Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Minggu, 1 November 2026 20:03 WIB

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Minggu, 1 November 2026 19:41 WIB

Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati

Minggu, 1 November 2026 19:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Prabowo Ungkap Penghematan Rp308 Triliun, Sebagian untuk MBG

By Aga GustianaJumat, 13 Februari 2026 20:30 WIB4 Mins Read
Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Instagram @presidenrepubliindonesia.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pada tahun pertama pemerintahannya menghasilkan penghematan fiskal dalam jumlah signifikan. Dalam forum ekonomi nasional di Jakarta, ia menyebut angka penghematan mencapai Rp 308 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat berbicara dalam ajang Indonesia Economy Outlook yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026. Di hadapan pelaku usaha dan pemangku kepentingan ekonomi, ia menekankan bahwa ruang fiskal yang tercipta dari kebijakan pemangkasan belanja itu masih berpotensi diperluas.

“Kami bisa lakukan lebih besar lagi,” ujar dia.

Efisiensi untuk Program Prioritas

Menurut Prabowo, dana hasil penghematan tidak dibiarkan mengendap, melainkan dialihkan untuk mendukung program-program prioritas pemerintah. Salah satu yang disebut secara khusus adalah program makan bergizi gratis (MBG), yang menjadi andalan dalam agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai, pengalihan anggaran ke sektor yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat jauh lebih tepat dibandingkan membiarkan dana publik terserap pada pos-pos yang dinilai kurang produktif.

“Perjalanan luar negeri, seremoni tak perlu, rapat, seminar, diskusi, dan sebagainya,” kata Ketua Umum Partai Gerindra itu, menyebut sejumlah contoh pengeluaran yang menurutnya dapat ditekan.

Baca Juga:  Sorak Sorai Siswa Sambut Prabowo saat Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Dalam pandangannya, kebiasaan belanja birokrasi yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat harus diubah. Pemerintah, kata dia, perlu menggeser orientasi dari rutinitas administratif menuju aksi konkret yang terasa manfaatnya.

Kritik terhadap Pola Pengambilan Kebijakan

Lebih jauh, Prabowo juga menyoroti budaya pembuatan kajian dan analisis yang dinilai berlebihan dalam proses perumusan kebijakan. Ia berpandangan bahwa pemerintah seharusnya tidak terjebak pada prosedur yang memakan waktu dan biaya besar apabila persoalan di lapangan sudah jelas terlihat.

“Desa memerlukan jembatan, buat. Rakyat lapar, cari pangan. Tidak perlu terlalu banyak analisis,” ucap dia.

Pernyataan tersebut menggambarkan pendekatan yang lebih eksekutif dan langsung dalam tata kelola pemerintahan. Ia mengisyaratkan bahwa birokrasi harus responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat, tanpa berlarut-larut dalam proses administratif yang dinilai tidak efisien.

Dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, Prabowo memang kerap menekankan pentingnya kecepatan dan ketegasan dalam eksekusi kebijakan. Baginya, tantangan ekonomi dan sosial tidak dapat dijawab hanya dengan diskusi panjang, tetapi memerlukan tindakan nyata.

MBG Disebut Tetap dalam Koridor APBN

Di hari yang sama, Prabowo kembali menyinggung isu pengelolaan fiskal saat menghadiri peresmian sekaligus groundbreaking SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi) atau dapur MBG yang juga difungsikan sebagai Gudang Ketahanan Pangan Polri di kawasan Polsek Palmerah, Jakarta Barat.

Baca Juga:  Ahli Gizi Beri Tips Atasi Anak Picky Eater saat Ikut Program Makan Bergizi Gratis

Menanggapi kritik yang menyebut program MBG berpotensi membebani keuangan negara, ia menegaskan bahwa pelaksanaannya tetap berada dalam batas disiplin fiskal yang telah ditetapkan.

“APBN tidak keluar dari parameter yang ditetapkan. Defisit masih di bawah batas yang ditetapkan, 3 persen,” tutur Prabowo.

Batas defisit maksimal 3 persen terhadap produk domestik bruto selama ini menjadi acuan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan pernyataan tersebut, Presiden ingin memastikan bahwa agenda prioritas tidak mengorbankan stabilitas fiskal.

Ia juga menilai anggapan bahwa MBG menghamburkan uang negara tidak berdasar. Menurutnya, narasi tersebut kerap muncul dari kalangan yang konsisten mengkritik program-program strategis pemerintah.

Prabowo menyebut pandangan itu sebagai kekeliruan dalam membaca arah kebijakan. Pemerintah, kata dia, justru tengah berupaya memastikan setiap rupiah anggaran digunakan untuk kepentingan publik yang nyata.

Ruang Fiskal dan Tantangan Ke Depan

Klaim penghematan Rp 308 triliun menjadi sorotan tersendiri di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Efisiensi anggaran kerap menjadi strategi pemerintah di berbagai negara untuk menjaga kesehatan fiskal tanpa harus memangkas belanja sosial.

Baca Juga:  Dari Keracunan Massal hingga Dapur Fiktif, Program MBG Perlu Evaluasi Menyeluruh

Namun, efektivitas kebijakan tersebut tetap bergantung pada konsistensi pelaksanaan dan pengawasan di lapangan. Pengalihan anggaran dari belanja birokrasi ke program sosial memerlukan tata kelola yang transparan agar benar-benar berdampak pada masyarakat.

Dengan penekanan pada aksi cepat dan pemangkasan pos yang dianggap tidak prioritas, Prabowo tampak ingin membangun citra pemerintahan yang gesit dan berorientasi hasil. Di sisi lain, tantangan tetap terbuka, terutama dalam menjaga keseimbangan antara percepatan program dan akuntabilitas publik.

Di forum ekonomi tersebut, pesan utama yang disampaikan Presiden cukup tegas: efisiensi bukan sekadar pengurangan angka di atas kertas, melainkan perubahan cara pandang dalam menggunakan uang negara. Pemerintah, menurutnya, harus memastikan anggaran bekerja untuk rakyat, bukan sebaliknya.

Dengan berbagai pernyataan itu, arah kebijakan fiskal pemerintahan Prabowo pada tahun pertamanya memperlihatkan fokus pada efisiensi, realokasi, dan program prioritas berbasis kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Makan Bergizi Gratis MBG Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.