Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Jumat, 30 Oktober 2026 11:45 WIB

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Jumat, 30 Oktober 2026 11:23 WIB

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Jumat, 30 Oktober 2026 11:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
  • Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya
  • Jadwal Persib vs Isen Mulang Kalteng FC di Super League, Cek Harga Tiketnya
  • Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi
  • Harga Emas Antam Anjlok Lagi! Hari Ini Dibanderol Rp 2.546.000 per Gram
  • Bansos Digital Meluncur 10 November? Luhut Targetkan 100 Juta Warga Terdaftar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

By SusanaJumat, 30 Oktober 2026 11:12 WIB2 Mins Read
Ilustrasi hujan. (Foto/Ilustrasi/Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat serta pemangku kepentingan di Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan pada akhir Oktober hingga awal November 2026.

Berdasarkan prakiraan cuaca sepekan BMKG, Jawa Barat termasuk wilayah yang perlu mewaspadai peningkatan hujan. Potensi tersebut diperkirakan terjadi dalam dua periode, yakni 30 Oktober–1 November 2026 dan 2–5 November 2026.

Penyebab Hujan di Jawa Barat

Peningkatan potensi hujan di wilayah barat dan selatan Indonesia, termasuk Jawa Barat, dipicu kombinasi sejumlah fenomena atmosfer regional.

Baca Juga:  Cuaca Cerah Berawan di Cimahi Hari Ini, Cek Informasi Lengkapnya!

BMKG mencatat adanya penjalaran gelombang Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berinteraksi dengan konvergensi massa udara serta labilitas atmosfer yang cukup kuat. Kondisi tersebut mendorong pembentukan awan hujan.

Selain MJO, kemunculan Bibit Siklon Tropis 91B di Laut Andaman dan pola sirkulasi siklonik di Laut Natuna turut membentuk zona perlambatan dan pertemuan angin. Situasi ini memicu pertumbuhan awan konvektif yang dapat menghasilkan hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Baca Juga:  Sentil BRIN, BMKG Imbau Tak Gunakan Istilah Tornado untuk Peristiwa Bencana di Sumedang-Bandung

Terjadi di Tengah Musim Kemarau

Fenomena hujan ini terjadi saat sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi suhu udara tinggi dan kondisi kering akibat pengaruh El Nino kategori sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif.

Meski musim kemarau masih berlangsung, BMKG mengingatkan bahwa hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat tetap perlu diwaspadai karena berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Baca Juga:  Fenomena Awan Petir di Bandung, BMKG Imbau Warga Waspada

Potensi Risiko yang Perlu Diwaspadai

BMKG mengimbau masyarakat di Jawa Barat mewaspadai sejumlah potensi risiko berikut:

  1. Sambaran petir dan angin kencang saat terjadi hujan konvektif.
  2. Genangan air di kawasan permukiman maupun ruas jalan.
  3. Longsor di wilayah lereng dan perbukitan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG cuaca Jawa Barat hujan lebat Jawa Barat prakiraan cuaca BMKG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya

Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Digital Meluncur 10 November? Luhut Targetkan 100 Juta Warga Terdaftar

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cair Rp600 Ribu! Begini Cara Cek dan Ambil BPNT Oktober-Desember 2026

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.