Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli

Selasa, 5 Mei 2026 20:52 WIB

IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan

Selasa, 5 Mei 2026 20:38 WIB

BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan

Selasa, 5 Mei 2026 20:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan
  • BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan
  • Strategi Jemput Bola Bupati Bandung: Desak Pusat Percepat Flyover Bojongsoang hingga Tol Ciwidey
  • Solusi Banjir Bekasi: DPRD Jabar Dorong Penambahan Rumah Panggung di Pondok Gede Permai
  • Transfer Panas! Persib Siap Datangkan Kiper Eropa, Jejak Thom Haye Terulang?
  • bjb KPR PASTI Tawarkan Suku Bunga Tetap 9,99 Persen: Solusi Kredit Rumah Stabil dan Terjangkau
  • Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 5 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Lembur Katumbiri, Kampung Warna-warni Baru di Bandung yang Sarat Makna Budaya

By Aga GustianaKamis, 8 Mei 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Lembur Katumbiri Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Bandung kini memiliki destinasi wisata baru yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyentuh hati. Terletak di RW 12, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, kawasan bernama Lembur Katumbiri resmi diluncurkan pada Selasa (6/5/2025) oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Lembur Katumbiri merupakan hasil revitalisasi kawasan permukiman yang sebelumnya dikenal sebagai Kampung Pelangi 200, yang sempat viral pada 2020. Kini, kawasan tersebut disulap menjadi kampung penuh warna dan seni berkat kolaborasi lintas sektor.

Nama “Lembur Katumbiri” diambil dari bahasa Sunda. Lembur berarti kampung halaman, sementara Katumbiri berarti pelangi—namun dengan makna yang lebih kultural dan mendalam. Nama ini diusulkan langsung oleh warga, sebagai bentuk representasi identitas lokal dan untuk menghindari stereotipe yang selama ini melekat.

Baca Juga:  Konser Sheila On 7 di Bandung Pindah Venue dan Tambah Kuota Tiket, Cek Lokasi dan Harga di Sini

Wisata yang Penuh Warna dan Nilai Edukatif

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut bahwa hadirnya Lembur Katumbiri menjadi simbol pembangunan kota yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada seni, budaya, dan kebersamaan warga.

“Bandung sekarang sedang giat membangun sektor pariwisata. Tidak hanya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, tetapi juga Dinas Bina Marga dan SDA ikut berkontribusi menciptakan destinasi wisata. Bahkan mural kini menjadi media narasi yang kuat,” ujar Farhan.

Ia berharap kawasan ini dapat menjadi model kawasan wisata lokal yang tertata rapi, inklusif, serta mengandung nilai edukasi bagi masyarakat.

Baca Juga:  Tiga Roti Bakar Legendaris di Bandung, Temani Malam dengan Cita Rasa Otentik!

Revitalisasi Besar-besaran dan Kolaborasi Lintas Sektor

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung, Didi Ruswandi, menjelaskan bahwa proses revitalisasi kawasan ini melibatkan pengecatan ulang 347 rumah dengan 504 galon cat senilai Rp190 juta, serta 150 personel lapangan.

“Kami mulai dari bagian luar karena keterbatasan anggaran untuk bagian dalam. Tapi justru luar biasa, kampung ini sudah viral sebelum resmi diluncurkan,” ungkap Didi.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Gelar Pelayanan Jemput Bola di PT Trisco Tailored Apparel

Lembur Katumbiri tak hanya menawarkan keindahan visual. Lokasinya yang strategis memberikan pemandangan “mata elang”, ditambah mural-mural artistik hasil karya seniman lokal Kapten John.

Selain itu, kawasan ini juga dikembangkan sebagai ruang edukatif lewat program konservasi ikan endemik, urban farming, dan pasar mingguan yang digagas bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Dengan wajah baru yang penuh warna dan semangat gotong royong, Lembur Katumbiri kini siap menyambut wisatawan lokal maupun luar kota sebagai ikon wisata komunitas berbasis budaya dan lingkungan di Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung budaya kampung Lembur Katumbiri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Update 5 Mei 2026: Cara Cerdas Berburu Saldo DANA Gratis yang Terbukti Cair Tanpa Ribet

Update! Kode Redeem FF 5 Mei 2026: Klaim Bundle Langka dan Skin Senjata Gratis Hari Ini

Bayar PBB Kini Bisa Dicicil, bank bjb Hadirkan Layanan bjb T-PBB di 40 Wilayah

Sambut Hari Pendidikan Nasional 2026, bank bjb Ajak Masyarakat Terus Berinovasi Melalui Belajar

Link Video Original Bandar Membara Bergetar Viral, Warganet Ramai Cari Versi Lengkap

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Jangan Klik! Link Video Viral Bandar Membara Diduga Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.