Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi! Jadwal Persib vs Garudayaksa FC Dimajukan, Ini Tanggal dan Jam Terbarunya

Senin, 28 September 2026 16:25 WIB

Indonesia VS Malaysia Malam Ini! Cek Prediksi Starting XI Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 28 September 2026 16:08 WIB
PENUSUKAN

Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah

Senin, 28 September 2026 15:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! Jadwal Persib vs Garudayaksa FC Dimajukan, Ini Tanggal dan Jam Terbarunya
  • Indonesia VS Malaysia Malam Ini! Cek Prediksi Starting XI Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah
  • Ngeri! Pajero Hilang Kendali di Tol Pasteur, Tabrak Kijang dan Gran Max hingga Ringsek
  • Jejak Aiswarya Rai Terulang? Gede Aiswarya Bikin Indonesia Gempar di Mister Internasional!
  • Aksi Gila Inces Syahrini di Pestapora 2026! 7 Tahun Vakum Langsung Bagi-bagi Dollar ke Penonton!
  • Sungai Cijanggel Meluap, Rumah Warga di Cisarua KBB Hancur Lebur Disapu Banjir Bandang
  • Awas Gas Beracun! Fenomena Blue Fire Kembali Teror Gunung Papandayan, Jalur Pendakian Resmi Dibatasi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Miris! Pelajar SMP di Cianjur Diduga Cabuli 10 Anak, Modus Latihan Merpati

By Aga GustianaKamis, 29 Januari 2026 18:16 WIB3 Mins Read
kekerasan
Ilustrasi pencabulan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak mengejutkan warga Kabupaten Cianjur. Seorang pelajar SMP berinisial MRR (15) diduga melakukan sodomi dan pencabulan terhadap sedikitnya 10 anak. Peristiwa ini kian memprihatinkan karena disebut terjadi di beberapa lokasi yang identik dengan aktivitas pendidikan dan keagamaan, seperti madrasah hingga tempat ibadah.

Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi menjelaskan, penyelidikan yang melibatkan keterangan korban serta tersangka mengungkap bahwa tindakan tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat.

“Untuk informasi awal, sudah terjadi sejak pertengahan 2025. Total korban 10 orang, terdiri dari 3 perempuan dan 7 laki-laki berusia 6-10 tahun. Bahkan ada korban yang hingga 7 kali dicabuli,” ujar Alexander, Kamis (29/1/2026).

Ia menerangkan, pelaku diduga menggunakan bujuk rayu agar anak-anak mau mengikuti keinginannya. Imbalan tertentu hingga ajakan mengikuti pelatihan burung merpati menjadi salah satu modus. Namun dalam beberapa situasi, korban juga dihadapkan pada ancaman.

Baca Juga:  Ditinggal Istri ke Timur Tengah, Ayah Durjana di Cianjur Tega Cabuli Anak Kandung

“Ada yang diancam dan ada juga yang diiming-imingi agar korban bersedia,” katanya.

Setelah berhasil membuat korban menurut, pelaku disebut membawa mereka ke area yang sepi. Polisi menemukan indikasi bahwa perbuatan tersebut terjadi di berbagai tempat, mulai dari belakang rumah korban, lingkungan madrasah, sampai area tempat ibadah.

“Ini yang lebih memprihatinkan, lokasi perbuatannya itu ada yang di lembaga pendidikan, hingga tempat ibadah. Tapi untuk tepatnya dilakukan di dalam ruangan atau di mana masih didalami. Kami tidak bisa langsung menanyakan pada korban karena masih trauma. Yang jelas dilakukan di beberapa lokasi tersebut dalam keadaan sepi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Viral! Balita Diduga Ditampar dan Dipukul Saat Khitan di Klinik Cianjur

Terkait proses hukum, penyidik menjerat tersangka dengan sejumlah pasal berat, yakni Pasal 76D dan 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Pasal 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 mengenai Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta Pasal 415 huruf b atau Pasal 473 Ayat 3 huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Tersangka yang berstatus anak ini terancam pidana penjara paling lama 12 tahun,” tuturnya.

Posko Pengaduan Dibuka, Korban Diduga Bisa Bertambah

Guna mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain, jajaran Polres Cianjur mendirikan posko pengaduan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Sukaluyu. Langkah ini diambil karena angka korban berpotensi bertambah seiring pendalaman kasus.

Baca Juga:  Pilu, Ibu Hamil di Pelosok Cianjur Ditandu 3 Km Lewati Jalan Berlumpur demi Melahirkan

“Kemungkinan masih ada korban lainnya, namun masih kami dalami,” kata dia.

Kapolres juga meminta orang tua segera melapor apabila mencurigai anak mereka menjadi korban, agar data dapat dihimpun secara menyeluruh.

“Kami imbau para orangtua segera melapor ke posko di Mapolres Cianjur. Supaya terhimpun total korban dari aksi MRR ini,” kata dia.

Selain fokus pada penegakan hukum, kepolisian menegaskan pentingnya pemulihan kondisi mental para korban. Pendampingan psikologis hingga perawatan akan disiapkan demi menjaga masa depan anak-anak yang terdampak.

“Tentu kondisi mental dan psikologis korban juga harus diperhatikan. Kami akan memberikan pendampingan hingga pengobatan agar masa depan anak-anak ini tetap baik pasca kejadian,” tutup Alexander.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur pencabulan perlindungan anak polisi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PENUSUKAN

Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah

Ngeri! Pajero Hilang Kendali di Tol Pasteur, Tabrak Kijang dan Gran Max hingga Ringsek

Sungai Cijanggel Meluap, Rumah Warga di Cisarua KBB Hancur Lebur Disapu Banjir Bandang

Awas Gas Beracun! Fenomena Blue Fire Kembali Teror Gunung Papandayan, Jalur Pendakian Resmi Dibatasi

Pengakuan Dirjen PAS soal Temuan Miras di Lapas Cibinong, Milik Pribadi Kasi Kamtib?

gempa

Ancaman Nyata Sesar Garsela: Garut Duduki Puncak Potensi Kerugian Bencana Tertinggi di Jabar

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.