Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Selasa, 13 Oktober 2026 17:45 WIB

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Selasa, 13 Oktober 2026 17:36 WIB

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Selasa, 13 Oktober 2026 17:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama
  • Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol
  • Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian
  • Diprotes Ulama, Turnamen Domino di Kota Tasikmalaya Batal Dihelat
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
  • Bobotoh Meledak Usai Thom Haye Bongkar Fasilitas Persib, Manajemen Didesak Berbenah!
  • Sakit Hati Usai Cerai, Pria Garut Nekat Sebar Video Syur Mantan Istri di Media Sosial
  • Beneran Santri Atau Talent Bayaran? Karnaval Berhijab Pakai Sound Horeg di Malang Bikin Netizen Geger!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bahaya Fatwa Berdasarkan Terjemahan, UAH Ungkap Cara Benar Memahami Al-Qur’an

By SusanaSelasa, 14 Januari 2025 12:00 WIB3 Mins Read
Ustadz Adi Hidayat. (Foto: Muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemahaman agama Islam yang mendalam memerlukan lebih dari sekadar membaca terjemahan Al-Qur’an. Ustadz Adi Hidayat (UAH), menyoroti kesalahan umum yang sering terjadi ketika seseorang mempelajari agama hanya berdasarkan terjemahan.

UAH menjelaskan pentingnya memahami ilmu dasar sebelum menyelami makna Al-Qur’an. Ia mengingatkan agar umat Islam tidak sembarangan menarik kesimpulan dari teks terjemahan tanpa terlebih dahulu belajar dari sumber yang benar.

UAH memulai ceramahnya dengan menyinggung kebiasaan sebagian orang yang mengaji hanya melalui terjemahan.

“Banyak yang mengaji hanya dari terjemahan, tanpa mempelajari ilmunya. Yang lebih problematik lagi, mereka berfatwa hanya berdasarkan terjemahan. Itu masalah besar,” ujarnya dikutip dari YouTube @amalsunnah, Selasa (14/1/2025).

Sebagai contoh, UAH mengutip ayat pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu surah Al-‘Alaq ayat 1. Dalam ayat tersebut, terdapat perintah “Iqra” yang sering diterjemahkan sebagai “bacalah”. Namun, UAH menjelaskan bahwa makna tersebut tidak cukup dipahami hanya melalui terjemahan semata.

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat Bagikan 3 Amalan Mengangkat Derajat Seluruh Aspek Kehidupan

UAH menantang jamaah untuk membandingkan terjemahan surah Al-‘Alaq ayat 1 dengan surah Al-‘Ankabut ayat 45.

“Buka Al-Qur’an, surah 96 ayat 1, lihat terjemahannya, ‘bacalah’. Sekarang buka surah 29 ayat 45, katanya juga ‘bacalah’. Silakan cek,” ujarnya.

Meskipun kedua terjemahan tersebut terlihat serupa, UAH menjelaskan bahwa kata “Iqra” dan “Utlu” memiliki makna yang berbeda. “Iqra” berasal dari kata “qiraah”, yang berarti membaca tanpa menuntut pemahaman mendalam, sementara “Utlu” berasal dari kata “tilawah”, yang mencakup membaca, memahami, dan mengamalkan isi ayat.

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat Ungkap Kunci Rezeki Melimpah Tanpa Perlu Kerja Keras

Perbedaan ini, menurut UAH, menunjukkan bahwa mengaji hanya berdasarkan terjemahan tidak akan memberikan pemahaman yang utuh. “Kalau hanya mengaji pakai terjemahan, kita tidak akan memahami dengan benar. Iqra dan Utlu itu berbeda,” tegasnya.

UAH juga menekankan bahwa mempelajari Al-Qur’an memerlukan ilmu alat seperti nahwu, sharf, dan balaghah, yang membantu memahami konteks dan makna yang terkandung dalam setiap ayat. Tanpa ilmu ini, seseorang rentan salah dalam memahami ayat-ayat suci.

Lebih lanjut, UAH mengingatkan akan bahaya berfatwa hanya berdasarkan terjemahan. Ia menjelaskan bahwa terjemahan sering kali tidak mampu menangkap seluruh dimensi makna yang terkandung dalam bahasa Arab. Akibatnya, kesimpulan yang diambil bisa menyimpang dari maksud yang sebenarnya.

Dalam ceramah tersebut, UAH juga menekankan pentingnya belajar dari guru yang kompeten di bidang ilmu agama. Seorang guru yang ahli dapat menjelaskan konteks dan tafsir ayat-ayat Al-Qur’an dengan lebih mendalam dan akurat.

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat Ungkap Rahasia Besar dalam Gerakan I’tidal yang Sering Terlewatkan

“Bukan hanya belajar dari buku, tetapi belajarlah dari guru yang paham. Dengan demikian, kita tidak akan salah dalam memahami ajaran agama,” ujarnya.

UAH juga memberikan nasihat agar umat Islam tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan dari ayat-ayat Al-Qur’an. Ia mengingatkan bahwa kesalahan dalam memahami ayat bisa berakibat buruk, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Menurut UAH, Al-Qur’an adalah petunjuk hidup yang memerlukan pemahaman mendalam agar dapat diaplikasikan dengan benar. Hanya dengan memahami makna yang sesungguhnya, seseorang dapat mengamalkan ajaran Islam sesuai dengan kehendak Allah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ustadz Adi Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP

Harga Emas Antam Hari Ini 13 Oktober 2026 Anjlok Rp20.000, Cek Daftar Lengkap Semua Ukuran

Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa

Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni

Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau

Bansos

Era Baru Pengajuan Bansos: Cukup Gunakan NIK KTP, Proses Verifikasi Cuma Hitungan Menit

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.