Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Sabtu, 1 Agustus 2026 14:40 WIB

Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok

Sabtu, 1 Agustus 2026 13:30 WIB

Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 12:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup
  • Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok
  • Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
  • Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Upadate Kasus Dugaan Penculikan Bayi di RSHS Bandung, Perawat Diduga Langgar SOP

By SusanaKamis, 30 April 2026 19:39 WIB3 Mins Read
Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Foto: Dok. RSHS.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan percobaan penculikan bayi di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung atau RSHS Bandung terus didalami oleh Polda Jawa Barat.

Peristiwa ini menyeret seorang perawat berinisial N yang diduga melakukan pelanggaran prosedur dalam proses penyerahan bayi pasien.

Kasus ini mencuat setelah seorang ibu bernama Nina Saleha melaporkan kejadian yang nyaris membuat dirinya kehilangan buah hatinya saat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Polda Jabar Periksa 8 Saksi, Termasuk Pihak Rumah Sakit

Direktorat PPA-PPO Polda Jawa Barat telah memeriksa sedikitnya delapan orang saksi untuk mengungkap duduk perkara kasus ini.

Para saksi tersebut antara lain:

  • Nina Saleha (pelapor)
  • Suami pelapor berinisial RS
  • Direktur Medik dan Keperawatan berinisial IAR
  • Kepala Ruangan NHCU berinisial TH
  • Penanggung jawab keamanan gedung MCHC berinisial DP
  • Tenaga administrasi NHCU berinisial IHP
  • Perawat ruangan NHCU berinisial J
  • Perawat berinisial N (terlapor)

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menyebut hasil awal penyelidikan menunjukkan adanya dugaan pelanggaran prosedur di rumah sakit.

“Penyelidik sudah dapat memastikan bahwa Saudari N telah menyalahi SOP proses kepulangan atau penyerahan pasien bayi,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Kronologi Dugaan Pelanggaran SOP

Dalam pemeriksaan, perawat berinisial N mengaku menyerahkan bayi kepada pihak yang bukan orang tua kandungnya. Ia berdalih bahwa tindakannya dilakukan karena kondisi psikologis yang tidak stabil saat kejadian berlangsung.

Selain itu, N juga disebut sempat memotong gelang identitas bayi tanpa sepengetahuan orang tua pasien.

“Saudari N telah menyerahkan bayi kepada orang lain yang bukan orang tuanya,” jelas Hendra.

Polisi Belum Simpulkan Unsur Pidana Penculikan

Meski ditemukan adanya pelanggaran SOP, penyidik Polda Jabar menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap pendalaman.

Hingga saat ini, belum dapat dipastikan apakah terdapat unsur tindak pidana penculikan dalam peristiwa tersebut.

“Sampai dengan laporan ini dibuat, penyelidik belum bisa menyimpulkan apakah ada atau tidaknya peristiwa pidana,” tambahnya.

Polisi masih mengumpulkan barang bukti serta keterangan tambahan dari pihak terkait.

Laporan Resmi Bermula dari Dugaan Percobaan Penculikan

Kasus ini bermula dari laporan Nina Saleha yang dibuat pada 17 April 2026 di Polda Jawa Barat. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/684/4/2026/SPKT Polda Jabar.

Nina melaporkan dugaan percobaan penculikan setelah bayinya hampir dibawa oleh orang tak dikenal saat masih menjalani perawatan di RSHS Bandung.

Laporan tersebut diajukan dengan pendampingan kuasa hukum dan telah melalui konsultasi awal dengan Direktorat PPA-PPO Polda Jabar.

Kuasa Hukum Minta CCTV Dibuka

Kuasa hukum pelapor, Mira Widyawati, meminta agar pihak kepolisian dan rumah sakit membuka rekaman CCTV untuk mengungkap fakta sebenarnya.

“Kami sudah konsultasi dan direkomendasikan langsung membuat laporan polisi,” ujarnya.

Sementara itu, Nina Saleha berharap seluruh pihak yang terlibat dapat diperiksa secara terbuka demi mengungkap kebenaran kasus tersebut.

“Saya ingin semua yang terlibat diperiksa dan CCTV diperlihatkan. Saya hanya ingin kebenaran,” tegas Nina.

Kasus Masih Berjalan, Publik Menanti Kepastian

Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan oleh Polda Jawa Barat untuk memastikan apakah kasus ini murni pelanggaran SOP rumah sakit atau mengandung unsur pidana.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut keamanan pasien bayi di fasilitas kesehatan rujukan nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung terbaru investigasi polisi 2026 kasus penculikan bayi kasus rumah sakit Nina Saleha perawat RSHS Polda Jabar RSHS Bandung RSUP Hasan Sadikin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.