Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Senin, 18 Mei 2026 22:03 WIB

Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan

Senin, 18 Mei 2026 21:38 WIB

Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta

Senin, 18 Mei 2026 21:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu
  • Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!
  • Catat dan Simpan! Inilah Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026, Dari A Sampai L
  • GILA! Striker Persija Ini Bisa Pindah ke Persib, Transfer Rival Panas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 18 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

By Aga GustianaSenin, 18 Mei 2026 22:03 WIB2 Mins Read
Pembongkaran PKL di Cicadas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana di kawasan Cicadas, Kota Bandung, mendadak tegang pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Lapak-lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di bahu jalan mulai ditertibkan oleh petugas gabungan. Penertiban ini merupakan bagian dari dampak pembangunan fisik proyek Bus Rapid Transit (BRT) Jawa Barat yang tengah dikebut.

Namun, proses eksekusi di lapangan berlangsung alot dan diwarnai penolakan keras. Ketegangan memuncak karena pembongkaran dilakukan tepat setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan kerja dan berdialog di kawasan tersebut.

Dalam rekaman video yang diunggah oleh akun Instagram @patriaadiyasa, para pedagang—terutama kaum ibu—terlihat histeris dan emosional saat mempertahankan tempat mata pencaharian mereka. Mereka menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai terburu-buru melakukan pembongkaran tanpa memberikan kepastian.

“Pembongkaran Jongko PKL Cicadas ini sama sekali tidak ada pemberitahuan sebelumnya, bahkan solusi tempat bagi kami pun tidak ada!” teriak salah seorang pedagang wanita di lokasi dengan suara bergetar menahan tangis.

Baca Juga:  Dari Rp23 Miliar ke Rp166 Miliar: Lahan Sekolah Jadi Fokus APBD Perubahan Jabar 2025

Para pedagang menilai, kedatangan Gubernur Dedi Mulyadi ke Cicadas siang itu seharusnya membawa angin segar dan titik temu, bukan justru menjadi penanda dimulainya penggusuran tanpa arah yang jelas.

“Kami ini masih aktif berjualan di sini, Pak! Jangan main bongkar begitu saja. Izin Gubernur Dedi Mulyadi, mungkin ada hal-hal penting yang terlewatkan tadi saat diskusi dengan kami para PKL yang masih mencari nafkah di sini,” ujar perwakilan pedagang lainnya sambil menunjukkan berkas kepada petugas di lapangan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Resmikan Fasilitas Pengolahan Limbah Plastik Jadi Pusat Edukasi

Ia menambahkan bahwa para pedagang tidak berniat menghalangi pembangunan fasilitas publik seperti BRT, namun mereka menuntut hak hidup yang berkeadilan. “Kami hanya butuh solusi relokasi yang jelas. Kalau dibongkar sekarang tanpa kejelasan, besok anak-istri kami mau makan apa?” pungkasnya lirih.

Kritik tajam pun mengalir dari warga dan netizen yang menyaksikan kejadian tersebut. Kebijakan eksekusi lapangan ini dinilai kontradiktif dengan citra “humanis” dan pendekatan berbasis dialog yang selama ini melekat pada sosok Dedi Mulyadi. Kehadiran pemimpin di tengah konflik ruang publik dinilai gagal meredam keresahan jika setelah kepulangannya, jeritan rakyat kecil akibat kehilangan lapak tetap tidak terhindarkan.

Baca Juga:  Kekuatan Perempuan Terpadu, PIRA Jabar Siap Menangkan Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan

Hingga Senin malam, situasi di kawasan Cicadas berangsur kondusif meski menyisakan puing-puing lapak yang hancur. Para pedagang mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pihak pengembang proyek BRT untuk segera menggelar dialog terbuka guna memberikan solusi relokasi yang konkret dan manusiawi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung Raya Cicadas Bandung Dedi Mulyadi Pemprov Jabar Penertiban PKL PKL Cicadas Proyek BRT Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!

Tragis! Pria Hanyut di Sungai Cikapundung Ditemukan Tewas di Batujajar

Bikin Malu Tuan Rumah! Peselancar Putri Indonesia Ini Cetak Rekor yang Belum Pernah Ada!

Klarifikasi Atau Settingan? Misteri Pria Gondrong Demo Pati di Kantor Intel Kodim!

Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

Sport Tourism Jadi Magnet Baru, Bandoeng 10K Sukses Dongkrak Ekonomi Kota Kembang

Terpopuler
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Bocoran 11 Pemain Mewah Incaran Persib Bandung: Ada Patrick Robson hingga Bomber Timnas Irak
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.