Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tiga Hari Tak Keluar Rumah, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Dalam Kamar

Jumat, 18 September 2026 16:38 WIB

Efek Kemenangan Persib atas FC Seoul, Indonesia Naik di Ranking AFC

Jumat, 18 September 2026 16:11 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Jumat, 18 September 2026 15:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tiga Hari Tak Keluar Rumah, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Dalam Kamar
  • Efek Kemenangan Persib atas FC Seoul, Indonesia Naik di Ranking AFC
  • Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan
  • Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali
  • Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya
  • Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa
  • WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita
  • Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

By Aga GustianaSabtu, 2 Mei 2026 15:14 WIB2 Mins Read
DPRD Provinsi Jawa Barat mengkonsultasikannya dengan Kementerian Kebudayaan RI. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah serius diambil oleh DPRD Provinsi Jawa Barat dalam memayungi kekayaan budaya Tatar Sunda melalui regulasi yang kokoh. Melalui Panitia Khusus (Pansus) XII, para wakil rakyat ini melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kebudayaan RI di Jakarta pada Kamis (30/4/2026) untuk memastikan arah kebijakan daerah sinkron dengan aturan pusat.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jabar, Buky Wibawa, diterima oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Pertemuan strategis ini memfokuskan pada penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemajuan Kebudayaan agar tidak berbenturan dengan Undang-Undang yang berlaku.

Sinkronisasi Aturan demi Efektivitas Kebijakan

Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Buky Wibawa, M.Si, menekankan bahwa adaptasi regulasi nasional ke dalam aturan daerah sangat krusial. Hal ini dilakukan agar setiap program pelestarian budaya yang nantinya dijalankan di Jawa Barat memiliki landasan hukum yang kuat dan terukur.

“Arah kebijakan tentang kebudayaan ini tidak terlepas dari kewenangan pusat. Dalam hal ini Kementerian Kebudayaan pun berperan penting mengenai peraturan dan perundang-undangannya untuk diadaptasikan di Jawa Barat,” ujar Buky.

Baca Juga:  ASDEPSI Komitmen Dukung Rekomendasi Kebijakan ADPSI

Buky meyakini bahwa dengan besarnya potensi warisan budaya di Jawa Barat, diperlukan sinergi yang apik antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong perluasan pemahaman budaya hingga ke pelosok wilayah.

Baca Juga:  Rancangan Anggaran Jabar 2027 Disepakati, DPRD Dorong APBD Lebih Transparan dan Efektif

“Jawa Barat memiliki kekayaan warisan budaya yang sangat besar. Karena itu perlu adanya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar potensi budaya tersebut dapat terus dilestarikan sekaligus dikembangkan,” katanya.

Kebudayaan sebagai Pilar Pembangunan Daerah

Senada dengan itu, Ketua Pansus XII DPRD Jawa Barat, Ahab Sihabudin, menaruh harapan besar agar sektor kebudayaan mampu memberikan “warna” dalam identitas berbangsa, khususnya bagi warga Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa intervensi kebijakan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mengawal keberlangsungan nilai-nilai lokal.

Baca Juga:  Pengawasan APBD 2026, Rafael Situmorang Pastikan Manfaat Belanja Sosial Tepat Sasaran

“Kami berharap Kementerian Kebudayaan dapat ikut mengawal keberlangsungan kebudayaan di Jawa Barat, sehingga nilai-nilai budaya lokal tetap terjaga dan mampu menjadi kekuatan pembangunan daerah,” tegas Ahab.

Melalui Ranperda prakarsa DPRD ini, Pansus XII berkomitmen memberikan perhatian serius agar kebudayaan bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi kekuatan nyata dalam pembangunan daerah. Sinkronisasi kebijakan ini menjadi tonggak penting agar identitas budaya Jawa Barat tetap lestari di tengah arus modernisasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tiga Hari Tak Keluar Rumah, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Dalam Kamar

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali

peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.