Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cek Bansos PKH Tahap 3 2026 Pakai NIK KTP, Segera Cek Nama Anda di Sini

Senin, 17 Agustus 2026 22:28 WIB

PSSI Cabut Larangan Suporter Away, Umuh Muchtar Singgung Persib dan Laga Panas Lawan Persija

Senin, 17 Agustus 2026 22:17 WIB

Nekat Terobos Kobaran Api Sepulang Sekolah, Aksi ‘Superman’ Asal Kalimantan Ini Bikin Dunia Heboh

Senin, 17 Agustus 2026 21:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek Bansos PKH Tahap 3 2026 Pakai NIK KTP, Segera Cek Nama Anda di Sini
  • PSSI Cabut Larangan Suporter Away, Umuh Muchtar Singgung Persib dan Laga Panas Lawan Persija
  • Nekat Terobos Kobaran Api Sepulang Sekolah, Aksi ‘Superman’ Asal Kalimantan Ini Bikin Dunia Heboh
  • Lagi-Lagi Bikin Polemik! Doa HUT RI Menag Bikin Publik Curiga Ada Maksud Politik?
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
  • Dugaan Match Fixing di Piala AFF 2026: Federasi Laos Soroti Empat Pemain Usai Hancur Lebur di Grup B
  • Bansos Agustus 2026 Cair! Cek PKH dan BPNT Tahap 3, Ini Data KPM Terbaru
  • Detik-detik ODGJ Terobos Upacara HUT ke-81 RI di Indramayu, Nyaris Peluk Bupati Lucky Hakim
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bapak Berkumis Temani Anak Gadisnya Nonton Konser, Alasannya Bikin Iri!

By Aga GustianaJumat, 17 April 2026 18:15 WIB5 Mins Read
Bapak berkumis temani anak nonton konser. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sabtu, 11 April 2026, area ICE BSD, Tangerang, berubah menjadi lautan hijau neon. Ribuan penggemar K-Pop, yang didominasi oleh remaja perempuan, berkumpul dengan semangat membara untuk menyaksikan penampilan perdana NCT WISH di Indonesia. Teriakan histeris memanggil nama Sakuya, Ryo, dan kawan-kawan mengguncang gedung. Namun, di tengah kerumunan anak muda yang tampil modis dengan atribut fandom, terselip sebuah pemandangan yang mencuri perhatian: seorang pria dewasa dengan kumis yang rapi, tampak siaga mendampingi seorang gadis remaja.

Pria itu bukan sekadar pengantar yang menunggu di parkiran. Ia masuk ke dalam keriuhan, melewati pemeriksaan ketat, dan berdiri di antara ribuan NCTzen (sebutan penggemar NCT). Kisahnya mendadak viral setelah ia mengunggah pengalamannya melalui akun TikTok @wangmambang. Publik kini mengenalnya dengan julukan hangat: “Bapak Berkumis NCT WISH.”

Persiapan “Lamaran Kerja” demi Tiket Konser

Bagi sebagian orang tua, dunia K-Pop mungkin terasa asing, bising, dan membingungkan. Namun bagi pria asal Lampung ini, K-Pop adalah jembatan untuk masuk ke dunia putrinya. Perjalanannya menuju Tangerang bukan tanpa rintangan. Ketakutan akan regulasi konser yang ketat bagi anak di bawah umur membuatnya melakukan persiapan yang luar biasa—bahkan mungkin terlalu lengkap.

Dalam video unggahannya yang viral pada Senin (13/4/2026), ia menceritakan momen kocak saat mengantre penukaran tiket. Sambil memegang map tebal berisi berkas, ia merasa salah kostum secara mental.

“Saya bapak-bapak berkumis yang nekat nganterin anak gadisnya nonton konser NCT WISH kemarin di ICE BSD, Tangerang,” ujarnya membuka cerita.

Kekhawatiran bahwa putrinya yang belum genap berusia 17 tahun akan ditolak masuk membuatnya membawa seluruh dokumen kependudukan yang ia miliki. Dari Kartu Keluarga (KK) hingga Kartu Pelajar disiapkannya dengan rapi.

“Saya sampai bingung nih, ini mau tukar tiket apa ngelamar kerja karena persiapannya sangat parno mengingat anak saya belum berumur 17 tahun,” jelasnya sambil tertawa mengenang momen tersebut.

Visual seorang ayah yang membawa map layaknya pelamar kerja di tengah antrean konser yang penuh warna menjadi anomali yang jenaka sekaligus mengharukan. Hal ini membuktikan bahwa bagi seorang ayah, ketelitian adalah bentuk perlindungan.

Menembus Jarak Lampung-Tangerang

Perjuangan sang “Bapak Berkumis” tidak hanya sebatas administrasi. Secara fisik, ia menempuh perjalanan lintas provinsi dari Lampung menuju Tangerang. Mengarungi pelabuhan dan jalan tol panjang demi konser yang durasinya mungkin tak sebanding dengan waktu tempuhnya. Namun, baginya, hitung-hitungan jarak itu sirna saat melihat binar mata sang anak yang tak sabar bertemu idolanya.

