Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

By Aga GustianaSabtu, 2 Mei 2026 15:14 WIB2 Mins Read
DPRD Provinsi Jawa Barat mengkonsultasikannya dengan Kementerian Kebudayaan RI. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah serius diambil oleh DPRD Provinsi Jawa Barat dalam memayungi kekayaan budaya Tatar Sunda melalui regulasi yang kokoh. Melalui Panitia Khusus (Pansus) XII, para wakil rakyat ini melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kebudayaan RI di Jakarta pada Kamis (30/4/2026) untuk memastikan arah kebijakan daerah sinkron dengan aturan pusat.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jabar, Buky Wibawa, diterima oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Pertemuan strategis ini memfokuskan pada penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemajuan Kebudayaan agar tidak berbenturan dengan Undang-Undang yang berlaku.

Sinkronisasi Aturan demi Efektivitas Kebijakan

Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Buky Wibawa, M.Si, menekankan bahwa adaptasi regulasi nasional ke dalam aturan daerah sangat krusial. Hal ini dilakukan agar setiap program pelestarian budaya yang nantinya dijalankan di Jawa Barat memiliki landasan hukum yang kuat dan terukur.

“Arah kebijakan tentang kebudayaan ini tidak terlepas dari kewenangan pusat. Dalam hal ini Kementerian Kebudayaan pun berperan penting mengenai peraturan dan perundang-undangannya untuk diadaptasikan di Jawa Barat,” ujar Buky.

Baca Juga:  Paripurna DPRD Jabar: Masa Sidang II Dimulai, Struktur AKD 2026 Disahkan

Buky meyakini bahwa dengan besarnya potensi warisan budaya di Jawa Barat, diperlukan sinergi yang apik antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong perluasan pemahaman budaya hingga ke pelosok wilayah.

Baca Juga:  Progres TPPAS Lulut–Nambo Meningkat! DPRD Jabar Ungkap Rencana Perbaikan Besar-besaran

“Jawa Barat memiliki kekayaan warisan budaya yang sangat besar. Karena itu perlu adanya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar potensi budaya tersebut dapat terus dilestarikan sekaligus dikembangkan,” katanya.

Kebudayaan sebagai Pilar Pembangunan Daerah

Senada dengan itu, Ketua Pansus XII DPRD Jawa Barat, Ahab Sihabudin, menaruh harapan besar agar sektor kebudayaan mampu memberikan “warna” dalam identitas berbangsa, khususnya bagi warga Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa intervensi kebijakan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mengawal keberlangsungan nilai-nilai lokal.

Baca Juga:  Seminar Kebangsaan, Rafael Situmorang Tekankan Pancasila sebagai Simpul Kebangsaan

“Kami berharap Kementerian Kebudayaan dapat ikut mengawal keberlangsungan kebudayaan di Jawa Barat, sehingga nilai-nilai budaya lokal tetap terjaga dan mampu menjadi kekuatan pembangunan daerah,” tegas Ahab.

Melalui Ranperda prakarsa DPRD ini, Pansus XII berkomitmen memberikan perhatian serius agar kebudayaan bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi kekuatan nyata dalam pembangunan daerah. Sinkronisasi kebijakan ini menjadi tonggak penting agar identitas budaya Jawa Barat tetap lestari di tengah arus modernisasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.