Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Sabtu, 2 Mei 2026 15:41 WIB

Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC

Sabtu, 2 Mei 2026 15:20 WIB

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Sabtu, 2 Mei 2026 15:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’
  • Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC
  • Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru
  • Bikin Haru! Aksi Teller Bank bjb Fasih Bahasa Isyarat Layani Nasabah Spesial, Warganet Angkat Jempol
  • Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu
  • Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur
  • Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK
  • Surganya ‘Hidden Gem’! 8 Wisata Curug Hits di Bandung Raya untuk Healing Akhir Pekan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Basarnas Ungkap Luas Longsor Gunung Burangrang Capai 26 Hektare

By Aga GustianaSenin, 26 Januari 2026 20:16 WIB2 Mins Read
Longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana longsor besar yang terjadi di lereng Gunung Burangrang menyebabkan kerusakan parah di wilayah Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (26/1/2026) tersebut mengakibatkan sedikitnya 30 rumah warga di Kampung Pasir Kuda dan Pasir Kuning rata dengan tanah.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan, hasil pengukuran terbaru menunjukkan area longsoran membentang sangat luas. Berdasarkan data sementara, total wilayah terdampak mencapai sekitar 26 hektare, dengan panjang longsoran lebih dari dua kilometer.

“Area operasi SAR ini lebih dari 26 hektare. Kemudian dari mahkota yang sudah diberi tanda sampai lidah longsor ini mencapai 2.009 meter dengan lebar 140 meter,” ujar Syafii, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, material longsor bergerak mengikuti jalur aliran sungai lama yang sebelumnya sudah ada. Namun, besarnya tekanan tanah dan endapan sedimen membuat aliran air terpecah, sehingga air meluap ke sejumlah sisi dan memperluas area terdampak.

Baca Juga:  Longsor Terjang Ponpes di KBB, Seorang Santriwati Tertimbun saat Berwudhu

Kondisi tersebut, lanjut Syafii, menjadi tantangan besar bagi tim pencarian dan pertolongan di lapangan. Luas wilayah yang terus berubah membuat proses evakuasi korban tidak bisa mengandalkan data statis.

“Pencarian korban ini menjadi tantangan tersendiri, apalagi angka-angka tadi bukan sesuatu yang akurat. Selalu terdapat penambahan luas dan lebar tergantung kondisi di lapangan,” katanya.

Baca Juga:  Update Longsor Pasirlangu Bandung Barat: 4 Warga Ditemukan Tewas, Puluhan Orang Masih dalam Pencarian

Memasuki hari ketiga operasi SAR, tim gabungan kembali menemukan korban jiwa. Sebanyak empat jenazah berhasil dievakuasi dari timbunan material longsor, sehingga total korban yang telah ditemukan mencapai 29 orang.

“Jumlah korban yang berhasil dievakuasi hari ini sebanyak 4 body bag. Dengan demikian, total korban yang diserahkan sejak operasi SAR dimulai berjumlah 29 body bag,” ujar Syafii.

Seluruh jenazah yang berhasil diangkat langsung dibawa ke posko Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat yang berada di Puskesmas Desa Pasirlangu. Proses identifikasi dilakukan sebelum korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga:  Basarnas Masih Lakukan Pendataan Jumlah Korban Kecelakaan KA di Cicalengka

Syafii menegaskan, proses identifikasi korban sepenuhnya menjadi kewenangan kepolisian dan bukan berada dalam ranah Badan SAR Nasional.

“Terkait identifikasi korban, disampaikan bahwa hal tersebut bukan menjadi ranah Badan SAR Nasional. Kewenangan identifikasi secara hukum berada pada Polri. Informasi terakhir yang diterima menyebutkan bahwa 17 korban telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga,” tutupnya.

Operasi pencarian masih terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan pergerakan tanah yang dinamis di lokasi bencana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Basarnas Cisarua KBB Longsor Bandung Barat Longsor Gunung Burangrang Pasirlangu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.