Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Buka Suara soal Penembakan Gas Air Mata di Unisba-Unpas, Ada Dua Versi Berbeda

By Putra JuangSelasa, 2 September 2025 13:15 WIB3 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bersama Rektor Universitas Islam Bandung (Unisba), Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi angkat bicara mengenai insiden penembakan gas air mata yang terjadi di sekitar area kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas) pada Senin (1/9/2025) malam.

Menurutnya, ada dua versi penjelasan yang berbeda antara pihak kepolisian dan mahasiswa. Namun, dia menegaskan niat baik untuk menyelesaikan masalah ini melalui jalur dialog.

Saat ditanya tentang adanya dugaan kejanggalan, Dedi menjelaskan bahwa ia sudah berdialog dengan pihak Polda Jabar. Berdasarkan keterangan dari Kapolda, penembakan gas air mata merupakan respons terhadap aksi provokasi.

“Dari penjelasan Pak Kapolda, saat itu ada patroli gabungan TNI-Polri. Tiba-tiba ada pihak yang melempar bom molotov ke arah mereka,” ucap Dedi ditemui usai berdialog dengan Rektor Unisba di Rektorat Unisba, Jalan Tamansari No 20, Kota Bandung, Selasa (2/9/2025).

Baca Juga:  Carut-marut Perumahan Subsidi di Jabar, Dedi Mulyadi Minta BPK Audit

“Maka, sebagai respons, terjadi tindakan pembubaran terhadap kerumunan agar jalan segera dibuka untuk kepentingan umum,” lanjutnya.

Kapolda Jabar juga menegaskan bahwa tidak ada penembakan yang diarahkan langsung ke dalam kampus. Namun, Dedi menyadari bahwa penjelasan dari pihak mahasiswa berbeda.

“Dan menurut Pak Kapolda, tidak ada penembakan ke arah kampus. Tapi tentu saja, dari pihak mahasiswa penjelasannya berbeda. Maka saya sampaikan penjelasan dari kedua belah pihak,” terangnya.

Sebagai langkah mediasi, Dedi menyatakan akan mengadakan pertemuan dengan para rektor di Gedung Sate hari ini. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi terbaik dan mengakomodasi seluruh tuntutan mahasiswa.

Baca Juga:  Akhir Pelarian Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Biadab Wanita di Bandung Berhasil Diringkus

“Yang penting, saya tetap beritikad baik agar masalah ini segera selesai, seluruh tuntutan bisa terakomodasi, dan saya membuka ruang dialog. Bahkan, jam 13.00 siang ini saya juga akan bertemu dengan para Rektor di Gedung Sate,” katanya.

Dedi juga mengimbau agar gerakan mahasiswa dijaga kemurniannya dan tidak disusupi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Gerakan mahasiswa harus benar-benar murni, tidak boleh disusupi,” tegasnya.

Selain itu, Dedi menyarankan agar demonstrasi tidak dilakukan hingga larut malam. Ia menyarankan unjuk rasa cukup dilakukan pada siang hari, dan paling lambat selesai pada pukul 17.00 atau 18.00 WIB.

Hal ini, menurutnya, dapat menghindari masuknya provokator yang biasanya datang dengan pakaian serba hitam dan penutup wajah.

Baca Juga:  Kebijakan Rombel di Jabar, Solusi Atau Ancaman Pendidikan?

“Ini yang harus dijaga bersama. Karena pada akhirnya, pikiran dan gagasan akademik mahasiswa harus bisa diterima, dan iklim demonstrasi juga tidak boleh menimbulkan kerusakan,” imbuhnya

Dedi khawatir jika unjuk rasa berakhir ricuh, sorotan publik justru akan beralih ke kerusakan yang terjadi, bukan pada substansi tuntutan mahasiswa yang murni.

“Karena kalau sudah rusak, justru yang akan disorot adalah kerusakan itu bukan substansi dari tuntutannya. Hal ini akan merugikan mahasiswa yang murni,” tandasnya.

Catatan Redaksi:
Menyuarakan pendapat adalah hak konstitusional setiap warga negara. Tetapi hak itu harus disalurkan melalui cara yang bermartabat, tanpa kekerasan, tanpa provokasi, dan tanpa tindakan yang merugikan masyarakat luas. #DemokrasiDamai #PersatuanUntukIndonesia #RawatIndonesia

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Polda Jabar Unisba
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.