Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin

Minggu, 11 Oktober 2026 21:12 WIB

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Minggu, 11 Oktober 2026 20:57 WIB

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Minggu, 11 Oktober 2026 20:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin
  • Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Dua Kali Kebobolan! Persib Tertinggal 0-2 dari Dewa United di Si Jalak Harupat
  • Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil
  • Persib vs Dewa United Malam Ini: Jadwal Kick-off dan Link Live Streaming
  • Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi
  • Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bikin Malu Tuan Rumah! Peselancar Putri Indonesia Ini Cetak Rekor yang Belum Pernah Ada!

By SusanaSenin, 18 Mei 2026 14:38 WIB4 Mins Read
Dhea Novitasari juara WSL Longboard Qualifying Series Hamamatsu Open 2026 di Jepang. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama peselancar putri Indonesia, Dhea Novitasari, kembali mencuri perhatian dunia olahraga selancar internasional setelah berhasil menjuarai ajang World Surf League (WSL) Longboard Qualifying Series (LQS) 1000 Hamamatsu Open 2026 di Jepang.

Kemenangan di Pantai Nakatajima, Hamamatsu, pada Minggu (17/5/2026) itu bukan hanya sekadar podium emas, tetapi juga menorehkan sejarah baru bagi Indonesia. Dhea resmi menjadi peselancar putri Indonesia pertama yang lolos ke WSL Longboard Tour 2026/2027, kasta tertinggi dalam kompetisi longboard dunia.

Prestasi ini menjadi puncak perjalanan panjang seorang atlet yang memulai kariernya dari ombak Pantai Kuta, Bali, hingga akhirnya berdiri di panggung dunia.

Tampil Dominan di Final Hamamatsu Open 2026

Dalam final LQS 1000 Hamamatsu Open, Dhea tampil impresif sejak awal heat. Ia mencatatkan total skor tertinggi 15,87 poin dari dua ombak terbaiknya, menjadikannya tak tertandingi di kategori putri.

Dhea berhasil mengungguli dua peselancar tuan rumah Jepang, Hiroki Yoshikawa dan Yamaguchi Hana, yang harus puas finis di posisi kedua dan ketiga.

Kemenangan telak tersebut menunjukkan kematangan teknik, ketenangan mental, dan pengalaman bertanding yang telah ditempa selama bertahun-tahun.

Tiket Emas ke WSL Longboard Tour 2026/2027

Berdasarkan laporan resmi Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), kemenangan ini sekaligus mengantarkan Dhea ke level tertinggi dunia, yaitu WSL Longboard Tour 2026/2027.

Turnamen tersebut merupakan kompetisi elit yang hanya diikuti peselancar terbaik dunia, menjadikan capaian Dhea sebagai tonggak sejarah penting bagi surfing Indonesia.

Tak hanya itu, keberhasilannya juga menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan perkembangan pesat dalam cabang olahraga selancar ombak dunia.

Dapat Apresiasi dari Erick Thohir

Prestasi Dhea juga mendapat perhatian dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir.

Melalui unggahan di media sosial, Erick menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Dhea yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Peselancar Indonesia, Dhea Novitasari berhasil menjadi juara Hamamatsu Open 2026 di Jepang pada nomor Women’s Longboard. Hasil ini membuat Dhea berhak berlaga di WSL World Longboard Tour 2026/2027 dan menjadi atlet putri Indonesia pertama yang masuk jajaran elit dunia,” tulisnya.

Jejak Panjang dari Pantai Kuta ke Dunia Internasional

Perjalanan Dhea bukanlah kisah instan. Ia mulai mengenal dunia surfing sejak usia 6 tahun di Pantai Kuta, Bali, ditemani keluarga.

Awalnya, Dhea dikenal sebagai shortboarder dan bahkan berhasil meraih gelar juara Asia di kategori junior girls pada 2016. Namun titik balik kariernya terjadi ketika ia mencoba divisi longboard di sebuah kompetisi lokal di Kuta.

Dari momen itu, pelatih tim nasional melihat potensinya dan merekrutnya untuk persiapan SEA Games 2019.

Dhea kemudian menjalani pelatihan intensif di Batu Karas, pusat latihan surfing Indonesia. Ia harus memulai dari nol untuk teknik longboard seperti cross step, noseriding, hingga transisi rail.

Kerja keras tersebut berbuah manis ketika ia berhasil meraih medali emas pada SEA Games 2019 di Filipina untuk cabang olahraga surfing.

Dari SEA Games ke Juara Dunia

Tujuh tahun setelah debut internasionalnya, Dhea kembali mencatat sejarah baru. Ia kini berdiri sebagai juara WSL Longboard Qualifying Series dan memastikan tempat di ajang paling bergengsi dunia.

Konsistensi, disiplin, dan keberanian beradaptasi dari shortboard ke longboard menjadi kunci keberhasilannya menembus level dunia.

Dukungan dan Kebanggaan Publik Indonesia

Prestasi Dhea juga mendapat sambutan hangat dari warganet. Dalam kolom komentar media sosial, banyak yang memberikan apresiasi atas pencapaiannya.

“Terima kasih @dhea.natasya,” tulis salah satu akun.

“The best,” komentar akun lainnya.

“Maju terus olahraga Indonesia,” tulis warganet lainnya.

Dukungan publik ini menunjukkan besarnya kebanggaan terhadap atlet yang mampu membawa nama Indonesia bersinar di level dunia.

Simbol Kebangkitan Surfing Indonesia

Keberhasilan Dhea Novitasari tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga simbol kebangkitan olahraga surfing Indonesia di kancah global.

Dengan lolosnya ke WSL Longboard Tour 2026/2027, harapan baru kini terbuka bagi generasi muda peselancar Indonesia untuk mengikuti jejaknya.

Dari ombak Kuta hingga podium dunia, perjalanan Dhea menjadi bukti bahwa kerja keras, keberanian, dan konsistensi mampu mengantarkan mimpi menjadi kenyataan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.