Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial

Minggu, 2 Agustus 2026 15:03 WIB

Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia

Minggu, 2 Agustus 2026 14:30 WIB

3 Kali Menang Tanpa Kebobolan, Persib Kirim Sinyal Bahaya Jelang Semifinal Piala Presiden 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 14:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial
  • Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia
  • 3 Kali Menang Tanpa Kebobolan, Persib Kirim Sinyal Bahaya Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine
  • Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Sebelum Beli 4 Oleh-Oleh Hits Ini
  • Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara
  • Viral Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026? Ini Kata Exco PSSI
  • Resmi! Persib vs Persija Tersaji di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Kirim Pesan Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

200 Ribu Buruh Serbu Monas! Ini 11 Tuntutan Besar May Day 2026

By SusanaJumat, 1 Mei 2026 10:23 WIB3 Mins Read
Hari Buruh atau May Day. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Indonesia diprediksi berlangsung besar-besaran dengan pusat kegiatan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengungkapkan bahwa jumlah massa yang hadir diperkirakan mencapai 200 ribu orang.

“Jumlah massa KSPI 50 ribu orang, sedangkan total massa 200 ribu massa,” ujar Said Iqbal kepada wartawan.

Hasil Pertemuan Buruh dengan Presiden Prabowo

Keputusan menggelar perayaan May Day di Monas tidak lepas dari hasil pertemuan antara perwakilan buruh dengan Presiden Prabowo Subianto.

Pertemuan yang berlangsung pada 28 April 2026 itu membahas berbagai isu strategis terkait masa depan ekonomi dan kesejahteraan pekerja.

“Setelah berdiskusi langsung dengan Presiden Prabowo mengenai May Day dan masa depan Indonesia, kami memutuskan merayakan May Day di Monas bersama Presiden,” jelas Said.

Dalam audiensi tersebut, KSPI menyampaikan 11 isu utama yang menjadi perhatian kalangan buruh.

May Day Jadi Momentum Perjuangan Buruh

Bagi para pekerja, May Day bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum penting untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.

“May Day bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum menyampaikan harapan dan tuntutan buruh,” tegas Said Iqbal.

Peringatan May Day 2026 juga digelar serentak di 38 provinsi dan lebih dari 350 kota, dikoordinasikan oleh KSPI bersama Partai Buruh.

Beberapa kota besar yang menjadi titik aksi antara lain Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, hingga Batam.

11 Tuntutan Utama Buruh di May Day 2026

Dalam aksi ini, buruh membawa sejumlah tuntutan penting yang dinilai krusial di tengah dinamika ekonomi global, di antaranya:

  • Pengesahan RUU Ketenagakerjaan
  • Program HOSTUM (Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah)
  • Antisipasi PHK akibat konflik global
  • Reformasi pajak dan kenaikan PTKP
  • Penghapusan pajak THR, JHT, dan pensiun
  • Pengesahan RUU Perampasan Aset
  • Penyelamatan industri tekstil dan nikel
  • Moratorium industri semen
  • Ratifikasi Konvensi ILO 90
  • Penyesuaian tarif ojek online menjadi 10 persen
  • Pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK penuh waktu

Seruan Aksi Damai dari KSPI

Meski diprediksi dihadiri ratusan ribu massa, KSPI menegaskan bahwa aksi May Day harus berlangsung tertib dan damai.

“Kami mengimbau seluruh buruh merayakan May Day dengan damai, anti kekerasan, dan tidak anarkis,” ujar Said Iqbal.

Harapan Buruh kepada Pemerintah

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya alam Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, termasuk para pekerja.

Salah satu strategi yang disoroti adalah hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.

Selain itu, isu transportasi online juga menjadi perhatian. KSPI mendorong keterlibatan negara dalam kepemilikan platform aplikasi ojek online agar potongan tarif dapat ditekan hingga 10 persen.

“Negara harus hadir. Untuk ojol, pemerintah didorong ikut dalam kepemilikan aplikasi,” pungkas Said.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aksi buruh Monas Hari Buruh Indonesia KSPI May Day 2026 ojek online tarif 10 persen Prabowo Subianto Said Iqbal tuntutan buruh 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.