Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Daftar Lengkap Keluar-Masuk Pemain Persib 2026/2027: Kuota Asing Menumpuk, Bakal Makan Korban?

Kamis, 13 Agustus 2026 15:37 WIB

Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki

Kamis, 13 Agustus 2026 14:51 WIB

Pertama Sejak 1433, Negara Ini Alami Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Berlangsung

Kamis, 13 Agustus 2026 14:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Lengkap Keluar-Masuk Pemain Persib 2026/2027: Kuota Asing Menumpuk, Bakal Makan Korban?
  • Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki
  • Pertama Sejak 1433, Negara Ini Alami Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Berlangsung
  • Persib Tak Mau Main-main! Latihan Fisik Digenjot Jelang Dewata Challenge Series
  • Kasus Dugaan Penistaan Agama The Sound Project Mencuat, 2 Orang Diamankan Polisi
  • Pemkot Bandung Tertibkan 58 Bangunan di Rajawali Tanpa Relokasi dan Kompensasi
  • Rayakan HUT ke-81 RI, Bandros Cuma Rp81 Selama 16-17 Agustus 2026
  • Rekam Jejak Clareesya: Kreator Bakat Paruh Waktu, Ratu Panggung, dan Badai ‘Gaya Takbir’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Iduladha 2026 Sudah Dipastikan! Kemenag Tetapkan 27 Mei sebagai Hari Raya

By SusanaSenin, 18 Mei 2026 06:00 WIB3 Mins Read
Ilustrasi Idul Adha. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan keputusan tersebut, Hari Raya Iduladha 1447 H atau 2026 M dipastikan akan diperingati pada Rabu, 27 Mei 2026.

Penetapan ini diumumkan langsung oleh Menteri Agama dalam konferensi pers Sidang Isbat penentuan awal Zulhijjah yang digelar di Kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta, pada Minggu (17/5/2026).

Sidang Isbat Libatkan Berbagai Lembaga Nasional

Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah tidak hanya melibatkan Kementerian Agama, tetapi juga dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya perwakilan organisasi masyarakat Islam, Komisi VIII DPR RI, ahli astronomi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta instansi terkait lainnya.

Proses penentuan dilakukan melalui dua metode utama, yakni hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit).

Posisi Hilal Teramati di 88 Titik Pemantauan

Menteri Agama menjelaskan bahwa hasil perhitungan menunjukkan posisi hilal berada pada ketinggian antara 3 derajat 17 menit 33 detik hingga 6 derajat 56 menit 58 detik, dengan sudut elongasi antara 8 derajat 54 menit 49 detik hingga 10 derajat 37 menit 7 detik.

Kemenag sendiri melakukan pemantauan hilal di 88 titik di seluruh wilayah Indonesia. Dari hasil laporan yang masuk, hilal berhasil terlihat oleh dua orang perukyat di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yakni KH S. Azka dan Zarkasi.

Keduanya telah disumpah oleh hakim Pengadilan Agama setempat sebagai bagian dari prosedur resmi rukyatul hilal.

“Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab serta adanya laporan rukyatul hilal yang memenuhi ketentuan, Sidang Isbat secara mufakat menetapkan bahwa 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026 Masehi,” ujar Menteri Agama.

Imbauan Menag Jelang Iduladha

Lebih lanjut, Menteri Agama berharap keputusan ini dapat menjadi pedoman bagi umat Islam di Indonesia dalam menjalankan rangkaian ibadah bulan Zulhijjah, mulai dari puasa Tarwiyah, puasa Arafah, hingga pelaksanaan salat Iduladha dan ibadah kurban.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memaksimalkan ibadah di hari-hari menjelang Iduladha sebagai bentuk peningkatan ketakwaan.

“Semoga momentum Iduladha ini dapat memperkuat kebersamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan persatuan sebagai satu bangsa,” ujarnya.

Doa untuk Jemaah Haji Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama turut mendoakan para jemaah haji Indonesia yang saat ini sedang menunaikan ibadah di Tanah Suci Arab Saudi.

Ia berharap seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar dan para jemaah kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur dan mabrurah.

Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia kini memiliki kepastian jadwal untuk menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M yang tinggal menghitung hari.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki

Pertama Sejak 1433, Negara Ini Alami Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Berlangsung

Kasus Dugaan Penistaan Agama The Sound Project Mencuat, 2 Orang Diamankan Polisi

Pemkot Bandung Tertibkan 58 Bangunan di Rajawali Tanpa Relokasi dan Kompensasi

Kasus Penebangan 35 Pohon di Bandung Makin Panas, Farhan Janji Ungkap Dalangnya

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos BPNT Agustus 2026 Masih Dicairkan, Begini Cara Cek Penerima Rp600 Ribu

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.