bukamata.id – Sebuah rekaman amatir yang memperlihatkan aksi “uji nyali” di perlintasan sebidang Cigugur Tengah, Kota Cimahi, mendadak viral dan memicu kemarahan netizen. Bagaimana tidak, sejumlah pengendara dan pejalan kaki terekam kamera nyaris kehilangan nyawa akibat menerobos palang pintu saat kereta api sudah dalam posisi sangat dekat.
Dua Insiden Menegangkan dalam Sehari
Dalam video yang beredar luas, terlihat pemandangan kontras di perlintasan antara Cigugur Tengah dan Stasiun Cimindi. Saat mayoritas pengendara patuh mengantre di balik palang yang tertutup rapat, seorang pemotor justru nekat menyelinap masuk.
Suasana kian mencekam saat KA Feeder melesat kencang dari arah berlawanan. Di saat yang bersamaan, dua orang pejalan kaki juga terlihat menyeberang rel seolah tidak menghiraukan maut yang mengintai di depan mata.
Junaedi, saksi mata sekaligus perekam video tersebut, mengonfirmasi bahwa rentetan kejadian horor ini terjadi pada Selasa (28/4/2026).
“Kejadiannya Selasa kemarin, kebetulan saya lihat langsung dan yang merekam videonya. Yang pertama kejadiannya jam 8 pagi, jadi ada pemotor yang menerobos kemudian beberapa jam berselang itu pejalan kaki menyeberang. Dua-duanya hampir tertabrak,” kata Junaedi, Jumat (1/5/2026).
Pemotor ‘Linglung’ Nyaris Terhantam dari Depan
Tak berhenti di situ, insiden lain yang tak kalah mendebarkan juga terekam di lokasi yang sama. Seorang pria tampak mendorong motornya tepat di tengah rel saat kereta api sudah muncul dari arah depan. Beruntung, petugas penjaga perlintasan bertindak cepat menarik pria tersebut sebelum hantaman keras terjadi.
Junaedi menduga pria yang mendorong motor tersebut sedang dalam kondisi tidak fokus.
“Nah kalau yang dorong motor itu seperti yang sedang linglung, jadi sudah dipanggil-panggil tapi enggak nengok. Langsung pas mau nyeberang, keburu dikejar sama petugas,” kata Junaedi.
KAI Daop 2 Bandung Angkat Bicara
Menanggapi fenomena rendahnya disiplin masyarakat ini, Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo, memberikan teguran keras. Ia menegaskan bahwa aksi nekat menerobos perlintasan bukan hanya membahayakan nyawa pelaku, tapi juga ratusan penumpang di dalam kereta.
“Yang jelas kejadian kemarin menunjukkan masih banyak masyarakat yang tidak berdisiplin di perlintasan. Padahal kalau terjadi sesuatu bukan hanya merugikan diri sendiri namun juga akan merugikan banyak pihak dan tentunya membahayakan perjalanan kereta api,” kata Kuswardoyo.
Kini, pihak kepolisian dan KAI terus mengimbau warga agar selalu mendahulukan perjalanan kereta api sesuai dengan undang-undang yang berlaku, demi menghindari tragedi yang tidak diinginkan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










