Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Senin, 18 Mei 2026 22:03 WIB

Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan

Senin, 18 Mei 2026 21:38 WIB

Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta

Senin, 18 Mei 2026 21:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu
  • Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!
  • Catat dan Simpan! Inilah Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026, Dari A Sampai L
  • GILA! Striker Persija Ini Bisa Pindah ke Persib, Transfer Rival Panas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 18 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bahaya Fatwa Berdasarkan Terjemahan, UAH Ungkap Cara Benar Memahami Al-Qur’an

By SusanaSelasa, 14 Januari 2025 12:00 WIB3 Mins Read
Ustadz Adi Hidayat. (Foto: Muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemahaman agama Islam yang mendalam memerlukan lebih dari sekadar membaca terjemahan Al-Qur’an. Ustadz Adi Hidayat (UAH), menyoroti kesalahan umum yang sering terjadi ketika seseorang mempelajari agama hanya berdasarkan terjemahan.

UAH menjelaskan pentingnya memahami ilmu dasar sebelum menyelami makna Al-Qur’an. Ia mengingatkan agar umat Islam tidak sembarangan menarik kesimpulan dari teks terjemahan tanpa terlebih dahulu belajar dari sumber yang benar.

UAH memulai ceramahnya dengan menyinggung kebiasaan sebagian orang yang mengaji hanya melalui terjemahan.

“Banyak yang mengaji hanya dari terjemahan, tanpa mempelajari ilmunya. Yang lebih problematik lagi, mereka berfatwa hanya berdasarkan terjemahan. Itu masalah besar,” ujarnya dikutip dari YouTube @amalsunnah, Selasa (14/1/2025).

Sebagai contoh, UAH mengutip ayat pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu surah Al-‘Alaq ayat 1. Dalam ayat tersebut, terdapat perintah “Iqra” yang sering diterjemahkan sebagai “bacalah”. Namun, UAH menjelaskan bahwa makna tersebut tidak cukup dipahami hanya melalui terjemahan semata.

Baca Juga:  Jangan Berlebihan! Pakai Parfum Bisa Jadi Ladang Dosa, UAH: Kebiasaan Perempuan Jahiliyah

UAH menantang jamaah untuk membandingkan terjemahan surah Al-‘Alaq ayat 1 dengan surah Al-‘Ankabut ayat 45.

“Buka Al-Qur’an, surah 96 ayat 1, lihat terjemahannya, ‘bacalah’. Sekarang buka surah 29 ayat 45, katanya juga ‘bacalah’. Silakan cek,” ujarnya.

Meskipun kedua terjemahan tersebut terlihat serupa, UAH menjelaskan bahwa kata “Iqra” dan “Utlu” memiliki makna yang berbeda. “Iqra” berasal dari kata “qiraah”, yang berarti membaca tanpa menuntut pemahaman mendalam, sementara “Utlu” berasal dari kata “tilawah”, yang mencakup membaca, memahami, dan mengamalkan isi ayat.

Baca Juga:  Sholat Subuh Kesiangan, Dosa atau Tidak? Ini Kata Ustadz Adi Hidayat

Perbedaan ini, menurut UAH, menunjukkan bahwa mengaji hanya berdasarkan terjemahan tidak akan memberikan pemahaman yang utuh. “Kalau hanya mengaji pakai terjemahan, kita tidak akan memahami dengan benar. Iqra dan Utlu itu berbeda,” tegasnya.

UAH juga menekankan bahwa mempelajari Al-Qur’an memerlukan ilmu alat seperti nahwu, sharf, dan balaghah, yang membantu memahami konteks dan makna yang terkandung dalam setiap ayat. Tanpa ilmu ini, seseorang rentan salah dalam memahami ayat-ayat suci.

Lebih lanjut, UAH mengingatkan akan bahaya berfatwa hanya berdasarkan terjemahan. Ia menjelaskan bahwa terjemahan sering kali tidak mampu menangkap seluruh dimensi makna yang terkandung dalam bahasa Arab. Akibatnya, kesimpulan yang diambil bisa menyimpang dari maksud yang sebenarnya.

Dalam ceramah tersebut, UAH juga menekankan pentingnya belajar dari guru yang kompeten di bidang ilmu agama. Seorang guru yang ahli dapat menjelaskan konteks dan tafsir ayat-ayat Al-Qur’an dengan lebih mendalam dan akurat.

Baca Juga:  UAH: Jangan Angkuh, Allah Tidak Suka Hamba-Nya yang Tidak Berdoa

“Bukan hanya belajar dari buku, tetapi belajarlah dari guru yang paham. Dengan demikian, kita tidak akan salah dalam memahami ajaran agama,” ujarnya.

UAH juga memberikan nasihat agar umat Islam tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan dari ayat-ayat Al-Qur’an. Ia mengingatkan bahwa kesalahan dalam memahami ayat bisa berakibat buruk, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Menurut UAH, Al-Qur’an adalah petunjuk hidup yang memerlukan pemahaman mendalam agar dapat diaplikasikan dengan benar. Hanya dengan memahami makna yang sesungguhnya, seseorang dapat mengamalkan ajaran Islam sesuai dengan kehendak Allah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

agama mempelajari terjemahan Ustadz Adi Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan

Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu

Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Viral 6 Menit di TikTok, Netizen Heboh Cari Link Full Durasi

Waspada! Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Diduga Jadi Jebakan Phishing

Link Telegram Video Lanjutan ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Netizen Soroti Kejanggalan Rekaman

Link Video Viral Penjual Cilok dan Pengemudi Mobil, Netizen Cium Aroma Setingan Demi Konten

Terpopuler
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Bocoran 11 Pemain Mewah Incaran Persib Bandung: Ada Patrick Robson hingga Bomber Timnas Irak
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.