Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD

Rabu, 2 September 2026 16:24 WIB

JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Segera Dikoordinasikan Pemkot Bandung

Rabu, 2 September 2026 15:38 WIB

Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?

Rabu, 2 September 2026 13:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD
  • JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Segera Dikoordinasikan Pemkot Bandung
  • Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?
  • Lampu Hijau dari Kepolisian, Super Big Match Persija vs Persib Resmi Manggung di Jakarta
  • Peta Kekuatan Tiga Raksasa Asia Penantang Persib Bandung di Grup E ACL Two 2026/2027
  • Bansos September 2026 Cair? 6 Bantuan Ini Wajib Dicek, Ada Beras hingga KIP Kuliah
  • DPKP Bandung Minta Warga Laporkan Penebangan dan Pembakaran Pohon Ilegal
  • Ranking Liga Indonesia Terjun ke Posisi 20, Persib dan Dewa United Jadi Penyebabnya?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 2 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lautan Manusia Padati Gedung Sate, Kemeriahan Kirab Milangkala Tatar Sunda Sukses Hipnotis Warga Bandung

By Aga GustianaSenin, 18 Mei 2026 09:22 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyapa warga di acara Milangkala Tatar Sunda di Bandung. (Foto: Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana Kota Kembang berubah menjadi panggung kebudayaan terbuka yang luar biasa semarak pada Sabtu (16/5/2026) malam. Ribuan pasang mata menyemut di kawasan ikonis Gedung Sate hingga sepanjang Jalan Diponegoro demi menyaksikan langsung pergelaran akbar Kirab Milangkala Tatar Sunda yang kaya akan nilai tradisi.

Gelombang masyarakat bahkan sudah mulai membanjiri lokasi sejak sore hari. Mereka rela datang lebih awal demi mengamankan posisi terbaik di pinggir jalan agar bisa melihat dari dekat arak-arakan seni khas yang dibawa oleh perwakilan dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

Panggung Budaya Berjalan Sepanjang 3,5 Kilometer

Parade kebudayaan ini mengambil titik mula dari Kiara Artha Park, kemudian bergerak menyusuri Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, hingga akhirnya mencapai garis finis di pelataran Gedung Sate. Jarak rute sejauh 3,5 kilometer tersebut sukses disulap menjadi lautan seni lewat gemuruh musik daerah, pertunjukan tari tradisional, hingga alunan merdu suara para sinden.

Daya tarik utama ini terbukti ampuh menyedot perhatian warga lintas generasi yang ingin merasakan kembali kehangatan warisan leluhur Sunda di tengah modernisasi kota.

Baca Juga:  Geruduk Gedung Sate, Buruk Desak Bey Machmudin Keluarkan SK Skala Upah di Atas Setahun

Saking tingginya magnet acara ini, Melly Susilawati (40), seorang warga asal Antapani, mengaku memboyong seluruh keluarganya untuk bersiap di lokasi sejak siang menjelang sore.

“Sengaja datang dari jam setengah tiga sore. Pengen lihat langsung Kang Dedi sama kereta kencana,” kata Melly.

Baca Juga:  10 Tempat Wisata di Bandung yang Bikin Liburan Serasa ke Luar Negeri

Bagi Melly, festival tahunan seperti ini bukan sekadar hiburan pelepas penat di akhir pekan, melainkan media edukasi yang sangat efektif untuk memperkenalkan akar budaya Sunda kepada anak-cucu. Meski sangat menikmati jalannya acara, ia menyelipkan sedikit evaluasi terkait manajemen kerumunan demi kenyamanan bersama ke depan.

“Tahun depan semoga ada lagi tapi lebih tertata supaya warga lebih nyaman,” ujarnya.

Bandung yang Jauh Lebih Hidup

Kesan mendalam juga dirasakan oleh Andri Aji (29). Pria asal Buahbatu ini memilih area sekitar Taman Lansia bersama anak dan istrinya untuk menikmati jalannya parade. Ia mengaku sangat terpukau dengan konsep arak-arakan yang melintas di hadapan ribuan penonton.

Baca Juga:  Kemenkes Gelar Serangkaian Acara Kesehatan di Bandung, Ada Mini Museum hingga Sarasehan

“Paling menarik lihat sinden dan arak-arakan budayanya. Bandung jadi terasa lebih hidup malam ini,” ujarnya.

Pada akhirnya, Kirab Milangkala Tatar Sunda 2026 bukan sekadar agenda seremonial belaka. Event ini sukses menjelma menjadi ruang komunal yang mempertemukan masyarakat Jawa Barat dalam satu harmoni: menjaga, merawat, dan merayakan identitas tradisi mereka agar tetap lestari tak lekang oleh waktu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budaya sunda Gedung Sate wisata bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD

JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Segera Dikoordinasikan Pemkot Bandung

Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos September 2026 Cair? 6 Bantuan Ini Wajib Dicek, Ada Beras hingga KIP Kuliah

DPKP Bandung Minta Warga Laporkan Penebangan dan Pembakaran Pohon Ilegal

Mayat Wanita dalam Kardus Gegerkan Bandung, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Palembang

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.