Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?

Selasa, 3 November 2026 09:00 WIB

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Selasa, 3 November 2026 08:04 WIB

Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?

Selasa, 3 November 2026 07:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?
  • Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS
  • Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

By Aga GustianaSelasa, 15 September 2026 20:27 WIB2 Mins Read
Ilustrasi jenazah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nahas menimpa Sariyah (69). Warga Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ini ditemukan meregang nyawa akibat terjatuh ketika berupaya memadamkan kobaran api yang melalap area kebun bambu miliknya pada Selasa (15/9/2026).

Insiden tragis yang merenggut nyawa lansia tersebut berlangsung di Kampung Ciwalahar RT 001/RW 001, Desa Cidadap, sekitar pukul 11.30 WIB. Korban sendiri merupakan warga asal Kampung Hegarmanah di desa yang sama.

Musibah ini bermula ketika korban melakukan aktivitas pembakaran sampah di sekitar pekarangan rumahnya. Tak disangka, lidah api bergerak liar dengan cepat dan menyambar vegetasi bambu yang berada tepat di samping titik pembakaran.

Panik melihat situasi yang tak terkendali, korban berinisiatif menjinakkan api seorang diri. Diduga kuat, pekatnya kepulan asap pekat membuat korban kekurangan oksigen, mengalami sesak napas akut, hingga akhirnya tumbang tak sadarkan diri di tengah kepungan asap.

Baca Juga:  Setiap Hari Menantang Bahaya, Pelajar di Sukabumi Lewati Jembatan Nyaris Roboh

Dede, anak sekaligus saksi mata di lokasi, mengungkapkan bahwa sang ibu memiliki riwayat gangguan jantung. Ia menduga ibunya mengalami syok berat serta kaget luar biasa saat mendapati api membesar, yang kemudian berujung pada kepergiannya untuk selama-lamanya di tempat kejadian.

Baca Juga:  Jamaah Haji Jabar Siap Menuju Puncak Ibadah Haji 2025, Fokus pada Kesehatan dan Koordinasi Pelayanan

Respons Cepat Petugas Gabungan

Mendapatkan laporan darurat dari warga sekitar, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Sagaranten, Koramil 2211 Sagaranten, Damkar Pos Sagaranten, Satpol PP, P2BK Cidadap, unsur Tagana, serta pemerintah desa langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Petugas P2BK Cidadap, Didik, mengonfirmasi bahwa amukan si jago merah berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam kurun waktu sekitar tiga puluh menit, sehingga potensi bahaya yang mengancam kawasan permukiman berhasil dihindari.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Luas lahan kebun bambu yang terbakar sekitar 200 meter persegi. Kebakaran tidak sampai merambat ke rumah warga,” ujar Didik saat dikonfirmasi.

Baca Juga:  7 Fakta Kasus Raya Sukabumi Meninggal karena Infeksi Cacing

Selepas menjinakkan api, aparat kepolisian bersama unsur terkait segera melakukan sterilisasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta mengevakuasi jenazah korban untuk segera diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman.

Peristiwa pilu ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat luas agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya untuk menghindari aksi bakar sampah sembarangan di dekat lahan kering demi mencegah bencana serupa terulang kembali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kebun bambu lansia Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.