Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Guru Bahasa Inggris dan Murid Full Durasi Diburu Warganet, Benarkah Ada Part 2?

Senin, 18 Mei 2026 09:33 WIB

Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

Senin, 18 Mei 2026 09:30 WIB

Sport Tourism Jadi Magnet Baru, Bandoeng 10K Sukses Dongkrak Ekonomi Kota Kembang

Senin, 18 Mei 2026 09:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Guru Bahasa Inggris dan Murid Full Durasi Diburu Warganet, Benarkah Ada Part 2?
  • Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda
  • Sport Tourism Jadi Magnet Baru, Bandoeng 10K Sukses Dongkrak Ekonomi Kota Kembang
  • Lautan Manusia Padati Gedung Sate, Kemeriahan Kirab Milangkala Tatar Sunda Sukses Hipnotis Warga Bandung
  • Nyaris Degradasi Jadi Pemicu! Begini Kronologi Ricuh Suporter Pasca-Laga PSM Makassar Kontra Persib
  • Program Sekolah Maung Picu Polemik Pendidikan, Pengamat Ungkap Risiko Ketimpangan Baru
  • Bergerak Variatif, Ini Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini 18 Mei 2026
  • Banjir Hadiah Gratis! Klaim 30 Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini Senin 18 Mei 2026 Sebelum Hangus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 18 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lautan Manusia Padati Gedung Sate, Kemeriahan Kirab Milangkala Tatar Sunda Sukses Hipnotis Warga Bandung

By Aga GustianaSenin, 18 Mei 2026 09:22 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyapa warga di acara Milangkala Tatar Sunda di Bandung. (Foto: Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana Kota Kembang berubah menjadi panggung kebudayaan terbuka yang luar biasa semarak pada Sabtu (16/5/2026) malam. Ribuan pasang mata menyemut di kawasan ikonis Gedung Sate hingga sepanjang Jalan Diponegoro demi menyaksikan langsung pergelaran akbar Kirab Milangkala Tatar Sunda yang kaya akan nilai tradisi.

Gelombang masyarakat bahkan sudah mulai membanjiri lokasi sejak sore hari. Mereka rela datang lebih awal demi mengamankan posisi terbaik di pinggir jalan agar bisa melihat dari dekat arak-arakan seni khas yang dibawa oleh perwakilan dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

Panggung Budaya Berjalan Sepanjang 3,5 Kilometer

Parade kebudayaan ini mengambil titik mula dari Kiara Artha Park, kemudian bergerak menyusuri Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, hingga akhirnya mencapai garis finis di pelataran Gedung Sate. Jarak rute sejauh 3,5 kilometer tersebut sukses disulap menjadi lautan seni lewat gemuruh musik daerah, pertunjukan tari tradisional, hingga alunan merdu suara para sinden.

Daya tarik utama ini terbukti ampuh menyedot perhatian warga lintas generasi yang ingin merasakan kembali kehangatan warisan leluhur Sunda di tengah modernisasi kota.

Baca Juga:  Rekomendasi 9 Tempat Wisata Bandung Paling Favorit, dari Alam Sejuk hingga Spot Instagramable

Saking tingginya magnet acara ini, Melly Susilawati (40), seorang warga asal Antapani, mengaku memboyong seluruh keluarganya untuk bersiap di lokasi sejak siang menjelang sore.

“Sengaja datang dari jam setengah tiga sore. Pengen lihat langsung Kang Dedi sama kereta kencana,” kata Melly.

Baca Juga:  Bakal Jadi Plaza Megah, Gedung Sate Segera Terhubung Langsung dengan Gasibu Lewat Proyek Rp15,8 Miliar!

Bagi Melly, festival tahunan seperti ini bukan sekadar hiburan pelepas penat di akhir pekan, melainkan media edukasi yang sangat efektif untuk memperkenalkan akar budaya Sunda kepada anak-cucu. Meski sangat menikmati jalannya acara, ia menyelipkan sedikit evaluasi terkait manajemen kerumunan demi kenyamanan bersama ke depan.

“Tahun depan semoga ada lagi tapi lebih tertata supaya warga lebih nyaman,” ujarnya.

Bandung yang Jauh Lebih Hidup

Kesan mendalam juga dirasakan oleh Andri Aji (29). Pria asal Buahbatu ini memilih area sekitar Taman Lansia bersama anak dan istrinya untuk menikmati jalannya parade. Ia mengaku sangat terpukau dengan konsep arak-arakan yang melintas di hadapan ribuan penonton.

Baca Juga:  Wisata Bandung Terbaru 2025: 15 Tempat Hits yang Wajib Masuk Daftar Liburan Anda

“Paling menarik lihat sinden dan arak-arakan budayanya. Bandung jadi terasa lebih hidup malam ini,” ujarnya.

Pada akhirnya, Kirab Milangkala Tatar Sunda 2026 bukan sekadar agenda seremonial belaka. Event ini sukses menjelma menjadi ruang komunal yang mempertemukan masyarakat Jawa Barat dalam satu harmoni: menjaga, merawat, dan merayakan identitas tradisi mereka agar tetap lestari tak lekang oleh waktu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budaya sunda event bandung Gedung Sate Kirab Milangkala Tatar Sunda wisata bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

Sport Tourism Jadi Magnet Baru, Bandoeng 10K Sukses Dongkrak Ekonomi Kota Kembang

Program Sekolah Maung Picu Polemik Pendidikan, Pengamat Ungkap Risiko Ketimpangan Baru

Iduladha 2026 Sudah Dipastikan! Kemenag Tetapkan 27 Mei sebagai Hari Raya

Kemenag Tentukan Awal Zulhijjah Hari Ini, Jadwal Idul Adha 2026 Segera Diumumkan

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun! Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Terpopuler
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Bocoran 11 Pemain Mewah Incaran Persib Bandung: Ada Patrick Robson hingga Bomber Timnas Irak
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.