Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Selasa, 15 September 2026 21:36 WIB

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Selasa, 15 September 2026 20:44 WIB

Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia

Selasa, 15 September 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
  • Pekan Ketiga Super League Memanas! Persib ke Jepara, Persija Kontra Java United
  • Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara
  • Persib Kontra FC Seoul di ACL Two, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live
  • Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Roblox Terancam Diblokir? Pemerintah Soroti Dampak Negatif Game Online

By Aga GustianaRabu, 6 Agustus 2025 17:25 WIB2 Mins Read
Roblox
Game Roblox. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Popularitas Roblox di kalangan anak-anak Indonesia tengah menjadi sorotan serius pemerintah. Platform game daring yang banyak digandrungi ini disebut berpotensi membawa dampak negatif terhadap perkembangan perilaku anak, khususnya jika mengandung unsur kekerasan.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk memblokir akses ke Roblox apabila ditemukan konten yang melampaui batas dan berpotensi memengaruhi psikologis anak-anak.

“Kalau sudah dirasa mengganggu dan berpengaruh buruk terhadap perilaku anak-anak kita, tentu akan kami evaluasi. Kalau memang mengandung unsur kekerasan yang berlebihan, ya bisa saja ditutup. Tidak ada keraguan dalam upaya melindungi generasi muda,” tegas Prasetyo dalam keterangannya dikutip Rabu (6/8/2025).

Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan atas imbauan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang sebelumnya meminta agar para siswa tidak memainkan Roblox. Menurutnya, sejumlah permainan di dalam platform tersebut menampilkan adegan kekerasan serta penggunaan bahasa yang tidak pantas untuk anak-anak.

Baca Juga:  Miris! Pelajar SMP di Cianjur Diduga Cabuli 10 Anak, Modus Latihan Merpati

“Kalau bermain ponsel, hindari konten yang mengandung kekerasan, kata-kata kasar, atau yang tidak mendidik. Roblox termasuk yang perlu diwaspadai,” ujar Abdul Mu’ti.

Namun, Prasetyo menegaskan bahwa fokus pemerintah bukan hanya pada satu platform semata. Pemerintah secara aktif memantau berbagai bentuk konten digital, baik itu melalui game, media sosial, siaran televisi, hingga portal berita daring, guna memastikan seluruh konten yang beredar aman dan sesuai untuk perkembangan anak.

Baca Juga:  Istilah 'Ujian' Dihapus, Sistem Evaluasi Pendidikan Indonesia akan Berubah Total

“Kita harus memikirkan secara menyeluruh. Entah itu game, media sosial, atau televisi, semua harus ditinjau jika mengandung unsur yang bisa merusak moral generasi muda,” tambahnya.

Sebagai informasi, Roblox adalah platform game daring yang memungkinkan pengguna tidak hanya bermain, tetapi juga menciptakan game mereka sendiri. Dibuat oleh David Baszucki dan Erik Cassel, Roblox pertama kali diluncurkan pada tahun 2006 dan sejak itu telah berkembang pesat dengan ragam genre permainan seperti balapan, simulasi, peran, hingga parkour.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Program Barak Militer untuk Siswa

Dengan meningkatnya perhatian terhadap dampak konten digital, langkah pemerintah ini menjadi bagian dari upaya preventif dalam menjaga anak-anak Indonesia dari pengaruh buruk yang bisa timbul di era teknologi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Abdul Mu'ti perlindungan anak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List

Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah

Maudy Ayunda Minta Maaf dan Akui Ada Privilese, Warganet: Pick Me Banget!

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 10.000 per Gram, Waktunya Borong?

Game Free Fire

Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Peluang Emas Hari Ini: Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp150.000 Lewat Fitur Resmi Terbaru

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.