bukamata.id – Dunia sepak bola tanah air kembali melahirkan fenomena baru. Adhyaksa FC, klub yang dimiliki oleh Kejaksaan Agung RI, secara resmi mengunci satu tempat di kasta tertinggi, Super League, untuk musim depan. Kepastian ini didapat setelah tim berjuluk “The Prosecutors” ini tampil heroik di tanah Papua.
Tumbangkan Persipura di Kandangnya
Langkah bersejarah ini ditentukan pada Jumat malam (8/5/2026). Dalam laga hidup-mati babak playoff yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, anak asuh Ade Suhendra berhasil membungkam tuan rumah, Persipura Jayapura, dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan ini terasa sangat spesial mengingat Persipura bukan lawan sembarangan. Meski diperkuat pemain-pemain sarat pengalaman di bawah komando pelatih kawakan Rahmad Darmawan, “Mutiara Hitam” justru harus mengakui ketangguhan mental para pemain Adhyaksa FC. Kekalahan ini memaksa Persipura tetap tertahan di kasta kedua, sementara Adhyaksa FC resmi “naik kelas”.
Konsistensi Luar Biasa: Hanya Terpaut 1 Poin dari Puncak
Perjalanan Adilson Silva dkk musim ini memang tergolong sangat stabil. Meski sempat gagal mengamankan tiket otomatis karena kalah bersaing tipis dengan Garudayaksa, performa mereka di fase reguler sangat impresif:
- Total Poin: 51 Poin (Hanya selisih 1 angka dari juara reguler).
- Rekor Pertandingan: 14 kali menang, 9 imbang, dan hanya 4 kali kalah.
- Status: Runner-up fase reguler Championship.
Ketangguhan di babak playoff melawan tim sekelas Persipura menjadi bukti bahwa Adhyaksa FC memang layak bersaing dengan elit sepak bola Indonesia lainnya.
Dongeng “Farmel FC”: Dari Liga 3 Menuju Puncak
Siapa sangka, klub yang akan berlaga di Super League musim depan ini adalah tim yang relatif sangat muda. Mari menilik kilas balik perjalanan ajaib mereka:
- Era Farmel FC (2020): Berdiri di Tangerang dan memulai perjuangan dari kompetisi amatir Liga 3 tingkat provinsi.
- Juara Liga 3 (2023/2024): Setelah empat musim berjuang, mereka akhirnya menembus Liga 2 dengan status juara.
- Transformasi Menjadi Adhyaksa FC: Pasca promosi ke Liga 2, klub ini bertransformasi setelah mendapat dukungan penuh dari Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja). Mereka berpindah markas ke Banten International Stadium.
- Promosi Maraton: Hanya butuh waktu satu musim di kasta kedua, mereka langsung melesat ke kasta tertinggi.
Wajah Baru di Super League
Kehadiran Adhyaksa FC akan memberikan warna baru di kompetisi musim depan. Mereka menyusul dua tim lainnya, Garudayaksa dan PSS Sleman, yang sudah lebih dulu memastikan tempat.
Dengan dukungan finansial dan manajemen yang solid dari korps Adhyaksa, mampukah tim ini menjadi kuda hitam yang mengejutkan tim-tim mapan seperti Persija atau Persib? Menarik untuk kita nantikan kiprah mereka di musim 2026/2027 mendatang!
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








