Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki

Kamis, 13 Agustus 2026 14:51 WIB

Pertama Sejak 1433, Negara Ini Alami Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Berlangsung

Kamis, 13 Agustus 2026 14:42 WIB

Persib Tak Mau Main-main! Latihan Fisik Digenjot Jelang Dewata Challenge Series

Kamis, 13 Agustus 2026 14:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki
  • Pertama Sejak 1433, Negara Ini Alami Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Berlangsung
  • Persib Tak Mau Main-main! Latihan Fisik Digenjot Jelang Dewata Challenge Series
  • Kasus Dugaan Penistaan Agama The Sound Project Mencuat, 2 Orang Diamankan Polisi
  • Pemkot Bandung Tertibkan 58 Bangunan di Rajawali Tanpa Relokasi dan Kompensasi
  • Rayakan HUT ke-81 RI, Bandros Cuma Rp81 Selama 16-17 Agustus 2026
  • Rekam Jejak Clareesya: Kreator Bakat Paruh Waktu, Ratu Panggung, dan Badai ‘Gaya Takbir’
  • Kasus Penebangan 35 Pohon di Bandung Makin Panas, Farhan Janji Ungkap Dalangnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pertama Sejak 1433, Negara Ini Alami Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Berlangsung

By Aga GustianaKamis, 13 Agustus 2026 14:42 WIB2 Mins Read
Ilustrasi gerhana. (Foto: Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gumpalan awan mendung dan curahan hujan menyelimuti wilayah barat Islandia saat fenomena langka Gerhana Matahari Total (GMT) menyapa kawasan tersebut pada Rabu (12/8/2026). Kendati cuaca buruk sempat membuyarkan harapan ribuan pasang mata yang berkumpul, detik-detik saat piringan bulan menutup rapat cahaya matahari tetap mengubah suasana siang menjadi layaknya malam hari.

Dikutip dari laporan AFP, Kamis (13/8/2026), kawasan Keflavik yang berjarak 50 kilometer di sebelah barat daya Reykjavik mendadak diselimuti kegelapan pekat tepat pukul 17.47 waktu setempat.

Bagi warga lokal maupun pelancong mancanegara, momen astronomis ini menjadi sejarah penting. Pasalnya, ini merupakan kali pertama ibu kota Reykjavik dilintasi jalur gerhana matahari total secara langsung sejak 600 tahun silam, atau tepatnya pada 1433.

Rasa penasaran tinggi juga dirasakan oleh Saevar Helgi Bragason, seorang komunikator sains sekaligus astronom kenamaan setempat.

Impian Saevar untuk menyaksikan peristiwa ini secara sempurna sejatinya telah dipupuk selama satu dekade terakhir, yaitu semenjak ia mengamati gerhana matahari parsial di bumi Islandia pada 20 Maret 2015.

Akan tetapi, proyeksi cuaca yang memperkirakan hadirnya kumpulan awan tebal di detik-detik puncak penutupan matahari sempat menyisakan rasa gundah di hatinya.

“Rasanya hampir seperti kehilangan seseorang,” kata Saevar kepada AFP sesaat sebelum peristiwa itu berlangsung.

Secara durasi, kawasan tebing Latrabjarg di ujung paling barat Islandia menjadi titik pengamatan dengan fase kegelapan terlama, yakni mencapai 2 menit 13 detik.

Di sisi lain, publik serta turis yang memadati area pusat kota Reykjavik di bagian selatan hanya sempat merasakan fase puncak kegelapan selama kurun waktu sedikit di atas satu menit.

Daya tarik fenomena antariksa ini terbukti sukses mendongkrak sektor pariwisata Islandia hingga memicu lonjakan reservasi penginapan. Kamar-kamar hotel di wilayah Reykjavik hingga pelosok barat dilaporkan tak tersisa.

Uniknya, sebuah penginapan di Desa Breidavik bahkan mencatat pesanan kamar pertama khusus untuk agenda pengamatan gerhana ini sejak 14 tahun yang lalu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Fenomena Astronomi Gerhana Islandia 2026 gerhana matahari total
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki

Kasus Dugaan Penistaan Agama The Sound Project Mencuat, 2 Orang Diamankan Polisi

Pemkot Bandung Tertibkan 58 Bangunan di Rajawali Tanpa Relokasi dan Kompensasi

Kasus Penebangan 35 Pohon di Bandung Makin Panas, Farhan Janji Ungkap Dalangnya

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos BPNT Agustus 2026 Masih Dicairkan, Begini Cara Cek Penerima Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Resmi Pimpin PWI Jabar, Raih Kemenangan Mutlak di Konferprov 2026

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.