Di dalam venue, ia tidak menunjukkan wajah bosan atau terpaksa. Meski mungkin ia tidak hafal lirik lagu WISH atau Steady, kehadirannya memberikan rasa aman yang tak ternilai bagi sang putri. Di saat remaja lain mungkin merasa malu jika diikuti orang tua, putri dari pria ini justru terlihat bangga memiliki pengawal pribadi yang begitu suportif.

Banyak warganet yang menyadari bahwa tindakan sang ayah adalah bentuk validasi terhadap hobi anak. Ia tidak menghakimi kegemaran putrinya sebagai sesuatu yang membuang waktu atau uang, melainkan melihatnya sebagai fase pertumbuhan yang penting untuk didampingi.

Investasi Kenangan: “Hidup dalam Memori Anak”

Bagian paling menyentuh dari kisah ini bukanlah soal kemeriahan konser, melainkan filosofi di balik keberanian sang ayah masuk ke “dunia remaja”. Ia menyadari sebuah kebenaran pahit bahwa waktu berjalan begitu cepat, dan anak-anak tidak akan selamanya kecil.

Dengan nada bicara yang penuh haru, ia mengungkapkan alasan terdalam mengapa ia rela melakukan semua ini. Ia sedang menabung memori untuk masa tuanya, sekaligus membekali sang anak dengan kenangan tentang sosok ayah yang selalu ada.

“Ketika nanti mereka sudah dewasa, saya bisa hidup dalam kenangan manis mereka dan mereka bisa bilang, ‘Aku pernah di sini bareng bapakku’,” tegasnya dengan penuh haru.

Pernyataan ini memicu diskusi luas di media sosial mengenai konsep core memory (kenangan inti). Sang ayah memahami bahwa suatu hari nanti, putrinya akan sibuk dengan dunianya sendiri, karier, atau keluarganya. Namun, di sudut memorinya, akan selalu ada ingatan tentang seorang bapak berkumis yang rela membawa map tebal dan berdiri di ICE BSD demi melihatnya tersenyum melihat idola.

Fenomena Baru: Orang Tua “Supportive System”

Hingga hari ini, video tersebut telah ditonton lebih dari 530 ribu kali. Kolom komentarnya menjadi ruang bagi para penggemar K-Pop untuk berkeluh kesah sekaligus memuji. Banyak yang merasa iri, menceritakan betapa sulitnya mereka mendapatkan izin menonton konser, atau betapa mereka harus berjuang sendiri tanpa dukungan emosional dari orang tua.

Kehadiran “Bapak Berkumis” menjadi simbol pergeseran pola asuh di era modern. Jika dulu hobi anak muda sering dianggap sebelah mata oleh generasi tua, kini mulai banyak orang tua yang mencoba “turun gunung” dan memahami apa yang membuat anak mereka bahagia.

Pakar psikologi sering menyebutkan bahwa keterlibatan orang tua dalam hobi anak dapat memperkuat ikatan emosional dan mengurangi risiko konflik di masa remaja. Sang “Bapak Berkumis” telah mempraktikkannya dengan sangat organik. Ia tidak mencoba menjadi keren, ia hanya mencoba menjadi ada.

Pelajaran dari ICE BSD

Konser NCT WISH mungkin telah berakhir, lampu-lampu panggung telah dipadamkan, dan para member telah kembali ke Korea Selatan. Namun, bagi satu keluarga dari Lampung ini, dampak dari hari itu akan bertahan selamanya.

Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kasih sayang tidak selalu harus diungkapkan dengan kata-kata puitis. Terkadang, kasih sayang itu berwujud map berisi Kartu Keluarga, perjalanan jauh antar pulau, dan kesediaan untuk berdiri di tengah ribuan remaja demi kebahagiaan sang buah hati.

Sang “Bapak Berkumis” telah membuktikan bahwa menjadi orang tua yang hebat tidak butuh memahami teori musik K-Pop secara mendalam. Cukup dengan memahami bahwa bagi anak kita, kehadiran kita di samping mereka saat mereka mengejar impian—sekecil apa pun itu—adalah segalanya. Di masa depan, saat sang putri melihat kembali foto-foto konsernya, ia tidak hanya akan melihat wajah idolanya, tetapi juga akan merasakan kehangatan punggung ayahnya yang menjaganya dari belakang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ayah Idaman Bapak Berkumis NCT WISH Cerita Viral K-Pop Konser NCT WISH Jakarta NCT WISH ICE BSD
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

uang rupiah

Daftar 10 Kota dengan Gaji Paling Fantastis di Dunia, Ada dari Indonesia?

Kode Redeem FF Hari Ini 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis Spesial HUT RI ke-8

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Buyback Rp2,525 Juta per Gram: Cek Daftar Lengkapnya

Pagi-Pagi ke Bandung? 5 Tempat Sarapan Hits Ini Bisa Jadi Pilihan

Berburu Promo 17 Agustus! Ada Makan Rp81 Ribu hingga Buy 1 Free 1 di Restoran Ini

Ga Nyangka! Legenda Kung Fu Beri Penghormatan, Jackie Chan Akhirnya Akui Kekuatan Silat Indonesia

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.