yang sudah tercatat ada 47 kasus. Sementara ada enam kasus baru yang sudah terdiagnosis, tapi belum masuk pendataan,” ujar Endang kepada sejumlah wartawan di ruangan kantornya, Selasa (6/10/2026) siang.

Baca Juga:  Jadi Tempat Wisata Favorit, 57.885 Wisatawan Kunjungi Pangandaran Selama Libur Lebaran

Ia mengungkapkan, fenomena yang kerap berulang dan mengkhawatirkan adalah banyak pasien baru menyadari status kesehatan mereka setelah tubuh mengalami penurunan fungsi fisik yang drastis akibat virus sudah menyebar.

Meski demikian, tidak semua temuan bermula dari keluhan sakit parah. Sebagian justru terendus berkat keikutsertaan warga dalam program skrining kesehatan mandiri, salah satunya melalui prosedur wajib bagi pasangan calon pengantin (catin).

“Ada pasangan calon pengantin yang saat mengikuti program Catin, keduanya terdiagnosis positif HIV/AIDS,” katanya.

Sebagai langkah penanganan cepat, pasangan tersebut langsung diarahkan untuk menerima intervensi medis serta pendampingan intensif dari pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terdekat. Mereka juga diwajibkan menjalani terapi pengobatan Antiretroviral (ARV) secara disiplin seumur hidup guna menekan laju multiplikasi virus di dalam tubuh.

Baca Juga:  Aisyiyah Nilai Pasal PP Kesehatan Multitafsir, Timbulkan Risiko Penyimpangan

Dari total 47 kasus yang masuk dalam basis data resmi, Dinkes Pangandaran memetakan kelompok serta kondisi klinis para penderita secara lebih rinci. Variasi temuan ini mencakup tiga pasangan calon pengantin, tiga ibu hamil, tujuh kelompok lelaki seks dengan lelaki (LSL), satu penderita LSL yang terinfeksi tuberkulosis (TB), dua pasangan dengan status HIV positif, serta tiga pasangan berisiko tinggi.

Selain itu, tercatat pula tiga pelanggan wanita pekerja seksual (WPS) yang positif HIV, satu penderita infeksi menular seksual (IMS), delapan pasien yang mengalami komplikasi dengan penyakit TB, satu pengidap TB sekaligus penjaja seksual, sebelas kasus dari populasi umum, hingga empat orang wanita pekerja seksual.

Guna memastikan akses penanganan medis terjangkau oleh masyarakat luas, pemerintah daerah telah mengoptimalkan layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) HIV di sejumlah fasilitas kesehatan. Layanan khusus ini kini dapat diakses melalui Puskesmas Parigi, Cimerak, Pangandaran, Selasari, Padaherang, serta Kalipucang.

Baca Juga:  Lewat Kajian Duha, Jemaah Kloter 36 JKS Perkuat Hati dan Kesehatan Jelang Puncak Haji

“Setiap tiga bulan sekali juga ada tes HIV bagi Wanita Pekerja Seksual (WPS),” ucap Endang.

Di akhir penjelasannya, Endang menekankan bahwa langkah pengawasan ketat serta edukasi berkala terhadap kelompok rentan merupakan benteng pertahanan utama dalam memutus rantai penularan. Upaya ini dinilai tidak hanya berfokus pada aspek pengobatan semata, melainkan juga membangun kesadaran psikologis agar para penderita patuh menjalani terapi pengobatan jangka panjang.

“Pendampingan dan edukasi terhadap WPS memiliki peran yang sangat krusial untuk memutus rantai penularan HIV/AIDS di Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

HIV/AIDS kesehatan Pangandaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

kekerasan

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main

Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung

Sempat Tuai Penolakan, Sekolah Pengganti SDN 026 Bojongloa Akhirnya Dibangun

Rezeki Akhir Tahun! PKH, BPNT, Beras hingga BSU Rp900 Ribu Masuk Periode Penyaluran

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.