Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali

Selasa, 3 November 2026 12:24 WIB

Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos

Selasa, 3 November 2026 12:14 WIB

Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!

Selasa, 3 November 2026 12:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali
  • Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos
  • Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!
  • Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!
  • I.League Cup 2026/2027 Kick Off Hari Ini: Cek Jadwal 6 Matchday Pertama dan Nasib Persib Bandung
  • Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang
  • Akhirnya Comeback! Dari Skandal Podcast Sampai Tutup Channel, Juan dan Eve Buka Lembaran Baru!
  • Ujian Fisik Skuad Persib: Usai Tarung di Australia, Langsung Tantang Java United di Pekan Ke-9
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Lembur Katumbiri, Kampung Warna-warni Baru di Bandung yang Sarat Makna Budaya

By Aga GustianaKamis, 8 Mei 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Lembur Katumbiri Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Bandung kini memiliki destinasi wisata baru yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyentuh hati. Terletak di RW 12, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, kawasan bernama Lembur Katumbiri resmi diluncurkan pada Selasa (6/5/2025) oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Lembur Katumbiri merupakan hasil revitalisasi kawasan permukiman yang sebelumnya dikenal sebagai Kampung Pelangi 200, yang sempat viral pada 2020. Kini, kawasan tersebut disulap menjadi kampung penuh warna dan seni berkat kolaborasi lintas sektor.

Nama “Lembur Katumbiri” diambil dari bahasa Sunda. Lembur berarti kampung halaman, sementara Katumbiri berarti pelangi—namun dengan makna yang lebih kultural dan mendalam. Nama ini diusulkan langsung oleh warga, sebagai bentuk representasi identitas lokal dan untuk menghindari stereotipe yang selama ini melekat.

Baca Juga:  3 Tempat Nongkrong Outdoor di Bandung, Cocok untuk Santai Sore

Wisata yang Penuh Warna dan Nilai Edukatif

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut bahwa hadirnya Lembur Katumbiri menjadi simbol pembangunan kota yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada seni, budaya, dan kebersamaan warga.

“Bandung sekarang sedang giat membangun sektor pariwisata. Tidak hanya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, tetapi juga Dinas Bina Marga dan SDA ikut berkontribusi menciptakan destinasi wisata. Bahkan mural kini menjadi media narasi yang kuat,” ujar Farhan.

Baca Juga:  Healing Sambil Olahraga, Siliwangi Bowling Center Bisa Jadi Pilihan di Bandung

Ia berharap kawasan ini dapat menjadi model kawasan wisata lokal yang tertata rapi, inklusif, serta mengandung nilai edukasi bagi masyarakat.

Revitalisasi Besar-besaran dan Kolaborasi Lintas Sektor

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung, Didi Ruswandi, menjelaskan bahwa proses revitalisasi kawasan ini melibatkan pengecatan ulang 347 rumah dengan 504 galon cat senilai Rp190 juta, serta 150 personel lapangan.

“Kami mulai dari bagian luar karena keterbatasan anggaran untuk bagian dalam. Tapi justru luar biasa, kampung ini sudah viral sebelum resmi diluncurkan,” ungkap Didi.

Baca Juga:  Tantangan Berat Persib Bandung Menuju Jalur Juara Liga 1 2024/2025

Lembur Katumbiri tak hanya menawarkan keindahan visual. Lokasinya yang strategis memberikan pemandangan “mata elang”, ditambah mural-mural artistik hasil karya seniman lokal Kapten John.

Selain itu, kawasan ini juga dikembangkan sebagai ruang edukatif lewat program konservasi ikan endemik, urban farming, dan pasar mingguan yang digagas bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Dengan wajah baru yang penuh warna dan semangat gotong royong, Lembur Katumbiri kini siap menyambut wisatawan lokal maupun luar kota sebagai ikon wisata komunitas berbasis budaya dan lingkungan di Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung budaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali

Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos

Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!

Akhirnya Comeback! Dari Skandal Podcast Sampai Tutup Channel, Juan dan Eve Buka Lembaran Baru!

Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?

Mau Beli atau Jual Emas Hari Ini? Cek Dulu Harga Antam dan Buyback Terbaru

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.