Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

7 Spot ‘Hidden Gems’ Edukasi di Bandung yang Bikin Anak Cerdas Tanpa Bosan

Sabtu, 9 Mei 2026 20:32 WIB

Gaji Cuma Rp200 Ribu, Nenek Buruh Tani Ini Jadi Tamu Kehormatan Kerajaan Arab Saudi! Kok Bisa?

Sabtu, 9 Mei 2026 18:50 WIB

Dulu Klub Amatir, Kini Adhyaksa FC Cetak Rekor Gila: Promosi Beruntun ke Super League dalam 2 Tahun!

Sabtu, 9 Mei 2026 18:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 7 Spot ‘Hidden Gems’ Edukasi di Bandung yang Bikin Anak Cerdas Tanpa Bosan
  • Gaji Cuma Rp200 Ribu, Nenek Buruh Tani Ini Jadi Tamu Kehormatan Kerajaan Arab Saudi! Kok Bisa?
  • Dulu Klub Amatir, Kini Adhyaksa FC Cetak Rekor Gila: Promosi Beruntun ke Super League dalam 2 Tahun!
  • Misi Jegal Hattrick Juara! Inilah 4 ‘Senjata Mematikan’ Persib yang Wajib Diwaspadai Persija
  • Rumor Transfer Persib: Dari Reuni Alberto Rodriguez hingga Manuver Incar Bek Eks Timnas Belanda!
  • Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Isinya Bikin Tercengang!
  • Duel Gengsi di Samarinda: Mampukah Persija Runtuhkan Dominasi Persib?
  • Tragedi Persipura vs Adhyaksa FC: 52 Kendaraan Rusak dan Hilang Akibat Ricuh Suporter
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 9 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Miris! Pelajar SMP di Cianjur Diduga Cabuli 10 Anak, Modus Latihan Merpati

By Aga GustianaKamis, 29 Januari 2026 18:16 WIB3 Mins Read
kekerasan
Ilustrasi pencabulan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak mengejutkan warga Kabupaten Cianjur. Seorang pelajar SMP berinisial MRR (15) diduga melakukan sodomi dan pencabulan terhadap sedikitnya 10 anak. Peristiwa ini kian memprihatinkan karena disebut terjadi di beberapa lokasi yang identik dengan aktivitas pendidikan dan keagamaan, seperti madrasah hingga tempat ibadah.

Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi menjelaskan, penyelidikan yang melibatkan keterangan korban serta tersangka mengungkap bahwa tindakan tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat.

“Untuk informasi awal, sudah terjadi sejak pertengahan 2025. Total korban 10 orang, terdiri dari 3 perempuan dan 7 laki-laki berusia 6-10 tahun. Bahkan ada korban yang hingga 7 kali dicabuli,” ujar Alexander, Kamis (29/1/2026).

Ia menerangkan, pelaku diduga menggunakan bujuk rayu agar anak-anak mau mengikuti keinginannya. Imbalan tertentu hingga ajakan mengikuti pelatihan burung merpati menjadi salah satu modus. Namun dalam beberapa situasi, korban juga dihadapkan pada ancaman.

Baca Juga:  Modus Video AI, Perempuan Asal KBB Diperas Polisi Gadungan

“Ada yang diancam dan ada juga yang diiming-imingi agar korban bersedia,” katanya.

Setelah berhasil membuat korban menurut, pelaku disebut membawa mereka ke area yang sepi. Polisi menemukan indikasi bahwa perbuatan tersebut terjadi di berbagai tempat, mulai dari belakang rumah korban, lingkungan madrasah, sampai area tempat ibadah.

“Ini yang lebih memprihatinkan, lokasi perbuatannya itu ada yang di lembaga pendidikan, hingga tempat ibadah. Tapi untuk tepatnya dilakukan di dalam ruangan atau di mana masih didalami. Kami tidak bisa langsung menanyakan pada korban karena masih trauma. Yang jelas dilakukan di beberapa lokasi tersebut dalam keadaan sepi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gempa Dangkal Guncang Cianjur, Tidak Timbulkan Kerusakan

Terkait proses hukum, penyidik menjerat tersangka dengan sejumlah pasal berat, yakni Pasal 76D dan 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Pasal 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 mengenai Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta Pasal 415 huruf b atau Pasal 473 Ayat 3 huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Tersangka yang berstatus anak ini terancam pidana penjara paling lama 12 tahun,” tuturnya.

Posko Pengaduan Dibuka, Korban Diduga Bisa Bertambah

Guna mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain, jajaran Polres Cianjur mendirikan posko pengaduan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Sukaluyu. Langkah ini diambil karena angka korban berpotensi bertambah seiring pendalaman kasus.

Baca Juga:  Viral! Diteriaki Penculik, Nenek di Cianjur Jadi Korban Main Hakim Sendiri

“Kemungkinan masih ada korban lainnya, namun masih kami dalami,” kata dia.

Kapolres juga meminta orang tua segera melapor apabila mencurigai anak mereka menjadi korban, agar data dapat dihimpun secara menyeluruh.

“Kami imbau para orangtua segera melapor ke posko di Mapolres Cianjur. Supaya terhimpun total korban dari aksi MRR ini,” kata dia.

Selain fokus pada penegakan hukum, kepolisian menegaskan pentingnya pemulihan kondisi mental para korban. Pendampingan psikologis hingga perawatan akan disiapkan demi menjaga masa depan anak-anak yang terdampak.

“Tentu kondisi mental dan psikologis korban juga harus diperhatikan. Kami akan memberikan pendampingan hingga pengobatan agar masa depan anak-anak ini tetap baik pasca kejadian,” tutup Alexander.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur kekerasan seksual anak kriminal Cianjur pencabulan perlindungan anak polisi sodomi Sukaluyu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragedi Persipura vs Adhyaksa FC: 52 Kendaraan Rusak dan Hilang Akibat Ricuh Suporter

Indonesia Bangsa Tertua? Penemuan Candi Adan-Adan Buktikan Ucapan Cak Nun Soal Kejayaan Nusantara

Ngaku Kebal Hukum karena Anak Perwira, Perempuan yang Viral Gelar ‘Lomba Rasis’ Kini Kena Batunya!

Kemacetan

Bandung Padat Acara! Nobar Persija vs Persib hingga Konser Besar Akhir Pekan Ini

Rafael Situmorang Tegaskan PIP Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pungutan

Rafael Situmorang Ingatkan Dana PIP Harus Dipakai untuk Sekolah, Bukan Kepentingan Lain

Terpopuler
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.