Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali

Senin, 3 Agustus 2026 03:00 WIB

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Senin, 3 Agustus 2026 01:00 WIB

Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 21:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali
  • Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

By Aga GustianaJumat, 1 Mei 2026 21:07 WIB2 Mins Read
Kelompk massa serba hitam kocar-kacir diterjang aparat di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.di – Suasana di jantung Kota Bandung mendadak mencekam pada Jumat (1/5/2026) malam. Bentrokan pecah di persimpangan Jalan Cikapayang-Jalan Tamansari setelah sekelompok massa berpakaian serba hitam melakukan tindakan anarkis yang berujung pada pembakaran fasilitas publik.

Insiden ini bermula saat kerumunan massa yang sebelumnya berdemonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat mulai merangsek ke arah pusat kota. Situasi memanas hingga sebuah pos polisi di lokasi kejadian dilaporkan dilalap si jago merah.

Detik-Detik Pembubaran Paksa

Merespons tindakan anarkis tersebut, aparat kepolisian langsung mengambil tindakan tegas. Pantauan di lapangan menunjukkan massa lari berhamburan saat petugas melakukan pengejaran untuk memecah kerumunan.

Di tengah hiruk-pikuk tersebut, suara instruksi tegas terdengar menggema di lokasi kejadian.

“Majuu!” teriak salah satu aparat memberikan komando, menandai dimulainya tindakan pembubaran secara intensif di titik kericuhan, Jumat (1/5/2026).

Tak berselang lama, bantuan kekuatan dari pasukan Brimob Polda Jabar tiba di lokasi melalui jalur Jalan Sulanjana. Kendaraan taktis (rantis), water cannon, hingga pelontar gas air mata telah disiagakan untuk meredam eskalasi massa yang kian liar.

Kondisi Terkini dan Upaya Pemadaman

Meski sempat terjadi kobaran api besar di pos polisi simpang Cikapayang, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menjinakkan api. Saat ini, titik api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Namun, sisa-sisa kerusakan dan aroma gas air mata masih menyelimuti area tersebut, membuat akses jalan utama ditutup sementara bagi warga sipil.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merilis data resmi terkait oknum yang ditangkap maupun laporan mengenai korban luka dalam peristiwa “Jumat Berdarah” ini.

Akar Masalah: Dari Orasi ke Anarkisme

Kericuhan ini merupakan buntut dari aksi unjuk rasa yang digelar sejak siang hari. Massa sebenarnya membawa aspirasi penting terkait isu ekonomi dan hak buruh. Terdapat tujuh tuntutan utama yang diusung, antara lain:

  • Reformasi Ketenagakerjaan: Mendesak pengesahan regulasi baru dan penghapusan sistem outsourcing.
  • Kesejahteraan: Penolakan upah murah, penghentian PHK massal, dan penghapusan pajak THR.
  • Perlindungan Sektor Informal: Penurunan potongan aplikasi ojek online menjadi 10% dan percepatan RUU PPRT.
  • Isu Nasional: Pengendalian keran impor serta desakan pengesahan UU Perampasan Aset.

Sayangnya, aksi yang semula berjalan tertib ini ternoda oleh aksi perusakan saat malam menjelang. Hingga berita ini diturunkan, personel kepolisian masih berjaga ketat di berbagai titik rawan untuk mengantisipasi adanya serangan susulan. Warga diimbau untuk mencari jalur alternatif dan menjauhi kawasan Dago serta Tamansari demi keselamatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung berita terkini Brimob demo DPRD Jabar Kericuhan Cikapayang Massa Serba Hitam
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.