Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Selasa, 15 September 2026 21:36 WIB

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Selasa, 15 September 2026 20:44 WIB

Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia

Selasa, 15 September 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
  • Pekan Ketiga Super League Memanas! Persib ke Jepara, Persija Kontra Java United
  • Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara
  • Persib Kontra FC Seoul di ACL Two, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live
  • Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ahli Gizi Beri Tips Atasi Anak Picky Eater saat Ikut Program Makan Bergizi Gratis

By Putra JuangSabtu, 11 Januari 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Pelajar MI Gelarsari, Kampung Gelarsari, Desa Boyongsari, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi saat menikmati makan bergizi gratis. ANTARA/Aditya Rohman
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah diterapkan di sejumlah sekolah dengan memberikan paket makanan yang terdiri dari nasi, sayuran, lauk-pauk, dan buah.

Beberapa sekolah juga mendapatkan susu pada paket makanan. Meski program ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan gizi anak-anak, kenyataannya tidak semua murid menghabiskan makanan yang disediakan.

Lantas, bagaimana dengan anak yang suka pilih-pilih makanan atau picky eater? Pengurus Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) sekaligus Dosen Kesehatan Gizi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Fahmi Arif Tsani merespons hal tersebut.

“Memang sangat lumrah terjadi pada anak terkait kesukaan menu makanan. Untuk menyiasati ada 3 hal yaitu edukasi, evaluasi, dan modifikasi varian menu,” ucap Fahmi dikutip laman NU Online, Sabtu (11/1/2025).

Baca Juga:  Komunitas IBBC Bandung Dorong Anak Indonesia Aktif Tanpa Gadget

Menurutnya, para guru bisa membantu memberikan edukasi kepada anak-anak untuk menyadarkan perlunya kandungan gizi yang seimbang dalam ragam makanan, agar anak-anak tidak pantangan terhadap makanan tertentu.

“Mengedukasi anak untuk menyukai dan menyadarkan gizi seimbang yang diperoleh dari bahan variasi makanan,” ujarnya.

Selain itu, penyelenggara atau vendor Makan Bergizi Gratis menurutnya perlu evaluasi makanan untuk daya tarik anak.

“Perlu evaluasi, memperhatikan, daya terima dari makanan tersebut oleh si penikmat makanan yakni anak, bagaimana rasanya? apa yang ia sukai?” ungkapnya.

Fahmi menjelaskan, Evaluasi ini berguna untuk mengetahui makanan tertentu yang banyak disukai anak dan daya terima makanan tersebut.

Baca Juga:  Bukan Melindungi, Penyediaan Alat Kontrasepsi di Sekolah Dinilai Merusak Anak

“Apa yang kemudian yang itu tidak disukai oleh anak kita bisa menganalisis. Maka penting evaluasi mungkin dari cara pengolahan, rasa, daya terimanya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fahmi mengatakan perlu menu makanan dimodifikasi. Menurutnya ini merupakan salah satu upaya yang penting dalam rangka memperbaiki asupan dan daya terima anak terhadap makanan.

“Orang yang menyiapkan makanan perlu memodifikasi menu yang sesuai dengan daya terima anak. Misal anak tidak suka nasi selain perlu melakukan penyadaran juga bisa mengganti karbohidrat yang jumlahnya seimbang dari jenis makanan selain nasi misalnya roti, bihun, daging diganti ayam, tahu ganti tempe dan lainnya,” paparnya.

Baca Juga:  Efek Samping Obat dan Konsumsi Minuman Manis Jadi Faktor Tingginya Pasien Cuci Darah Anak di Jabar

Menurutnya, penyelenggara juga bisa memodifikasi cara pengolahannya. Misal anak tidak suka makanan yang pengolahannya direbus, bisa diganti dengan ditumis, digoreng atau dipanggang.

“Atau juga bisa cara penyajiannya bisa dihias supaya menarik perhatian anak agar bisa menerima,” imbuhnya.

Menurutnya, pihak penyelenggara bisa membuat siklus menu atau adanya jadwal yang mengatur jenis makanan yang pengolahan setiap harinya.

“Misal hari pertama dan kedua apa menunya berbeda dan terjadwal seterusnya, biasanya menu berdasarkan hari lebih bagus karena bisa mengurangi kebosanan dan meningkatkan daya terima,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak Makan Bergizi Gratis Program MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List

Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah

Maudy Ayunda Minta Maaf dan Akui Ada Privilese, Warganet: Pick Me Banget!

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 10.000 per Gram, Waktunya Borong?

Game Free Fire

Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Peluang Emas Hari Ini: Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp150.000 Lewat Fitur Resmi Terbaru

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.