bukamata.id – Sebagai lembaga keuangan daerah yang berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, bank bjb kembali mempertegas perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Melalui sinergi strategis dengan Badan Pengelola Kawasan Rebana (BP Rebana), bank bjb menggelar Rebana CEO Club pada Senin, 27 Oktober 2025, sebagai ajang kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transformasi ekonomi wilayah.
Acara ini turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kepala BP Kawasan Rebana Helmy Yahya, Direktur Utama bank bjb Yusuf Saadudin, serta jajaran direksi bank bjb — Nunung Suhartini (Direktur Konsumer & Ritel) dan Mulyana (Direktur Korporasi & UMKM) — bersama perwakilan dunia usaha, akademisi, dan pelaku industri dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Rebana sebagai Poros Pertumbuhan Ekonomi Baru
Forum bertajuk “Rebana as Indonesia’s New Growth Corridor: Opportunities, Challenges, and Collective Action” ini dirancang sebagai wadah dialog strategis antar pemimpin industri, pengembang kawasan, penyedia infrastruktur, serta perguruan tinggi dari tujuh kabupaten/kota di wilayah Rebana Metropolitan.
bank bjb memandang forum ini bukan sekadar ajang diskusi, melainkan langkah nyata memperkuat peran sektor keuangan dalam mendorong pertumbuhan kawasan industri baru di Jawa Barat. Sebagai bank pembangunan daerah terbesar di provinsi ini, bank bjb hadir untuk memastikan akses pembiayaan dan layanan keuangan yang inklusif bagi pelaku usaha di kawasan Rebana.
Kawasan Strategis dengan Potensi Besar
Rebana Metropolitan mencakup tujuh wilayah utama — Subang, Majalengka, Indramayu, Cirebon, Kuningan, Sumedang, dan Kota Cirebon — yang tengah berkembang menjadi koridor industri modern. Wilayah ini terhubung langsung dengan infrastruktur utama seperti Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, dan Tol Trans-Jawa, menjadikannya salah satu kawasan paling prospektif di Indonesia.
bank bjb menilai kawasan ini memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru, menarik investasi domestik dan asing, serta memperkuat daya saing industri lokal. Melalui kolaborasi dengan BP Rebana, bank bjb siap menjadi mitra keuangan utama yang mendukung pembangunan proyek strategis serta ekosistem industri yang inklusif.
Kolaborasi Publik-Swasta untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Kemitraan antara bank bjb dan BP Rebana menjadi bukti pentingnya sinergi antara sektor publik dan swasta dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan di Jawa Barat bagian utara, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor industri dan UMKM.
Dalam forum tersebut, Direktur Utama bank bjb Yusuf Saadudin menegaskan bahwa lembaganya akan terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku industri, termasuk sektor manufaktur, infrastruktur, dan jasa pendukung di kawasan Rebana. “Kami berkomitmen menjadi mitra strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang berdaya saing global,” ujarnya.
Dukungan untuk Pembangunan dan SDM Berkualitas
Selain pembiayaan proyek strategis, bank bjb juga menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan dan penyedia tenaga kerja untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di kawasan industri. Upaya ini menjadi bagian dari strategi bank bjb dalam memastikan transformasi ekonomi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM lokal.
Melalui pendekatan tersebut, bank bjb berharap lahir ekosistem industri yang kuat, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan Rebana.
Hilirisasi Industri dan Inklusi Keuangan
Dukungan bank bjb terhadap program BP Rebana juga menjadi bagian dari upaya mempercepat hilirisasi industri manufaktur di Jawa Barat. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan provinsi ini sebagai pusat pertumbuhan teknologi dan industri baru di Indonesia.
bank bjb turut mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap kegiatan pembiayaan dan investasi. Melalui penerapan konsep keuangan hijau (green financing) dan digitalisasi layanan, bank bjb memperluas jangkauan pembiayaan produktif — dari sektor besar hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan industri.
Transformasi Digital dan Ekonomi Inklusif
Sebagai bagian dari transformasi digitalnya, bank bjb terus memperbarui layanan berbasis teknologi untuk mempermudah proses pembiayaan dan transaksi perbankan bagi pelaku usaha di wilayah Rebana. Inovasi digital ini menjadi pondasi penting dalam memperkuat efisiensi layanan dan mendorong inklusi keuangan di seluruh Jawa Barat.
Selain itu, forum Rebana CEO Club menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi antara dunia usaha, akademisi, dan pemerintah. Dengan terbentuknya ruang dialog yang terbuka, diharapkan kebijakan ekonomi dan pembiayaan dapat berjalan lebih sinkron dan efektif.
Membangun Masa Depan Ekonomi Jawa Barat
Dalam jangka panjang, sinergi antara bank bjb dan BP Rebana diyakini akan menciptakan multiplier effect bagi berbagai sektor ekonomi — mulai dari perdagangan, transportasi, hingga pariwisata. Pertumbuhan kawasan industri akan membawa dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan perluasan kesempatan kerja.
Sebagai bank kebanggaan warga Jawa Barat, bank bjb berkomitmen terus berinovasi dan beradaptasi terhadap dinamika ekonomi global. Dukungan terhadap pengembangan kawasan strategis seperti Rebana menjadi bentuk nyata peran bank bjb dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah menuju masa depan yang tangguh dan berdaya saing tinggi
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











