Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Selasa, 15 September 2026 20:44 WIB

Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia

Selasa, 15 September 2026 20:35 WIB

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Selasa, 15 September 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
  • Pekan Ketiga Super League Memanas! Persib ke Jepara, Persija Kontra Java United
  • Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara
  • Persib Kontra FC Seoul di ACL Two, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live
  • Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA
  • Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi Satir Bu Guru Sukabumi: Bongkar Paket MBG yang Tak Manusiawi, Jeruk Satu Biji Buat Tiga Hari!

By Aga GustianaRabu, 4 Maret 2026 09:36 WIB3 Mins Read
Viral MBG di Sukabumi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi miris paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Sukabumi mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Bukan tanpa alasan, video tersebut menampilkan porsi makanan yang dianggap jauh dari standar gizi yang dicanangkan pemerintah.

Kejadian ini berlokasi di sebuah madrasah di Kecamatan Ciracap, Sukabumi. Dalam rekaman yang beredar, tampak seorang tenaga pendidik menunjukkan betapa minimnya asupan yang diterima oleh para siswa.

Sentilan Satire: Satu Jeruk Dibagi Tiga

Sosok di balik video tersebut adalah Siti Mardiah, seorang guru di madrasah wilayah Cileles. Dengan nada satir yang kental, ia memperlihatkan satu per satu isi paket yang disebut sebagai jatah makan untuk tiga hari sekaligus (Senin hingga Rabu).

Instruksi Siti dalam video tersebut terdengar ironis sekaligus menyayat hati:

  • Lauk Tempe: Satu potong tempe goreng dalam plastik kecil yang harus dihemat agar cukup untuk tiga hari.
  • Abon: Satu wadah kecil abon yang diminta untuk dikonsumsi sedikit demi sedikit (sacuil-sacuil).
  • Buah Jeruk: Satu buah jeruk utuh yang diinstruksikan untuk dibagi menjadi tiga bagian agar anak-anak tetap bisa makan buah setiap harinya.
Baca Juga:  Prabowo Ungkap Penghematan Rp308 Triliun, Sebagian untuk MBG

“Satu jeruk ini untuk tiga hari. Bisa dibagi tiga siung,” ujar Siti dalam bahasa Sunda dalam video yang diambil pada Selasa (3/3/2025).

Jeritan Hati Guru: “Mana Gizi yang Dijanjikan?”

Saat dikonfirmasi, Siti Mardiah menegaskan bahwa aksinya tersebut merupakan bentuk protes atas realita di lapangan yang sangat kontras dengan janji program pemerintah. Ia mengaku mendapatkan informasi dari pihak pengantar bahwa paket seadanya itu memang diperuntukkan sebagai jatah tiga hari bagi siswa kelas bawah (kelas 1, 2, dan 3).

Baca Juga:  Warganet 'Roast' Menu MBG, Bandingkan Kualitasnya dengan Paket Nasi Murah di Supermarket

Siti mempertanyakan transparansi anggaran program tersebut. Menurutnya, jika anggaran per anak mencapai Rp8.000, menu yang sampai ke tangan siswa jelas tidak mencerminkan nilai tersebut.

“Secara tidak langsung saya ingin katakan bahwa ini tidak layak. Katanya membayar ahli gizi, tapi kenyataannya makanannya tidak bergizi,” keluh Siti.

Menu “Irit” yang Jadi Keluhan Wali Murid

Tak hanya lauk pauk kering, Siti juga membeberkan menu lain yang tak kalah memprihatinkan. Ia menyebutkan menu nasi ayam hanya berisi irisan daging yang sangat tipis. Selain itu, siswa juga menerima roti dan susu sebagai pelengkap.

Baca Juga:  Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi

Kondisi ini nyatanya sudah lama memicu keresahan di kalangan orang tua murid. Tak hanya siswa, para guru di sekolah tersebut pun mendapatkan jatah yang sama persis, tanpa ada perbaikan kualitas.

Hingga saat ini, video sindiran tersebut masih terus dibagikan dan memicu diskusi publik. Banyak pihak berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap distribusi dan pengawasan program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan dampak kesehatan bagi generasi penerus bangsa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Makan Bergizi Gratis MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.