Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya

Jumat, 30 Oktober 2026 15:57 WIB

KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!

Jumat, 30 Oktober 2026 15:19 WIB

Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam

Jumat, 30 Oktober 2026 13:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam
  • Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
  • Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

2 Hari Diguyur Hujan Deras, 20 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Terdampak Banjir

By Aga GustianaRabu, 4 Desember 2024 17:53 WIB2 Mins Read
Banjir bandang di Sukabumi. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat terdapat 20 kecamatan dengan sebaran 27 desa terdampak banjir akibat guyuran hujan deras selama dua hari terakhir.

Bahkan, dampak signifikan akibat luapan air dari bagian hilir ini terjadi di Palabuhanratu yang notabene sebagai ibu kota Kabupaten Sukabumi.

“Selama dua hari terakhir, Kabupaten Sukabumi diguyur hujan deras yang merata di seluruh wilayah. Akibatnya, 20 kecamatan dan 27 desa terdampak bencana,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena dikutip Rabu (4/12/2024).

Kecamatan yang terdampak banjir terparah yakni Sagaranten dan Pabuaran. Dilaporkan, tercatat sekitar 70 rumah terdampak di Pabuaran, jumlah tersebut diperkiarakan bertambah karena kondisi banjir masih tinggi.

Baca Juga:  Mulai Lelah, Warganet Desak Pemkot Bandung Serius Tuntaskan Banjir: Tolong Pencerahannya!

Sementara itu, korban yang tertimbun longsor di Kecamatan Gegerbitung tengah dalam pencarian oleh tim BPBD dan Forkopimcam setempat.

“Pencarian masih berlangsung, kami terus bergerak untuk membantu warga,” ungkapnya.

Selain itu, dilaporkan juga akses jalan Provinsi Baros-Sagaranten terputus yang membuat pergerakan menuju wilayah selatan terhambat. Hanya tersisa satu jalur melalui Cikembar dan Jampang Tengah.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Mengintai Sumedang, Warga Diminta Lakukan Langkah Antisipasi

Wilayah lain yang terdampak cuaca ekstrem ini ada di jalur sabuk Geopark Ciletuh. Dilaporkan dua titik di lokasi tersebut terdampak.

Satu jalur Simpenan-Loji terputus total dan beberapa jembatan nyaris putus akibat luapan banjir.

“Geopark jalur Simpenan-Loji, titik longsornya di daerah Sangrawayan. Satu lagi jembatan Cisanti, Simpenan,” ungkapnya.

Adapun bencana lain adalah pergerakan tanah yang masih terjadi di Kecamatan Cikembar. 42 warga terpaksa harus diungsikan ke kantor desa.

Baca Juga:  Luapan Sungai Cikapundung di Kampung Lamajang Dayeuhkolot Rusak Rumah Warga

“Kami menghadapi tantangan dalam melaporkan kondisi terkini karena beberapa wilayah mengalami gangguan komunikasi. Namun, tim terus bekerja keras untuk mengevakuasi warga dan memberikan laporan terbaru,” ucap Deden.

“Hingga saat ini, kami masih mendata dampak yang terjadi, termasuk dua ruas jalan provinsi yang tidak bisa diakses. Kami berharap jalur nasional antara Cikembang menuju Palabuhanratu bisa kembali dibuka sore ini,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir BPBD Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya

Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.