Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api

Jumat, 1 Mei 2026 17:54 WIB
Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Jumat, 1 Mei 2026 16:36 WIB

Persib di Puncak, Marc Klok Ingatkan Bahaya Euforia

Jumat, 1 Mei 2026 16:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api
  • Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox
  • Persib di Puncak, Marc Klok Ingatkan Bahaya Euforia
  • Teka-teki Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 Terjawab, Trump Serahkan Keputusan ke FIFA
  • Banyak Dicari, Link Video Bandar Membara Bergetar Kini Diselidiki Polisi
  • Jangan Asal Titip! Panduan Cerdas Memilih Daycare agar Si Kecil Aman dan Tetap Happy
  • Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari
  • 2 Target Baru Muncul, Pos Krusial Persib Terancam Dirombak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

By Aga GustianaJumat, 1 Mei 2026 16:36 WIB2 Mins Read
Roblox
Game Roblox. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia maya kembali diguncang isu keamanan anak yang serius. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) baru saja merilis temuan terkait infiltrasi kelompok radikal ke dalam ekosistem game populer, Roblox. Platform yang digandrungi jutaan anak-anak ini kedapatan disalahgunakan sebagai ladang rekrutmen teroris muda.

Aksi cepat tanggap yang dilakukan BNPT bersama aparat penegak hukum membuahkan hasil krusial. Tercatat, setidaknya 112 anak berhasil diamankan dan diselamatkan dari jeratan doktrinasi berbahaya yang tersembunyi di balik keseruan bermain game.

Cara Kerja “Digital Grooming”: Dari Chat hingga Doktrin

Kepala BNPT, Eddy Hartono, menjelaskan bahwa para pelaku menggunakan teknik yang sangat rapi untuk mengelabui korban di bawah umur. Memanfaatkan fitur interaksi sosial di dalam game, pelaku melakukan pendekatan yang terlihat sangat natural.

“Fitur chat dan voice chat di Roblox ini dimanfaatkan untuk melakukan pendekatan kepada anak-anak. Ini yang kami sebut sebagai digital grooming,” ujar Eddy dalam konferensi pers bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga:  Roblox Terancam Diblokir? Pemerintah Soroti Dampak Negatif Game Online

Metode ini dilakukan secara perlahan guna memanipulasi psikologis anak. Pelaku memposisikan diri sebagai teman bermain yang suportif sebelum akhirnya melakukan langkah yang lebih jauh.

“Mereka berinteraksi, merasa punya hobi yang sama, bahkan saling curhat. Dari situ dibangun empati,” jelasnya.

Baca Juga:  Gim Roblox Dinilai Berisiko bagi Anak, Orang Tua Diminta Waspada

Jalur Perpindahan ke Platform Privat

Setelah kepercayaan terbangun, pelaku biasanya mulai menarik korbannya keluar dari ekosistem Roblox. Mereka diarahkan untuk berkomunikasi melalui aplikasi pesan instan yang lebih tertutup seperti WhatsApp atau Telegram. Di sanalah, proses radikalisasi yang sesungguhnya dimulai.

“Di tahap berikutnya, mulai dilakukan normalisasi dan penyebaran doktrin radikal. Ini yang sangat berbahaya,” kata Eddy.

Respons Tegas Pemerintah: Keamanan Roblox Jadi Sorotan

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru. Data BNPT menunjukkan bahwa infiltrasi melalui media online gaming telah terdeteksi sejak tahun 2024. Menanggapi eskalasi ancaman ini, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengambil langkah preventif dengan mendesak manajemen Roblox.

Baca Juga:  Jokowi Lantik Saifullah Yusuf sebagai Mensos dan Eddy Hartono Jadi Kepala BNPT

Meutya menekankan pentingnya pengawasan ketat pada interaksi antara pengguna anak dengan orang asing yang tidak dikenal.

“Fitur komunikasi dengan orang asing ini yang menjadi perhatian utama karena berpotensi dimanfaatkan untuk hal-hal berbahaya, termasuk rekrutmen radikalisasi anak,” tutur Meutya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BNPT Digital Grooming game online Keamanan Anak komdigi Meutya Hafid Rekrutmen Teroris Roblox
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari

Dorong Transparansi, bank bjb Terapkan bjb CLEAN di Lingkungan Kerja

Promosi Haji Ilegal Terbongkar, 7 WNI Diamankan Aparat Saudi

3.144 Guru Honorer di Bandung Terancam PHK Massal 2027

200 Ribu Buruh Serbu Monas! Ini 11 Tuntutan Besar May Day 2026

Tragedi “Obat Batuk” di Sukabumi: Mahasiswa Nekat Tabrak Ambulans Usai Aksi Kejar-kejaran

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.